KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupPembangunan PLTB Membuat Hutan Gunung Slamet Terancam Tak Selamat oleh : Rohmah Sugiarti
15-Aug-2017, 02:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah yang memiliki hutan tropis alami terakhir di Pulau Jawa dengan berbagai kekayaan flora dan fauna khas mulai dari Elang Jawa, Macan Tutul, Anggrek Gunung, hingga spesies Katak yang belum diberi nama,
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA










 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Sajak Kodok I 17 Aug 2017 09:09 WIB

Rintih Sedih Diriku Padamu 17 Aug 2017 09:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

ASEAN LITERARY FESTIVAL: Mendorong Indonesia Menjadi Bangsa yang Cinta Menulis

 
INTERNASIONAL

ASEAN LITERARY FESTIVAL: Mendorong Indonesia Menjadi Bangsa yang Cinta Menulis
Oleh : Rohmah Sugiarti | 08-Aug-2017, 05:49:34 WIB

KabarIndonesia - Berupaya terus menumbuhkan minat membaca dan menulis di Indonesia, ASEAN kembali menggelar ASEAN Literary Festival untuk keempat kalinya. Bertempat di Fatahilah Square, Jakarta, pada 3 – 6 Agustus 2017, festival ini menjadi ajang bagi masyarakat Indonesia untuk mempromosikan kebudayaan dan karya literatur khususnya di wilayah Asia Tenggara.  

Salah satu sesi diskusi pada hari kedua festival ini mengedepankan tema “Towards the Nation that Reads and Writes”, dengan mengundang Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) Harris Iskandar, Sovan Ganguly selaku Global Business Unit Head for Consumer dari Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Prof. Dr Ilza Mayuni dan Ahmad Fuadi, seorang novelis yang baru saja meluncurkan novel terbarunya, “Rantau”.

Diskusi tersebut menekankan pada kolaborasi yang dapat dilakukan pemerintah dan sektor swasta dalam mengembangkan minat membaca dan menulis bagi anak-anak Indonesia guna menghadapi era persaingan global.  
“Masa depan pembangunan bangsa akan bertumpu pada anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus. Mereka adalah agen perubahan. Semangat membaca dan menulis akan membantu meningkatkan kemampuan akademis anak dan memberikan mereka kesempatan yang lebih luas untuk mengejar mimpinya. Kita membutuhkan generasi masa depan yang berpikiran terbuka dan kritis pada tantangan yang dihadapi bangsa kita saat ini,” ungkap Iskandar.  

Ia juga menyatakan bahwa terdapat korelasi penting antara minat membaca dengan kesuksesan individu dan bangsa. “Membaca dan menulis adalah cikal bakal dari semua ilmu. Menerapkan kebiasaan membaca dan menulis pada generasi muda Indonesia, kita bisa meraih keuntungan dari tingginya angkatan kerja yang ada di Indonesia,” terangnya.  

Hal ini diamini oleh Sovan Ganguly dari APP Sinar Mas. Ia mengungkapkan bahwa APP Sinar Mas sebagai bagian dari masyarakat Indonesia siap untuk melengkapi program-program pemerintah yang telah berjalan dalam mengembangkan kebiasaan menulis dan membaca di Indonesia.  

Melalui kampanye “Ayo Menulis” yang saat ini tengah digalakkan, SiDU berharap dapat menggugah minat untuk belajar menulis di kalangan anak-anak Indonesia. Kampanye “Ayo Menulis” sendiri memiliki program berskala nasional maupun internasional, yang diharapkan dapat mengasah kemampuan menulis anak melalui rangkaian acara berbentuk workshop dan kompetisi.  

“Melalui ‘Ayo Menulis’, kami ingin memberikan penghargaan positif bagi anak-anak yang gemar menulis, serta menunjukan keinginan kami dalam membantu upaya pemerintah dalam menumbuhkan masyarakat yang kreatif. Kami juga mempertemukan mereka dengan sosok penulis inspiratif untuk mendorong mereka agar memiliki semangat untuk berkarya dan cita-cita yang tinggi. Melalui wadah seperti ini, kami ingin menjadi pelengkap bagi program pemerintah yang telah ada,” tutup Sovan. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Beda Hemat dan Pelit 15 Aug 2017 02:01 WIB


 
Timnas U-22 Berangkat ke Malaysia 13 Aug 2017 11:00 WIB

 

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia