KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupWALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua oleh : Wahyu Ari Wicaksono
25-Okt-2014, 09:55 WIB


 
 
WALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua
KabarIndonesia - Sejak pelantikan 20 Oktober 2014, rakyat Indonesia menunggu dengan bersemangat pengumuman kabinet presiden Jokowi. Pengumuman ini tentunya membawa pesan harapan akan adanya    Pemerintahan yang
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Tak Datang 23 Okt 2014 17:37 WIB

Karyawan (Tak) Setia 16 Okt 2014 17:37 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
HIBURAN

Lokalisasi di Denpasar Ditutup, Para Mucikari Resah
Oleh : James B | 19-Sep-2008, 13:15:31 WIB

KabarIndonesia, DENPASAR - Pengelola bisnis lendir di Wilayah Sanur dan Lumintang, Denpasar, Bali kini mulai resah. Pasalnya, tersiar isu santer bahwa bisnis lendir tersebut akan ditutup secepat mungkin oleh aparat terkait.

Sejumlah orang yang berkecimpung di dunia pelacuran tersebut sudah ada yang mengadakan rapat untuk membahas penutupan tempat maksiat tersebut oleh aparat terkait.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Drs AS Reniban mengatakan, aparat Kepolisian tidak berhak menutup atau membubarkan kompleks pelacuran, karena urusan kompleks pelacuran diatur oleh Peraturan Daerah (Perda).

Polisi tidak ada rencana untuk menutup kompleks pelacuran tersebut, Kepolisian Daerah Bali juga belum ada permintaan atau koordinasi dengan Pemerintah Daerah .

“Kami belum tahu kalau Poltabes Denpasar maupun Polsek-polsek, karena mereka yang lebih tahu masalah ini, coba anda cek kesana," tegas Reniban kepada HOKI.

Menurut tokoh masyarakat Sanur yang juga Anggota DPRD Bali, Made Arjaya mengatakan, belum mendengar isu penutupan kompleks di wilayah Sanur, Bali ini.

Bila isu tersebut memang benar pihaknya berharap baik polisi maupun Pemerintah daerah sebaiknya melakukan koordinasi terlebih dahulu, yang paling penting pemerintah daerah lebih menggiatkan penyuluhan untuk menghindari penyakit HIV/AIDS.

Saat dikonfirmasi HOKI, Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs I Gede Alit Widana mengatakan, anggota kepolisian di masing-masing sektor kepolisian memanggil pengelola lokalisasi untuk diimbau menutup usahanya.

“Ini merupakan penyakit masyarakat, sehingga mohon pengertiannya untuk ditutup, disamping juga untuk menghormati umat lain dalam menjalankan ibadah bulan Ramadhan," tegas Alit Widana.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, sehingga penutupan itu tidak menimbulkan konflik, untuk melakukan penutupan pelacuran tersebut pihaknya perlu melakukan pendekatan dengan pengelola maupun tokoh masyarakat dan menjelaskan kalau kompleks pelacuran tersebut sangat rentan akan bahaya HIV/AIDS.

"Apalagi sudah ada warga masyarakat yang meninggal dunia karena terkena penyakit AIDS/HIV, hal ini tentunya yang kita cegah. Saya harap penutupan ini bukan wacana menjelang Ramadhan, tetapi penutupan ini untuk selamanya," tutur Kapoltabes.

Salah seorang pengelola kompleks mengatakan, supaya polisi jangan pilih kasih dalam menutup kompleks pelacuran tersebut.

Dari isu yang dia dengar bahwa lokalisasi yang ditutup hanya di wilayah Sanur saja, pihaknya selaku warga Sanur, Denpasar sudah menyampaikan permasalahan penutupan lokalisasi tersebut ke wakil rakyat asal pemilihan Desa Sanur, Denpasar.

Kapoltabes Denpasar juga menegaskan, penutupan kompleks pelacuran tidak hanya di wilayah Sanur saja yang ditertibkan, tetapi semua lokalisasi yang ada di wilayah hukum Kepolisian Kota Besar Denpasar ditutup.

“Tidak hanya di satu tempat lokalisasi yang ditutup semua lokalisasi yang ditutup, ini untuk menghormati umat lain yang melakukan puasa disamping juga untuk mencegah menularnya penyakit HIV/AIDS," tegas mantan Kapolres Gianyar ini dengan ramah.



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mungkinkah Suami Mengasuh Anak?oleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:18 WIB


 
  Mungkinkah Suami Mengasuh Anak? Tugas istri adalah mengasuh anak, namun peluang kerja untuk pria terbatas, terkadang posisinya terbalik. Justru istri bekerja menjadi TKI di luar negeri, sementara suami mengasuh anak di rumah. Pasangan suami istri sebaiknya berbagi peran mengasuh anaknya. Misalnya ketika
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 
Papua Kalahkan Sumut 24 Okt 2014 11:23 WIB


 

 

 

 
Memimpin dengan Kepala dan Hati 20 Okt 2014 12:40 WIB


 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia