KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahRandiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir oleh : Jenda Bangun
08-Feb-2016, 17:38 WIB


 
 
Randiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir
KabarIndonesia - Medan,Meski beberapa waktu belakangan ini Penjabat (Pj) Wali Kota Medan Drs H Randiman Tarigan MAP sering
memantau sarana dainase, namun tampaknya bukan solusi kebanjiran.Hujan yang mengguyur wilayah Sumatera Utara beberapa hari ini membuat sejumlah air sungai di
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Kasus RJ Lino Hukum atau Politik 17 Jan 2016 02:38 WIB

 
Nelayan 02 Feb 2016 18:04 WIB

Bunga 02 Feb 2016 17:59 WIB

 
Sister City Larantuka - Fatima 26 Jan 2016 09:14 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
 
 
EKONOMI

Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Kondusifkah?
Oleh : Abdul Mukti | 29-Nov-2008, 09:47:31 WIB

KabarIndonesia - Maraknya aksi demonstrasi buruh di berbagai daerah yang menginginkan pemerintah mencabut  SKB 4 Menteri. Pun DPR ikut turun tangan dengan mendesak pemerintah untuk mencabut SKB 4 Menteri sebagai bentuk respon tuntutan buruh yang dinilai SKB tersebut melalaikan pekerja.

Akan tetapi, SKB 4 Menteri tidak dicabut oleh pemerintah melainkan direvisi poin yang krusial yaitu tentang Upah Minimum. Melalui Menakertrans RI, Erman Suparno akhirnya SKB 4 Menteri direvisi, terutama pada pasal 3 yang mengatur tentang Upah Minimum. Karena dinilai sebagai penyebab munculnya perbedaan penafsiran yang mengundang maraknya demo buruh di berbagai daerah.

Pasal 3 dalam pemahamamnya menimbulkan berbagai perbedaan. Semula pasal tersebut berbunyi: "Gubernur dalam menetapkan upah minimum agar tidak melewati pertumbuhan perekonomian nasional", menjadi "Gubernur dalam menetapkan upah minimum melihat indikator inflasi".

Nah, inflasi yang dimaksud adalah inflasi daerah yang mana untuk kondisi masing-masing daerah berbeda-beda. Adanya revisi itu diharapkan semangat untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi dan terciptanya atmosfer yang kondusif bagi kelangsungan dunia usaha dan kelangsungan bekerja para buruh tetap berjalan. Dan bisa meminimalisir kemungkinannya terjadi PHK besar-besaran akibat krisi ekonomi global.

Dalam upaya mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi, salah satu jalan yang ditempuh adalah mengoptimalkan APBN pada program-program yang bisa menciptakan lapangan kerj. Lebih penting lagi dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, menurut Gubernur BI Boediono APBN 2008 masih aman dari segi pembiayaan dan aman dalam mencapai sasarannya. Kemudian yang perlu diperhatikan adalah APBN 2009 akan diarahkan kemana dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai sehingga tercapainya sasaran nasional.

Dalam hal ini pemerintah juga harus merumuskan konsepsi rancang bangun hubungan industrial yang meliputi pengembangan sistem pembinaan sarana industrial, pengembangan sistem pendidikan, pelatihan dan sosialisasi.

Serta menyamakan persepsi dan langkah parapemangku kepentingan untuk mencapai hubungan industrial yang harmonis dengan referensi internasional. Sementara itu, rata-rata upah minimum Indonesia di 33 provinsi saat ini yakni sebesar 673.261 rupiah.

Sedangkan angka pengangguran turun dari 10,01 juta pada 2007 turun menjadi 9,43 juta pada 2008. Pertanyaannya kemudian, apakah revisi SKB 4 Menteri ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional?  (*)


* Penulis,Pimred Jurnal Edukasi Semarang tahun 2005-2006


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Banjiroleh : Jenda Bangun
09-Feb-2016, 19:24 WIB


 
  Banjir Meski air meluap namun warga tetap beraktivitas di pinggir Sungai Babura Padang Bulan Medan, Sumatera Utara, kemarin. Hujan deras yang terjadi menyebabkan sejumlah rumah di kota Medan terendam banjir luapan Sungai Deli, sungai Babura dan Sungai Sei Mencirim.(*)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
Desa Wure dan Wisata Tuan Senhor 02 Feb 2016 17:57 WIB

 

 

 
Yuk, Kita Jadi Penulis! 29 Jan 2016 14:28 WIB


 

 
 

 

 
Confreria Reinha Rosari Larantuka 26 Jan 2016 09:33 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia