KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniBeratnya Menghormati dan Bertoleransi oleh : Fida Abbott
16-Jul-2016, 11:45 WIB


 
 
Beratnya Menghormati dan Bertoleransi
KabarIndonesia - Idul Fitri sudah lewat. Saya yakin dari minggu lalu sudah banyak pemudik yang kembali ke rumah masing-masing. Lain halnya di Pennsylvania, USA. Tak ada perbedaan saat Idul Fitri tiba, hingga
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Aku 16 Jul 2016 10:25 WIB

Sahabat 16 Jul 2016 10:20 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB

 

PT Garuda Indonesia membeli 25 Boeing 737-800 NG

 
EKONOMI

PT Garuda Indonesia membeli 25 Boeing 737-800 NG
Oleh : E. Widiyati | 30-Mar-2007, 14:53:43 WIB

Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) tengah melakukan penggalangan pendanaan untuk membeli 25 pesawat Boeing 737-800 Next Generation (B-737 NG). Ini dilakukan guna mendukung peningkatan dan pelayanan korporasi.

Hanya, menurut Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar kepada pers di Jakarta, Senin (26/3) kemarin, pihaknya belum dapat memastikan berapa besar dana yang dibutuhkan untuk pengadaan 25 pesawat tipe terbaru tersebut. 

Meski begitu, Emirsyah melihat ada beberapa opsi untuk menggalang sumber pembiayaan bagi pengadaan 25 pesawat Boeing 737-800 NG tersebut. Di antaranya melalui pinjaman lunak atau bekerja sama dengan leasor. Nantinya, leasor yang langsung berurusan dengan Garuda dengan mekanisme sewa.   

Emirsyah menambahkan, pihaknya telah memberikan uang muka untuk pembelian pesawat tersebut sebesar 23 juta dolar AS. Direktur Keuangan Garuda Alex menjelaskan, harga satu pesawat tipe tersebut  35-40 juta dolar AS. Namun, apabila mekanime sewa, maka dihargai 300 ribu dolar AS per bulannya.

Emirsyah menegaskan, pada 2007, pihaknya menargetkan laba bersih Rp 41 miliar. Angka itu meningkat signifikan dibandingkan 2006 yang merugi Rp 131 miliar. "Kami terus menata bisnis Garuda. Tahun ini adalah Tahun Rehabilitasi kami," tuturnya.

Ia menjelaskan, tahun ini, dari 26 rute yang diterbangi Garuda, hanya dua rute yang merugi. "Tahun lalu, dari 23 rute, sebanyak 20 merugi," tambahnya.

Emirsyah menjelaskan, optimisme pihaknya juga ditopang fakta sepanjang dua bulan pertama 2007. "Kami berhasil meraih laba bersih Rp 131 miliar, padahal Januari-Februari 2006 merugi Rp 173,9 miliar," jelas dia.

Pada Januari-Februari 2007, Garuda berhasil meningkatkan jumlah penumpang 9% menjadi 1.370 juta dari 1.256 juta di dua bulan pertama 2006.

Tingkat isian penumpang ( load factor ) penumpang Garuda naik dari 67% menjadi 76% pada Januari-Februari 2007.Saat ini, Garuda telah mengoperasikan dua pesawat B-737 NG untuk melayani penerbangan internasional di antaranya Perth, Australia dan Guanzhou, Cina. Boeing 737 NG merupakan armada termodern di antara jenis pesawat berbadan kecil.

Kapasitas pesawat mampu menampung 180 kelas ekonomi. Namun, rencana konfigurasi tempat duduk tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan menjadi 12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi.

Rencananya, sambung Emirsyah, ke-25 pesawat itu didatangkan secara bertahap. Pertama, delapan pesawat antara Mei-Desember 2009. Kedua, Januari-Oktober 2010 sebanyak 10 pesawat, Agustus-Desember 2011 sebanyak lima pesawat dan dua pesawat lagi pada Januari-Februari 2012.

Pada kesempatan tersebut, Emirsyah juga mengungkapkan, selama periode Januari-Februari 2007 low season, pihaknya mampu membukukan keuntungan sebesar Rp 131 milyar. Padahal, dalam periode periode yang sama selama tiga tahun terakhir, mengalami kerugian. Misalnya tahun lalu, rugi Rp 173,9 milyar.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pemudik Sepeda Motoroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
11-Jul-2016, 01:18 WIB


 
  Pemudik Sepeda Motor Para pemudik bersepeda motor melintas di Jalan Klaten Selatan pada ruas Jalan Jogja-Solo, untuk kembali ke Jakarta, Minggu, 10 Juli 2016. Sepeda motor menjadi pilihan ribuan pemudik karena fleksibilitas moda angkutan ini. Meskipun beberapa perusahaan menyediakan angkutan gratis untuk mudik,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB

 

 
 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia