KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PemiluPasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla Memenangkan Pilpres 2014 oleh : Badiyo
26-Jul-2014, 23:44 WIB


 
 
Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla Memenangkan Pilpres 2014
KabarIndonesia – Jakarta, Dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara nasional Pemilihan Presiden (Pilpres), yang berlangsung hari Selasa (22/7) mulai pukul 10.00 hingga pukul 22.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 

PT Garuda Indonesia membeli 25 Boeing 737-800 NG

 
EKONOMI

PT Garuda Indonesia membeli 25 Boeing 737-800 NG
Oleh : E. Widiyati | 30-Mar-2007, 14:53:43 WIB

Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) tengah melakukan penggalangan pendanaan untuk membeli 25 pesawat Boeing 737-800 Next Generation (B-737 NG). Ini dilakukan guna mendukung peningkatan dan pelayanan korporasi.

Hanya, menurut Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar kepada pers di Jakarta, Senin (26/3) kemarin, pihaknya belum dapat memastikan berapa besar dana yang dibutuhkan untuk pengadaan 25 pesawat tipe terbaru tersebut. 

Meski begitu, Emirsyah melihat ada beberapa opsi untuk menggalang sumber pembiayaan bagi pengadaan 25 pesawat Boeing 737-800 NG tersebut. Di antaranya melalui pinjaman lunak atau bekerja sama dengan leasor. Nantinya, leasor yang langsung berurusan dengan Garuda dengan mekanisme sewa.   

Emirsyah menambahkan, pihaknya telah memberikan uang muka untuk pembelian pesawat tersebut sebesar 23 juta dolar AS. Direktur Keuangan Garuda Alex menjelaskan, harga satu pesawat tipe tersebut  35-40 juta dolar AS. Namun, apabila mekanime sewa, maka dihargai 300 ribu dolar AS per bulannya.

Emirsyah menegaskan, pada 2007, pihaknya menargetkan laba bersih Rp 41 miliar. Angka itu meningkat signifikan dibandingkan 2006 yang merugi Rp 131 miliar. "Kami terus menata bisnis Garuda. Tahun ini adalah Tahun Rehabilitasi kami," tuturnya.

Ia menjelaskan, tahun ini, dari 26 rute yang diterbangi Garuda, hanya dua rute yang merugi. "Tahun lalu, dari 23 rute, sebanyak 20 merugi," tambahnya.

Emirsyah menjelaskan, optimisme pihaknya juga ditopang fakta sepanjang dua bulan pertama 2007. "Kami berhasil meraih laba bersih Rp 131 miliar, padahal Januari-Februari 2006 merugi Rp 173,9 miliar," jelas dia.

Pada Januari-Februari 2007, Garuda berhasil meningkatkan jumlah penumpang 9% menjadi 1.370 juta dari 1.256 juta di dua bulan pertama 2006.

Tingkat isian penumpang ( load factor ) penumpang Garuda naik dari 67% menjadi 76% pada Januari-Februari 2007.Saat ini, Garuda telah mengoperasikan dua pesawat B-737 NG untuk melayani penerbangan internasional di antaranya Perth, Australia dan Guanzhou, Cina. Boeing 737 NG merupakan armada termodern di antara jenis pesawat berbadan kecil.

Kapasitas pesawat mampu menampung 180 kelas ekonomi. Namun, rencana konfigurasi tempat duduk tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan menjadi 12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi.

Rencananya, sambung Emirsyah, ke-25 pesawat itu didatangkan secara bertahap. Pertama, delapan pesawat antara Mei-Desember 2009. Kedua, Januari-Oktober 2010 sebanyak 10 pesawat, Agustus-Desember 2011 sebanyak lima pesawat dan dua pesawat lagi pada Januari-Februari 2012.

Pada kesempatan tersebut, Emirsyah juga mengungkapkan, selama periode Januari-Februari 2007 low season, pihaknya mampu membukukan keuntungan sebesar Rp 131 milyar. Padahal, dalam periode periode yang sama selama tiga tahun terakhir, mengalami kerugian. Misalnya tahun lalu, rugi Rp 173,9 milyar.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia