KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Des-2014, 08:24 WIB


 
 
Rupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi
KabarIndonesia - "Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, termasuk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, termasuk sejumlah pernyaatan pihak pemerintah.Memang yang paling mudah adalah mencari "kambing
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kesetiaan 17 Des 2014 19:05 WIB

Ratapan Anak Manusia Papua 17 Des 2014 19:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Wanita Paling Berharga 18 Des 2014 19:54 WIB


 

Kisah Seorang Sersan dalam Pasukan AS

 
INTERNASIONAL

Kisah Seorang Sersan dalam Pasukan AS
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 21-Mar-2008, 04:16:09 WIB

Gambar adalah foto Sersan Selena Coppa

KabarIndonesia
- Sekarang ini mayoritas masyarakat AS mengatakan, dibanding dengan korban manusia dan harta, perang itu tidak ada gunanya. Dan suatu kesalahan mengirimkan pasukan ke Irak. Perlawanan juga muncul di kalangan tentara.

Lima tahun lalu perang Irak dimulai dengan dukungan warga Amerika Serikat. Salah satunya Selena Coppa. Pada usia 17 tahun Selena Coppa masuk dinas militer. Ia berjiwa patriotik, mencintai militer dan melihatnya sebagai organisasi yang sebetulnya membantu manusia. Tapi sekarang organisasi ini mendukung dan menolerir tindakan buruk. Perempuan berusia 25 tahun itu mengeluhkan kesenjangan antara tuntutan dan kenyataan

"eorang anggota satuan saya kembali dari Irak dan memiliki masalah psikis. Ia tidak dirawat dan tetap boleh memegang senjata. Ketika ia dalam suatu perkelahian ia disemprot dengan gas air mata oleh petugas keamanan, ia langsung meraih senjatanya. Karena itulah reaksi yang dilatih dalam militer. Petugas keamanan yang melihatnya meraih senjata, menembaknya. Tunangan tentara ini sedang menunggu kelahiran bayi kembar dan mengalami keguguran. Saya kemudian bertanya, bagaimana itu bisa terjadi. Saya dibilang agar dapat mengatasi kesedihan saya. Seorang prajurit tidak boleh meratapi kematian. Begitu katanya.“

Karena Selena Coppa sering melancarkan kritik, ia juga sering mendapat masalah.

"Ssaat sesudah saya berkomentar menyangkut serdadu yang tewas itu, saya dipanggil atasan. Dia bilang, saya sebaiknya berhenti mengajukan keberatan. Ia punya teman-teman di rumah sakit militer Walter Reed. Ia tahu saya tidak gila, tapi jika saya terus menanyakan perihal tentara yang tewas tertembak itu, ia akan mengupayakan agar saya dikurung di sana, untuk jangka waktu sesuai perintahnya.“

Kekuasaan yang dimiliki atasan terhadap anak buahnya sangat besar, demikian kata Selena Coppa. Tidak selalu diperlukan tuntutan dari pengadilan militer, tapi ada juga cara non formal untuk menghukum tentara yang membangkang. Apakah disiksa, lebih sering ditempatkan di luar negeri, mendapat tugas yang riskan atau mendapat jam tugas yang panjang.

Selena juga sudah pernah mendapat ancaman, anak perempuannya yang berusia 5 tahun akan disingkirkan. Atasan militer tidak ragu-ragu menggunakan anak sebagai alat melawan seseorang.

Sebagai ibu,situasi tersebut tentunya sangat sulit. Tapi Selena Coppa tidak akan meninggalkan militer. Ia berharap situasinya akan kembali berubah dan tetap berupaya untuk memberikan kontribusi dengan kritiknya dan memberi semangat tentara lain untuk membela diri. Karena jika bukan mereka yang mengubahnya, mungkin anak perempuannya suatu saat nanti harus menghadapi perang yang tidak ada gunanya. Demilikan Selena Coppa yang akan segera memasuki tugasnya di Jerman sebagai sersan bagian sandi. (dk)

Sumber berita Deutsche Welle

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com//





 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Budaya Menyontek Mendarah Daging 16 Des 2014 19:19 WIB

Antri Demi Kemajuan Bangsa 16 Des 2014 18:00 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia