KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
EkonomiPenghargaan Kepada 26 Perusahaan Tbk Terbaik oleh : Rio Anggoro
31-Aug-2015, 05:23 WIB


 
 
Penghargaan Kepada 26 Perusahaan Tbk Terbaik
KabarIndonesia - Jakarta,  Untuk kesekian kalinya, Economic Review kembali mengadakan APTI 2015  ( Anugerah Perusahaan Terbuka (Tbk) Indonesia ) di Balai Kartini, Mawar I Ballroom lantai 2, yang bertempat di jalan Jend. Gatot Soebroto, Kav 37, Jakarta Selatan, Kamis (28/8). 
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Sop Merah 19 Aug 2015 12:53 WIB

Renung Rembulan Tertutup Awan 10 Aug 2015 13:52 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Gaun Terbuat dari Roti? 21 Aug 2015 19:08 WIB


 
 
HIBURAN

Lokalisasi di Denpasar Ditutup, Para Mucikari Resah
Oleh : James B | 19-Sep-2008, 13:15:31 WIB

KabarIndonesia, DENPASAR - Pengelola bisnis lendir di Wilayah Sanur dan Lumintang, Denpasar, Bali kini mulai resah. Pasalnya, tersiar isu santer bahwa bisnis lendir tersebut akan ditutup secepat mungkin oleh aparat terkait.

Sejumlah orang yang berkecimpung di dunia pelacuran tersebut sudah ada yang mengadakan rapat untuk membahas penutupan tempat maksiat tersebut oleh aparat terkait.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Drs AS Reniban mengatakan, aparat Kepolisian tidak berhak menutup atau membubarkan kompleks pelacuran, karena urusan kompleks pelacuran diatur oleh Peraturan Daerah (Perda).

Polisi tidak ada rencana untuk menutup kompleks pelacuran tersebut, Kepolisian Daerah Bali juga belum ada permintaan atau koordinasi dengan Pemerintah Daerah .

“Kami belum tahu kalau Poltabes Denpasar maupun Polsek-polsek, karena mereka yang lebih tahu masalah ini, coba anda cek kesana," tegas Reniban kepada HOKI.

Menurut tokoh masyarakat Sanur yang juga Anggota DPRD Bali, Made Arjaya mengatakan, belum mendengar isu penutupan kompleks di wilayah Sanur, Bali ini.

Bila isu tersebut memang benar pihaknya berharap baik polisi maupun Pemerintah daerah sebaiknya melakukan koordinasi terlebih dahulu, yang paling penting pemerintah daerah lebih menggiatkan penyuluhan untuk menghindari penyakit HIV/AIDS.

Saat dikonfirmasi HOKI, Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs I Gede Alit Widana mengatakan, anggota kepolisian di masing-masing sektor kepolisian memanggil pengelola lokalisasi untuk diimbau menutup usahanya.

“Ini merupakan penyakit masyarakat, sehingga mohon pengertiannya untuk ditutup, disamping juga untuk menghormati umat lain dalam menjalankan ibadah bulan Ramadhan," tegas Alit Widana.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, sehingga penutupan itu tidak menimbulkan konflik, untuk melakukan penutupan pelacuran tersebut pihaknya perlu melakukan pendekatan dengan pengelola maupun tokoh masyarakat dan menjelaskan kalau kompleks pelacuran tersebut sangat rentan akan bahaya HIV/AIDS.

"Apalagi sudah ada warga masyarakat yang meninggal dunia karena terkena penyakit AIDS/HIV, hal ini tentunya yang kita cegah. Saya harap penutupan ini bukan wacana menjelang Ramadhan, tetapi penutupan ini untuk selamanya," tutur Kapoltabes.

Salah seorang pengelola kompleks mengatakan, supaya polisi jangan pilih kasih dalam menutup kompleks pelacuran tersebut.

Dari isu yang dia dengar bahwa lokalisasi yang ditutup hanya di wilayah Sanur saja, pihaknya selaku warga Sanur, Denpasar sudah menyampaikan permasalahan penutupan lokalisasi tersebut ke wakil rakyat asal pemilihan Desa Sanur, Denpasar.

Kapoltabes Denpasar juga menegaskan, penutupan kompleks pelacuran tidak hanya di wilayah Sanur saja yang ditertibkan, tetapi semua lokalisasi yang ada di wilayah hukum Kepolisian Kota Besar Denpasar ditutup.

“Tidak hanya di satu tempat lokalisasi yang ditutup semua lokalisasi yang ditutup, ini untuk menghormati umat lain yang melakukan puasa disamping juga untuk mencegah menularnya penyakit HIV/AIDS," tegas mantan Kapolres Gianyar ini dengan ramah.



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menguras Keringat, Menuai Hoki Bertanam Cabaioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
24-Aug-2015, 21:26 WIB


 
  Menguras Keringat, Menuai Hoki Bertanam Cabai Bertanam cabai merah itu ibarat berjudi. Kadang kalah ketika harga cabai lagi menukik, tapi tak jarang ketika lagi hoki, menang telak saat harga meroket, seperti terhadi akhir-akhir ini. Filosofi itu dianut keluarga Lomo Hutabarat yang sudah sering mengalami naik turunnya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ancaman Cyber War di Depan Mata 31 Aug 2015 05:24 WIB

 
Pisah Sambut DANREM 044/GAPO 25 Aug 2015 14:40 WIB


 

 
Pedagang Bendera Serbu Kota Tegal 13 Aug 2015 14:23 WIB

 
Pertamina Dukung GIIAS 2015 13 Aug 2015 13:27 WIB

 

 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

 

 

 
Deteksi Kanker Sejak Dini 06 Jul 2015 22:55 WIB


 

 
Ford "SYNC The Day" 24 Aug 2015 04:38 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia