KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Lucunya Negeri Ini 21 Feb 2018 04:39 WIB

Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 

PATTIRO: Dukungan untuk

 
INTERNASIONAL

PATTIRO: Dukungan untuk "Good Governance" dan Buku "Managing Thing Tanks"
Oleh : Ruslan Andy Chandra | 17-Des-2008, 07:17:25 WIB

KabarIndonesia - Aktifitas lembaga N.G.O/LSM PATTIRO yang didukung oleh Yayasan TIFA telah berhasil mengupas permasalahan dalam agenda Good Governance di Indonesia. Hal itu terungkap dalam paparan Seminar dan Launching Buku “Managing Think Tanks” Reinventing Lembaga Think Tank Indonesia di Hotel Santika Premiere, Jakarta (16/12).

Acara Seminar selain mengundang LSM/NGO dari beberapa daerah, juga menghadirkan para pembica ahli. Pembica pertama Avillani (INDEF) mengupas masalah Lembaga Think Tank dalam transisi demokrasi di Indonesia, Think Tank dalam perubahan kebijakan ekonomi di Indonesia dan Peran dan tantangan lembaga Think Tank dalam perubahan global. Pembica kedua Raymond J. Struyk (penulis buku Managing Think Tanks) Sejarah dan perkembangan lembaga Think Tank di dunia dan penguatan aspek critical management dalam pengelolaan Thank Tank.Pembicara ketiga Hadi Susastro, Direktur CSIS menyampaikan makala Perjalanan CSIS dalam mengelola lembaga Think Tank-nya di Indonesia, Refleksi CSIS dalam mematangkan peran sebagai Think Tank dalam perubahan di Indonesia. Sedangkan pembicara ke-empat yakni Ilham Cendekia Srimarga (Program Director PATTIRO) Peran lembaga Think Tank dalam mempengaruhi perubahan kebijakan public dan Penguatan lembaga Think Tank dalam advokasi masyarakat. Moderator acara dipandu oleh Adinda Muchtar dari The Indonesia Institute.

Menurut Ilham dari PATTIRO, Good Governance merupakan agenda nasional untuk menjadikan pemerintahan lebih efektif, efisien dan berpihak kepada publik. Yang diperlukan jelas peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemerintahan. Namun, lebih dari itu, juga diperlukan alternatif-alternatif solusi untuk mengatasi persoalan pembangunan nasional melakukan riset dan kajian kebijakan publik amat diperlukan untuk memberi alternatif-alternatif solusi atas persoalan pembangunan nasional dan bangsa.

Beberapa temuan kasus tentang keberadaan lembaga Think Tank dipaparkan Raymond J. Struyk dan Jeffrey P. Telgarsky dalam buku Managing Think Tank. Menurut buku ini, banyak direktur lembaga Think Tank fokus semata-mata memenuhi tujuan pokok sebuah lembaga riset kebijakan publik. Latar belakang mereka yang kebanyakan dari kalangan akademis ini, kurang tertarik pada masalah manajemen . Mereka abai dengan prosedur rutin pengontrolan kualitas pekerjaan dan pengendalian kualitas kerja tim. Mereka menerapka prosedur informal dalam penggajian pekerjaan. Tidak ada audit tahunan.

Buku "Managing Think Tanks yang ditulis berdasar riset terhadap lembaga-lembaga Think Tank di Amerika dan beberapa Negara Eropa seperti Belgia, Swedia, Bulgaria, Rusia, Polandia memaparkan bahwa profil lembaga Think Tank masih di level perkembangan pertama dan kedua. Level pertama, hanya memiliki 1-2 staf peneliti tetap, lebih banyak konsultan peruh waktu, pendanaan tidak tetap dan sistem keuangan dan administrasi yang tergolong kuno. Ini profil yang paling dominan berdasarkan riset Raymond. Level kedua, 30-35 persen, mempunyai staf peneliti tetap minimal 5-10 orang, pendanaan relative stabil, sistem operasi yang lebih kompleks dan andal dan spesialisasi tugas lebih jelas.

Di sisi lain, masyarakat donor tidak memprioritaskan pengembangan institusional pada lembanga Think Tank. Umumnya mereka memanfaatkan lembaga Think Tank untuk mengejar agenda dan kepentingan mereka. Tentu profil lembaga seperti ini lebih banyak ditemukan di negara-negara transisi ekonomi. Di Amerika sendiri, model lembaga Think Tank yang dibangun berciri kemandirian yang sangat kuat. Sedangkan, lembaga Think Tank model Eropa banyak yang berafiliasi dengan parpol atau serikat buruh industry.

*Foto Ruslan Andy Chandra: Nara sumber dalam Seminar kegiatan PATTIRO: Raymond J. Struyk, Hadi Susastro, Adinda Muchtar, Aviliani, dan lham Cendekia Srimarga.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia