KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKetua MPR RI Bamsoet Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Mei-2021, 10:01 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Mengutip surel editor KOMPAS.com, bahwa untuk tahun ini larangan mudik seperti membentur tembok.

"Mungkin karena kejenuhan yang menumpuk. Mungkun karena peasaan lebih aman lantaran vaksin dan klaim kemampuan pemerintah mengendalikan", sebut Wisnu Nugroho.

Persoalan
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB


 
 
INTERNASIONAL

Kaldera Toba di Sumut Kini Resmi Sebagai Anggota UNESCO Global Geopark
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 08-Jul-2020, 02:15:03 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Kabar menggembirakan buat masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Utara kawasan Danau Toba datang dari UNESCO, dengan ditetapkannya Kaldera Toba menjadi salah satu Geopark Dunia (global). Hal tersebut disampaikan Dubes RI Arrmanatha Nasir dalam keterangan resminya di KBRI Paris, Rabu (8/7).

“Melalui penetapan ini, Indonesia dapat mengembangkan geopark Kaldera Toba melalui jaringan Global Geoparks Network dan Asia Pacific Geoparks Network khususnya dalam kaitan pemberdayaan masyarakat lokal,” jelas Dubes RI Arrmanatha Nasir dalam keterangan resmi KBRI Paris, Rabu (8/7).

Mengutip kumparannews.com, pada Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Selasa (7/7), anggota Dewan Eksekutif UNESCO menetapkan 16 UNESCO Global Geopark baru, termasuk Kaldera Toba di Sumatera Utara.

Sejak tahun 2015, pemerintah Indonesia telah berhasil meyakinkan UNESCO bahwa Kaldera Toba memiliki kaitan geologis dan warisan tradisi yang tinggi dengan masyarakat lokal, khususnya dalam hal budaya dan keaneka ragaman hayati. Dalam konteks inilah, negara anggota UNESCO mendukung Kaldera Toba dilestarikan dan dilindungi sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.

Dubes Arrmanatha mengatakan, penetapan Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark memberi kesempatan dan sekaligus juga tanggung jawab bagi Indonesia, khususnya bagi masyarakat setempat di geosite kawasan Danau Toba.

Dengan penetapan Kaldera Toba sebagai anggota UGG (Unesco Global Geopark) akan dapat mendorong pengembangan perekonomian dan pembangunan berkelanjutan di Kawasan tersebut. Sehingga, terbuka peluang bagi masyarakat setempat untuk mempromosikan budaya, produk lokal, serta penciptaan lapangan pekerjaan yang lebih luas.

“Pada saat yang sama, dengan adanya pengakuan dan perhatian dunia terhadap Kaldera Toba, pemerintah dan masyarakat setempat berkewajiban untuk meningkatkan dan terus menjaga kelestarian lingkungan dan keutuhan dari Kawasan Kaldera Toba,” ungkap Arrmanatha.

Disebutkan, penetapan Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark, merupakan proses panjang dari upaya bersama berbagai pemangku kepentingan baik pemerintah pusat dan daerah maupun masyarakat setempat yang tinggal di kawasan Danau Toba.

“Proses persiapan untuk mendapatkan pengakuan UNESCO bagi Kaldera Toba, menunjukkan komitmen tinggi dan kerja sama yang baik dari semua pihak di Indonesia sejak awal proses, dari pengumpulan data, menyelenggarakan berbagai workshop, penyusunan dan negosiasi dokumen nominasi untuk diajukan ke UNESCO,” sebut Dubes.

Dikabarkan, sebelumnya Kaldera Toba berhasil masuk daftar UNESCO setelah dinilai dan diputuskan UNESCO Global Geoparks Council pada Konferensi Internasional UNESCO Global Geoparks ke-IV di Lombok, Indonesia, pada 31 Agustus-2 September 2019.

Kaldera Toba terbentuk dari ledakan super volkano 74.000 tahun lalu. Dasar kaldera tersebut dipenuhi dengan air dan menjadi danau terbesar di Indonesia. Ribuan tahun kemudian, ditengah danau terbesar dan terluas di Asia Tenggara itu, muncul sebuah pulau besar yang dikenal dengan Pulau Samosir.

Keindahan Kaldera Toba dan kekayaan budaya yang dimiliki menjadikan Danau Toba sebagai salah satu tujuan wisata andalan Indonesia yang masuk dalam daftar ’10 Bali Baru’. Di masa pemerintahan Jokowi, kawasan Danau Toba telah ditetapkan juga sebagai destinasi pariwisata Super Prioritas.

Selain Kaldera Toba, Indonesia telah memiliki 4 situs UNESCO Global Geopark lainnya, yakni, Batur, Cileteuh, Gunung Sewu, dan Rinjani. Indonesia juga memiliki banyak kekayaan alam dan budaya yang masuk dalam daftar UNESCO antara lain 10 warisan budaya tak benda 9 situs warisan budaya dan alam, serta 16 cagar biosfer yang telah tercatat di UNESCO.

Kedepan sinergitas Pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengembangkan, merawat, memelihara potensi kekayaan Geopark Kaldera Toba. Penguatan kapasitas dan pemahaman publil tentang geopark ini dapat ditingkatkan melalui lembaga pendidikan formal dan telah dibangunnya Pusat Informasi GKT di Sigulatti Samosir dan Parapat.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
 

 

 
 
 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia