KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiTradisi Lisan Masih Mendominasi Budaya Baca Bangsa oleh : Susi Susilowati
26-Nov-2014, 17:44 WIB


 
 
Tradisi Lisan Masih Mendominasi Budaya Baca Bangsa
KabarIndonesia - Buku adalah jendela dunia. Dengan membaca buku, kita bisa mengetahui apa saja tentang dunia. Membaca merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat karena dengan membaca, kita bisa menambah pengetahuan yang sedang berkembang, menambah informasi dan meningkatkan kecerdasan. Kegiatan membaca
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Pelaku Judi Dadu Gurak Diamankan 17 Nov 2014 14:58 WIB

 
Kepiawaian Jemari Pencari Nafkah 21 Nov 2014 11:04 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ibu, Kasihmu Tiada Dua 25 Nov 2014 10:37 WIB


 
 
HIBURAN

Lokalisasi di Denpasar Ditutup, Para Mucikari Resah
Oleh : James B | 19-Sep-2008, 13:15:31 WIB

KabarIndonesia, DENPASAR - Pengelola bisnis lendir di Wilayah Sanur dan Lumintang, Denpasar, Bali kini mulai resah. Pasalnya, tersiar isu santer bahwa bisnis lendir tersebut akan ditutup secepat mungkin oleh aparat terkait.

Sejumlah orang yang berkecimpung di dunia pelacuran tersebut sudah ada yang mengadakan rapat untuk membahas penutupan tempat maksiat tersebut oleh aparat terkait.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Drs AS Reniban mengatakan, aparat Kepolisian tidak berhak menutup atau membubarkan kompleks pelacuran, karena urusan kompleks pelacuran diatur oleh Peraturan Daerah (Perda).

Polisi tidak ada rencana untuk menutup kompleks pelacuran tersebut, Kepolisian Daerah Bali juga belum ada permintaan atau koordinasi dengan Pemerintah Daerah .

“Kami belum tahu kalau Poltabes Denpasar maupun Polsek-polsek, karena mereka yang lebih tahu masalah ini, coba anda cek kesana," tegas Reniban kepada HOKI.

Menurut tokoh masyarakat Sanur yang juga Anggota DPRD Bali, Made Arjaya mengatakan, belum mendengar isu penutupan kompleks di wilayah Sanur, Bali ini.

Bila isu tersebut memang benar pihaknya berharap baik polisi maupun Pemerintah daerah sebaiknya melakukan koordinasi terlebih dahulu, yang paling penting pemerintah daerah lebih menggiatkan penyuluhan untuk menghindari penyakit HIV/AIDS.

Saat dikonfirmasi HOKI, Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs I Gede Alit Widana mengatakan, anggota kepolisian di masing-masing sektor kepolisian memanggil pengelola lokalisasi untuk diimbau menutup usahanya.

“Ini merupakan penyakit masyarakat, sehingga mohon pengertiannya untuk ditutup, disamping juga untuk menghormati umat lain dalam menjalankan ibadah bulan Ramadhan," tegas Alit Widana.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, sehingga penutupan itu tidak menimbulkan konflik, untuk melakukan penutupan pelacuran tersebut pihaknya perlu melakukan pendekatan dengan pengelola maupun tokoh masyarakat dan menjelaskan kalau kompleks pelacuran tersebut sangat rentan akan bahaya HIV/AIDS.

"Apalagi sudah ada warga masyarakat yang meninggal dunia karena terkena penyakit AIDS/HIV, hal ini tentunya yang kita cegah. Saya harap penutupan ini bukan wacana menjelang Ramadhan, tetapi penutupan ini untuk selamanya," tutur Kapoltabes.

Salah seorang pengelola kompleks mengatakan, supaya polisi jangan pilih kasih dalam menutup kompleks pelacuran tersebut.

Dari isu yang dia dengar bahwa lokalisasi yang ditutup hanya di wilayah Sanur saja, pihaknya selaku warga Sanur, Denpasar sudah menyampaikan permasalahan penutupan lokalisasi tersebut ke wakil rakyat asal pemilihan Desa Sanur, Denpasar.

Kapoltabes Denpasar juga menegaskan, penutupan kompleks pelacuran tidak hanya di wilayah Sanur saja yang ditertibkan, tetapi semua lokalisasi yang ada di wilayah hukum Kepolisian Kota Besar Denpasar ditutup.

“Tidak hanya di satu tempat lokalisasi yang ditutup semua lokalisasi yang ditutup, ini untuk menghormati umat lain yang melakukan puasa disamping juga untuk mencegah menularnya penyakit HIV/AIDS," tegas mantan Kapolres Gianyar ini dengan ramah.



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Crowne Plaza Semarangoleh : Kabarindonesia
20-Nov-2014, 19:12 WIB


 
  Crowne Plaza Semarang Crowne Plaza adalah sebuah hotel Internasional terbaru di Semarang. Hotel ini merupakan bagian dari Grup Hotel InterContinental, sebuah hotel baru yang dinamik dan terdapat di hampir 60 Negara di dunia.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Jangan Sepelekan Sampah 25 Nov 2014 19:19 WIB

Sisi Negatif Aksi Unjuk Rasa 21 Nov 2014 11:06 WIB

 

 

 
PDAM Harus Benahi Pelayanan 26 Nov 2014 15:03 WIB


 
1795 RTS Pulpis Terima Dana PSKS 26 Nov 2014 15:05 WIB


 
Thailand Permalukan Singapura 2-1 24 Nov 2014 11:17 WIB

 
Dian Ediono, Pemimpin Masa Depan 07 Nov 2014 01:42 WIB


 
Menghargai, Pentingkah ? 26 Nov 2014 18:01 WIB

Menyontek “Membudayakah”? 26 Nov 2014 18:00 WIB

 

 
Tawas Ampuh Hilangkan Bau Badan 26 Nov 2014 17:31 WIB

Putri Tidur Dalam Realita 25 Nov 2014 10:38 WIB

 
Endemik Pulau Sumatra 26 Nov 2014 17:34 WIB

Pejuang Cilik 25 Nov 2014 19:26 WIB

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia