KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanTak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu oleh : Wahyu Ari Wicaksono
28-Jun-2016, 15:14 WIB


 
 
Tak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu
KabarIndonesia - Terbongkarnya sindikat pemalsu vaksin untuk balita yang telah beraksi selama belasan tahun, sontak membuat banyak kalangan merasa was-was. Tak bisa dipungkiri bahwa mau tak mau kasus ini membuat hilang rasa keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap keaslian vaksin yang
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 
 
INTERNASIONAL

Iran Kembangkan Pesawat Siluman
Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir | 15-Des-2011, 17:14:11 WIB

KabarIndonesia - Berita tentang kemajuan teknologi Iran terus membanjiri media dan membuat dunia Barat terperangah, apalagi Iran berhasil menembak jatuh pesawat mata-mata tanpa awak milik Amerika Serikat pekan lalu. Iran tengah berhasil mengembangkan pesawat pengintai tanpa awak dimana pesawat itu bisa menjelajah hingga seribu kilometer. 

Pada masa 1980-1988, Iran mengembangkan persenjataannya kala berseteru dengan Irak. Waktu itu Amerika Serikat melakukan embargo senjata terhadap Iran. Sejak 1992, Iran mengaku sudah berhasil membuat pesawat tempur, torpedo, rudal antiradar, tank, dan senjata tempur portabel. Iran akan meniru sistem pesawat tak berawak Amerika Serikat (Drone) yang berhasil direbutnya dan kini dalam tingkat akhir mendapatkan rahasia intelijen senjata canggih itu dan berencana akan membuatnya lebih banyak.

Pesawat sepanjang empat meter itu diresmikan oleh Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, Minggu 22 Agustus 2010, bertepatan dengan hari raya industri pertahanan Iran. Pesawat itu mereka namai Karrar, yang dalam Parsi berarti penyerang. Dengan demikian Iran bisa membanggakan diri untuk tidak kalah dengan AS dalam memproduksi pesawat pengebom tanpa awak. Pesawat itu mampu melakukan misi pengeboman dengan target di darat. Karrar juga bisa terbang jarak jauh dengan kecepatan tinggi.

Iran memiliki pesawat canggih Amerika berbentuk kelelawar yang melakukan misi pengintaian bernama RQ-170 Sentinel yang pada 4 Desember lalu berhasil dijatuhkan dengan selamat. Sebuah unit perang cyber Pengawal Revolusi berhasil mengacaukan kontrol penerbangan pesawat pengintai itu.Otoritas Amerika berkata pesawat itu melakukan misi CIA di angkasa Iran, tetap tidak percaya bahwa Iran memiliki teknologi untuk mengendalikannya.

Kemungkinan pesawat itu mengalami gangguan teknis dan ada keraguan dari Amerika Serikat mengenai kemampuan Iran meniru pesawat tersebut, setidaknya perlu bantuan Rusia atau Cina.

Mahmoud Ahmadinejad mengklaim negaranya bisa mengendalikan pesawat mata-mata Amerika Serikat yang berhasil ditembak jatuh beberapa waktu lalu. Ada orang di sini yang mampu mengontrol pesawat mata-mata ini, sungguh, kami juga bisa menganalisa pesawat ini. Iran tak akan memenuhi permintaan Presiden Amerika, Barack Obama yang meminta pengembalian pesawat itu. Amerika Utara dengan sangat bagus telah memberikan kami pesawat mata-mata ini.

Dalam hal pesawat tanpa awak, Iran telah mendapat banyak kemajuan, banyak perkembangan dan sekarang kami punya pesawat mata-mata ini.Pesawat mata-mata Amerika itu menjadi aset Republik Islam Iran. Negara Iran akan memutuskan apa yang akan dilakukan terhadap pesawat ini. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/



 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 

 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia