KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanTak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu oleh : Wahyu Ari Wicaksono
28-Jun-2016, 15:14 WIB


 
 
Tak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu
KabarIndonesia - Terbongkarnya sindikat pemalsu vaksin untuk balita yang telah beraksi selama belasan tahun, sontak membuat banyak kalangan merasa was-was. Tak bisa dipungkiri bahwa mau tak mau kasus ini membuat hilang rasa keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap keaslian vaksin yang
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Di Gubuk Sesal 30 Jun 2016 17:36 WIB

Ayah 30 Jun 2016 17:22 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

Barry Soetoro calon Presiden AS

 
INTERNASIONAL

Barry Soetoro calon Presiden AS
Oleh : Nirina Oraw | 25-Jan-2007, 09:00:08 WIB

Siapa yang tak kenal dengan Barack Obama? Dia lahir di Honolulu pada 4 Augustus 1961, anak dari perkawinan Barack Husein Obama orang kulit hitam keturunan Kenya dengan ibu Stanley Aan Dunham wanita kulit putih keturunan Amerika totok. Ayah dan ibunya  pertama kali ketemu di salah satu Universitas di Honolulu dan menikah. Perkawinan tersebut berakhir sewaktu Barack Obama berusia satu tahun.

Setelah Aan Dunham berpisah dengan Barack Husein Obama, Aan Dunham untuk yang kedua kalinya menikah dengan seorang mahasiswa bernama Lolo Soetoro Mangundikardjo dari Indonesia yang sedang menyelesaikan study untuk mengambil gelar Doktor dibidang geologi. Setelah menyelesaikan studynya, Lolo Soetoro memboyong keluarganya ke Indonesia.

Di Indonesia Barack Obama kecil sekolah di SD Fransiscus Asisi terdaftar atas nama Barry Soetoro. Barry kecil tinggal bersama ayahnya yang kedua Lolo Soetoro dan ibu Aan Dunham di daerah Menteng. Sebagaimana anak kecil lainnya Barry senang bermain dan kadang-kadang juga berantem dengan teman sepermainan. Barry dikenal cukup pandai berbahasa Indonesia, disekolah yang kesehariannya dia berbahasa Indonesia kecuali kalau di rumah berbahasa Inggris. Dia mengalami kesulitan berkomunikasi hanya dalam waktu enam bulan.

Barry mempunyai adik tiri dari perkawinan ibunya Aan Dunham dengan bapak L. Soetoro yaitu Maya Kassandra Soetoro. Sekarang Maya mengajar di salah satu Universitas satu negara bagian Amerika. Maya sudah berkeluarga. bersuamikan lelaki keturunan Asia dan telah di karuniai seorang putri.

Barry Soetoro kecil sekarang menyandang nama dari keturunan ayahnya - Barack Obama. Sebelum menjadi senator, Barack Obama menjadi dosen di sebuah universitas di negara bagian Illinois. Dia telah berkeluarga dengan wanita Amerika dan mempunyai anak. Barack Obama kemudian diangkat oleh kubu partai Demokrat.

Kini Amerika Serikat membawa dua senator yang kharismatik untuk menuju ke gedung putih. selain Obama, calon lainnya adalah Hillary Clinton (59 tahun) . Akan menarik untuk dilihat, bagaimana  rakyat Amerika akan memberikan dukungannya.

Kalau nanti Barrach Obama memenangkan pemilu yang akan datang di tahun 2008, maka bersiap-siaplah para Pemimpin Indonesia untuk datang melobi ke gedung putih, karena orang nomor satu disana nanti tidak hanya bisa berbahasa Indonesia tapi juga mempunyai hubungan emisional dengan Indonesia. Karena Barack Obama bukanlah type orang yang gampang melupakan sejarah, terbukti waktu dia dilantik menjadi senator, dia mengundang keluarga bapaknya dari Kenya. Sewaktu Indonesia ditimpa musibah terkena flu burung lagi hangat-hangatnya dibicarakan, Barack Obama datang ke Indonesia dengan segala kenangan lamanya.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB

 

 

 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia