KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPakar Jerman Tentang Hasil Pilpres 2019: Konservatisme Bakal Makin Kuat oleh : Kabarindonesia
18-Apr-2019, 08:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin berdasarkan hitung cepat tampaknya menang jauh dalam Pilpres 2019. Apa artinya bagi perkembangan politik di Indonesia? Wawancara DW dengan pengamat Indonesia asal Jerman ,Timo Duile.

Hasil awal hitung cepat dari lima
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pasangan Abadi 13 Apr 2019 04:16 WIB

Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Mengkaji Kebangkitan Raksasa Tidur (4): Tubuh Manusia adalah Kitab Suci Tertua

 
INTERNASIONAL

Mengkaji Kebangkitan Raksasa Tidur (4): Tubuh Manusia adalah Kitab Suci Tertua
Oleh : Tonny Djayalaksana | 04-Feb-2019, 16:15:56 WIB

KabarIndonesia - Dari semua serial tulisan yang saya kemas dalam judul "Mengkaji Kebangkitan Raksasa Tidur" mulai dari bagian kesatu hingga ketiga, saya telah mengungkapkan bagaimana bangsa dan negara China bisa bangkit secara mengagumkan laiknya Raksasa yang Bangun dari Tidur, bagaimana di semesta ini hukum tabur tuai bekerja yang menunjukkan hasilnya, dan bagaimana kenyataan bahwa di dunia ini sebenarnya tidak ada satu makhluk pun yang benar-benar tahu kebenaran yang sejati.

Karena itu, mari kita renungkan bersama serentetan kejadian-kejadian di atas tadi. Bukankah Allah sedang memperlihatkan kepada kita bahwa hukum sebab-akibat atau tabur-tuai itu sangat jelas adanya? Mengingat semua peristiwa yang terjadi di semesta ini tidak ada yang kebetulan, semuanya by design.    

Jika saya jujur pada diri sendiri, saya merasa yang namanya sejarah itu, bagi saya kebenarannya sangat relatif bahkan mungkin sedikit sekali.  Mengingat berbagai peristiwa yang kejadiannya saya tahu saja seperti peristiwa G 30 S PKI, sampai saat ini masih menjadi sebuah misteri? Mana yang benar, tidak ada satu orang pun yang tahu, kecuali, diri para pelakunya sendiri dan Tuhan Allah saja. Padahal jelang waktu dari terjadinya peristiwa tersebut hingga sampai saat ini baru berumur 52 tahun saja.    

Bisa dibayangkan bagaimana dengan cerita-cerita sejarah yang ada di kitab suci, yang umurnya sudah mencapai ribuan tahun? Siapa yang bisa menjamin kebenarannya? Semua tokoh-tokoh yang disebut dalam sejarah kitab suci itu, tidak ada satu pun yang saya kenal.

Maka kalau mau mencari kebenaran tentang rahasia semesta ini, dalam Al Quran surat 17 ayat 14 Allah berfirman, "BACALAH KITABMU, CUKUPLAH DIRIMU SENDIRI YANG SETIAP SAAT MENJADI JURU HISABMU". Tubuh manusia adalah Kitab Suci Tertua yang ditulis oleh tangan Allah sendiri. Juga sebagai Semesta Kecil (Micro Cosmos) yang merepresentasikan Semesta Besar (Makro Cosmos). 

Didukung juga oleh Hadits Qudsy yang menyatakan : "BARANG SIAPA KENAL DIRINYA MAKA SUNGGUH DIA KENAL TUHANNYA", dan "BARANG SIAPA YANG MENCARI TUHAN KELUAR DARI DIRINYA, MAKA SUNGGUH AKAN TERSESAT SEMAKIN JAUH".    

Ayat-ayat di atas tadi menegaskan bahwa untuk mengetahui kebenaran tentang rahasia alam semesta ini, maka belajarlah mengenal Tuhan lewat diri sejati kita masing-masing. Dengan bimbingan diri sejati kita jugalah kita akan menemukan kebenaran rahasia alam semesta ini.   

Dari serangkaian peristiwa di atas tadi sesungguhnya intisari dari semua cerita tersebut cuma satu, yaitu ALLAH INGIN DIKENAL, Allah sebagai Kecerdasan Semesta Tanpa Batas menginginkan kita sebagai hamba-Nya bisa mencermati dan mempelajari tentang rahasia semesta ini, agar kesadaran kita tumbuh sampai tingkat yang paling tinggi.  

Sehingga kita bisa melihat jelas bagaimana Allah merancang semuanya, tidak membeda-bedakan satu sama lain. Dan Allah buktikan bahwa Allah Maha Besar, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Adil dan Maha Bijaksana bagi semua makhluk, khususnya bagi manusia yang menghendaki, seperti saat ini bangsa China menghendaki menjadi penguasa dunia, Allah berkenan memfasilitasinya dan memberikan kecerdasan-kecerdasan-Nya berupa  intuisi kepada orang-orang China agar bisa menciptakan karya-karyanya.  

Bukan hanya kepada orang China saja, juga kepada seluruh penghuni alam semesta ini, agar semuanya terlibat membangun peradaban manusia agar semakin beradab, dan lebih maju. Sehingga bisa tercapai keadilan, kedamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan bagi seluruh alam semesta ini.    

Di akhir tulisan ini, saya ingin mengutip kata-kata dari Guru saya yang berbunyi : KITA ADALAH SATU BANGSA, YAITU BANGSA MANUSIA, KITA INI ADALAH SATU TANAH AIR, YAITU TANAH AIR BUMI, KITA INI ADALAH SATU BAHASA, YAITU BAHASA CINTA.  (*)   

Penulis: TONNY DJAYALAKSANA MUALAF ZAMAN NOW             

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Pertanyakanlah Tuhanmu (2) 18 Apr 2019 13:54 WIB

Pertanyakanlah Tuhanmu (1) 18 Apr 2019 13:52 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia