KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniPresiden, Jangan Cengeng! oleh : Iman
29-Jul-2010, 01:22 WIB


 
 
Presiden, Jangan Cengeng!
KabarIndonesia - Di sela-sela pencanangan Gerakan Indonesia Bebas Pemadaman Listrik Bergilir di Mataram kemarin, Presiden SBY kembali curhat. Beliau mengeluh dengan menyebut ada gerakan politik yang saat ini berkampanye keliling Indonesia menjelek-jelekkan pemerintahan. Gerakan itu, kata SBY, mengatakan seolah-olah Indonesia
selengkapnya....


 

Enthusiasm by Fida R. Abbott

 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Jurnalis 25 Jul 2010 19:29 WIB

Lowongan Desainer Grafis 19 Mei 2010 14:56 WIB

 
Peringkusan Buruh Bongkar Muat 29 Jul 2010 01:39 WIB

 
Senja di Danau Bratan 29 Jul 2010 01:31 WIB

Citambur, Berdebur 26 Jul 2010 23:20 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
GM Memang Lebay! 28 Jul 2010 11:11 WIB

Absensi Anggota Dewan 28 Jul 2010 02:32 WIB

 

Memperkuat Jalinan Kerjasama Lewat IIFS

 
INTERNASIONAL

Memperkuat Jalinan Kerjasama Lewat IIFS
Oleh : Zulkhan Indra | 12-Nov-2008, 07:20:02 WIB

KabarIndonesia, NEW DELHI - Menyusul kedatangan Group Kerjasama Bilateral (GKSB) DPR RI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di New Delhi, Selasa (5/11), mengadakan jamuan makan malam di Wisma Duta KBRI lantai dua.

Acara yang dihadiri oleh segenap mahasiswa, masyarakat Indonesia dan sebagian anggota Parlemen India tersebut merupakan usaha untuk memperkuat jalinan kerjasama Indonesia-India yang terimplementasi melalui terbentuknya India-Indonesia Friendship Society (IIFS). 

Indonesia dan India adalah dua negara dengan banyak kesamaan karakteristik, mulai dari latar belakang kebudayaan hingga kondisi politik dalam negeri.  Namun dalam perjalanannya, hingga saat ini kedua belah pihak belum menempatkan diri pada posisi penting.

Ketua delegasi GKSB, Fahri Hamzah, yang berasal dari Fraksi Keadilan Sejahtera, memaparkan pentingnya posisi kedua negara dan perlunya mengambil langkah-langkah nyata dalam usaha kerjasama antar keduanya. "Hal ini penting, melihat kondisi India yang saat ini mulai diakui sebagai kekuatan baru di kawasan Asia," uajrnya.     

Menurut Fahri, India dan Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar pertama dan ketiga di dunia---namun kemungkinan akan menjadi yang kedua seiring bertambahnya populasi penduduk---haruslah memperkuat kerjasama di berbagai lini.

Lebih lanjut, Fahri mempertanyakan masih besarnya kecenderungan Indonesia (sebagai importer, red) untuk membeli perangkat komputer dari Eropa dari pada harus membeli dari India yang saat ini menjadi salah satu pelopor utama dalam industri IT dan perangkat komputer.

“Jikalau ada perangkat komputer yang lebih murah dan lebih mudah dijangkau, mengapa harus membeli yang mahal dan membutuhkan jarak tempuh yang lama,” paparnya di hadapan para undangan.

Selanjutnya dia berharap agar kerjasama kedua negara bisa diperkuat, terutama dalam bidang perdagangan dan pariwisata. Sampai saat ini, belum banyak warga Indonesia yang berkunjung atau menetap di India. Kunjungan warga Indonesia ke India sampai saat ini tercatat hanya mencapai tidak lebih dari 700 orang per tahun. Hal ini tidak sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 200 juta. 
    
Pada kesempatan ini, Fahri juga meminta pemerintah India untuk mengeluarkan visa on arrival demi kemudahan warga Indonesia yang berniat datang maupun berada di India. Dalam hal ini, mantan Ketua KAMMI tersebut  sekaligus menghimbau kepada mahasiswa Indonesia di India untuk lebih aktif berkontribusi di berbagai media massa India untuk memberikan informasi seputar Indonesia dan kerjasama antar kedua negara.

Sementara itu, Ketua IISF, Navrekha Sharma, yang juga mantan Duta Besar India untuk Indonesia, mengakui bahwa kerjasama yang telah terjalin antara kedua negara sejak masa Nehru pada tahun 1955 seakan semakin surut. Dia berharap, dengan dibentuknya IIFS bisa menjadi sebuah pendorong terhadap peningkatan kerjasama antara kedua belah pihak.

“Kerjasama yang terbangun antara Indonesia dan India sejak  terbentuknya Gerakan Non Blok pada tahun 1955 sudah selayaknya dijadikan landasan untuk membangun agenda bersama yang lebih intens.” tambahnya.

Foto ilustrasi: presidensby.info/ Haryanto


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Bencana Banjir Rusak Tanaman Jagungoleh : Rahmad Nur
28-Jul-2010, 12:28 WIB


 
  Bencana Banjir Rusak Tanaman Jagung DAMPAK BANJIR - Lahan jagung seluas 7 hektar menjadi rusak akibat terkena dampak banjir di Kecamatan Kota Barat Gorontalo, Rabu (28/7). (*)
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 
Hari Anak dan "Kaulinan Baheula" 26 Jul 2010 23:36 WIB

Generasi Emaskah Anak Indonesia? 26 Jul 2010 02:24 WIB

 
Blok Migas Natuna akan Beroperasi 26 Jul 2010 02:23 WIB

 

 

 

 
Belajar dari Warren Buffet 26 Jul 2010 22:59 WIB

Ustadz SolMed, Saingan UJE? 26 Jul 2010 22:29 WIB

 

 

 

 

 

 

 
Yayasan Peduli Hutan Lestari
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia