KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Des-2014, 08:24 WIB


 
 
Rupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi
KabarIndonesia - "Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, termasuk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, termasuk sejumlah pernyaatan pihak pemerintah.Memang yang paling mudah adalah mencari "kambing
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kesetiaan 17 Des 2014 19:05 WIB

Ratapan Anak Manusia Papua 17 Des 2014 19:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Wanita Paling Berharga 18 Des 2014 19:54 WIB


 
 
HIBURAN

Lokalisasi di Denpasar Ditutup, Para Mucikari Resah
Oleh : James B | 19-Sep-2008, 13:15:31 WIB

KabarIndonesia, DENPASAR - Pengelola bisnis lendir di Wilayah Sanur dan Lumintang, Denpasar, Bali kini mulai resah. Pasalnya, tersiar isu santer bahwa bisnis lendir tersebut akan ditutup secepat mungkin oleh aparat terkait.

Sejumlah orang yang berkecimpung di dunia pelacuran tersebut sudah ada yang mengadakan rapat untuk membahas penutupan tempat maksiat tersebut oleh aparat terkait.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Drs AS Reniban mengatakan, aparat Kepolisian tidak berhak menutup atau membubarkan kompleks pelacuran, karena urusan kompleks pelacuran diatur oleh Peraturan Daerah (Perda).

Polisi tidak ada rencana untuk menutup kompleks pelacuran tersebut, Kepolisian Daerah Bali juga belum ada permintaan atau koordinasi dengan Pemerintah Daerah .

“Kami belum tahu kalau Poltabes Denpasar maupun Polsek-polsek, karena mereka yang lebih tahu masalah ini, coba anda cek kesana," tegas Reniban kepada HOKI.

Menurut tokoh masyarakat Sanur yang juga Anggota DPRD Bali, Made Arjaya mengatakan, belum mendengar isu penutupan kompleks di wilayah Sanur, Bali ini.

Bila isu tersebut memang benar pihaknya berharap baik polisi maupun Pemerintah daerah sebaiknya melakukan koordinasi terlebih dahulu, yang paling penting pemerintah daerah lebih menggiatkan penyuluhan untuk menghindari penyakit HIV/AIDS.

Saat dikonfirmasi HOKI, Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs I Gede Alit Widana mengatakan, anggota kepolisian di masing-masing sektor kepolisian memanggil pengelola lokalisasi untuk diimbau menutup usahanya.

“Ini merupakan penyakit masyarakat, sehingga mohon pengertiannya untuk ditutup, disamping juga untuk menghormati umat lain dalam menjalankan ibadah bulan Ramadhan," tegas Alit Widana.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, sehingga penutupan itu tidak menimbulkan konflik, untuk melakukan penutupan pelacuran tersebut pihaknya perlu melakukan pendekatan dengan pengelola maupun tokoh masyarakat dan menjelaskan kalau kompleks pelacuran tersebut sangat rentan akan bahaya HIV/AIDS.

"Apalagi sudah ada warga masyarakat yang meninggal dunia karena terkena penyakit AIDS/HIV, hal ini tentunya yang kita cegah. Saya harap penutupan ini bukan wacana menjelang Ramadhan, tetapi penutupan ini untuk selamanya," tutur Kapoltabes.

Salah seorang pengelola kompleks mengatakan, supaya polisi jangan pilih kasih dalam menutup kompleks pelacuran tersebut.

Dari isu yang dia dengar bahwa lokalisasi yang ditutup hanya di wilayah Sanur saja, pihaknya selaku warga Sanur, Denpasar sudah menyampaikan permasalahan penutupan lokalisasi tersebut ke wakil rakyat asal pemilihan Desa Sanur, Denpasar.

Kapoltabes Denpasar juga menegaskan, penutupan kompleks pelacuran tidak hanya di wilayah Sanur saja yang ditertibkan, tetapi semua lokalisasi yang ada di wilayah hukum Kepolisian Kota Besar Denpasar ditutup.

“Tidak hanya di satu tempat lokalisasi yang ditutup semua lokalisasi yang ditutup, ini untuk menghormati umat lain yang melakukan puasa disamping juga untuk mencegah menularnya penyakit HIV/AIDS," tegas mantan Kapolres Gianyar ini dengan ramah.



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Budaya Menyontek Mendarah Daging 16 Des 2014 19:19 WIB

Antri Demi Kemajuan Bangsa 16 Des 2014 18:00 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia