KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HukumRUU Omnibus Law Inskonstitusional Buruh Minta Stop Pembahasan Sidang Paripurna DPR RI oleh : ">
05-Okt-2020, 04:26 WIB


 
 
KabarIndonesia - Berbagai serikat pekerja yang merupakan afiliasi global unions federations menyatakan kekecewaannya terhadap hasil pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja tingkat pertama pada Sabtu malam (3/10). Mayoritas fraksi di DPR RI dan pemerintah sepakat untuk melanjutkan pembahasan ke tingkat
selengkapnya....


 


 
BERITA INTERNASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
INTERNASIONAL

Papua Nugini Deklarasikan Diri Menjadi Negara Kristen
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 23-Aug-2020, 14:11:54 WIB

KabarIndonesia - Berita yang dilansir dari law-justice.co mengabarkan bahwa Dewan Eksekutif Nasional (NEC) Papua Nugini dipastikan telah menyetujui proposal untuk secara resmi mendeklarasikan PNG sebagai negara Kristen di bawah Konstitusinya.

Saat mengumumkan hal ini, Perdana Menteri PNG, James Marape menyatakan bahwa PNG dibangun atas dua prinsip dasar, yaitu warisan budaya dan kekristenan. Hal ini kata dia, sebagaimana dinyatakan dalam pembukaan Konstitusi, yang memberikan landasan bagi keberadaan PNG sebagai bangsa.

PM James Marape menjabarkan bahwa PNG memiliki lebih dari 20 denominasi gereja Kristen yang berbeda, dimana gereja Katolik memimpin dengan keanggotaan yang mencapai 27% populasi negara itu, 19,5 % umat gereja Lutheran, 11,5 % anggota United Church, dan 10% dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK).

“Banyak orang yang mengaku sebagai orang Kristen dan menggabungkan iman Kristen dengan sejumlah kepercayaan dan adat istiadat mereka,” katanya seperti melansir jubi.co.id, Kamis 21 Agustus 2020.

“Selama bertahun-tahun pengaruh gereja telah mengubah masyarakat di seluruh negeri, hingga menggantikan kepercayaan adat mereka dengan kekristenan, sementara beberapa telah memadukan adat dengan agama. Gereja-gereja Kristen ini juga menyediakan sekitar 60-80% layanan sosial dan kesejahteraan di negara ini. Jaringan-jaringan gereja itu dipercayai oleh semua orang.” tambahnya.

PM Marape mengatakan proposal untuk mendeklarasikan PNG sebagai negara Kristen dalam Konstitusi didukung oleh tingginya populasi warga PNG yang memeluk agama Kristen, dan pengaruhnya terhadap masyarakat di negara ini yang sangat signifikan dan mengubah kehidupan mereka.

“Meski Pembukaan Konstitusi kita dimulai dengan tradisi kita dan prinsip Kristiani yang adalah milik kita, Pasal 45 dari Konstitusi kita tidak hanya mengakui agama Kristen atau Kekristenan, tetapi juga agama yang yang lain,” ungkapnya.

“Setiap orang diberikan kebebasan beragama dan beribadah selama tidak mengganggu kebebasan orang lain, tapi kebebasan ini bukanlah kebebasan sepenuhnya. Itu dapat dikendalikan atau dibatasi oleh pemerintah untuk tujuan pertahanan, keselamatan publik, ketertiban umum, kesejahteraan dan kesehatan masyarakat sesuai dengan Pasal 38.” sambungnya.

Marape lalu menambahkan bahwa Pasal 55 dari Konstitusi PNG juga mendorong kesetaraan warga PNG tanpa memandang agama. “Oleh karena itu, sejak penilaian awal, ditetapkan bahwa amandemen atas konstitusi untuk mendeklarasikan PNG sebagai negara Kristen tidak akan memiliki implikasi konstitusional yang signifikan.”

Marape juga mengatakan bahwa persetujuan Dewan Eksekutif Nasional atas proposal untuk mendeklarasikan PNG sebagai negara Kristen sekarang akan membawa perdamaian dan keamanan jangka panjang di negara itu. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Papua Nyatakan Dukungan Agar Otsus Jilid II Dilanjutkan pada Peringatan Hari Pahlawan Menyadari bahwa sejarah perjuangan pahlawan nasional Republik Indonesia khususnya yang tercermin pada peristiwa 10 November 2020 patut dikenang dan diteladani sebagai upaya generasi muda Indonesia dalam menghormati para pejuang yang telah merebut bangsa ini dari zaman penjajah hingga nyawa mereka
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
MENJAGA INTEGRITAS INTELEKTUAL. 19 Okt 2020 01:59 WIB

 

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia