KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalSusi Pudjiastuti, Sosok Kontroversi Namun Sarat Prestasi oleh : Badiyo
31-Okt-2014, 14:31 WIB


 
 
Susi Pudjiastuti, Sosok Kontroversi Namun Sarat Prestasi
KabarIndonesia - Usai pengumuman Kabinet Kerja Jokowi-JK, ada satu sosok menteri yang menjadi sorotan dan perhatian publik dan ramai diperbincangkan masyarakat. Sosok itu tak lain adalah Susi Pudjiastuti yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 
Kajati Kalteng Kunjungi Katingan 30 Okt 2014 19:41 WIB


 
Dia yang di Tepian Kali 30 Okt 2014 09:32 WIB

Tak Habis Pikir Dia 30 Okt 2014 09:29 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Kondusifkah?
Oleh : Abdul Mukti | 29-Nov-2008, 09:47:31 WIB

KabarIndonesia - Maraknya aksi demonstrasi buruh di berbagai daerah yang menginginkan pemerintah mencabut  SKB 4 Menteri. Pun DPR ikut turun tangan dengan mendesak pemerintah untuk mencabut SKB 4 Menteri sebagai bentuk respon tuntutan buruh yang dinilai SKB tersebut melalaikan pekerja.

Akan tetapi, SKB 4 Menteri tidak dicabut oleh pemerintah melainkan direvisi poin yang krusial yaitu tentang Upah Minimum. Melalui Menakertrans RI, Erman Suparno akhirnya SKB 4 Menteri direvisi, terutama pada pasal 3 yang mengatur tentang Upah Minimum. Karena dinilai sebagai penyebab munculnya perbedaan penafsiran yang mengundang maraknya demo buruh di berbagai daerah.

Pasal 3 dalam pemahamamnya menimbulkan berbagai perbedaan. Semula pasal tersebut berbunyi: "Gubernur dalam menetapkan upah minimum agar tidak melewati pertumbuhan perekonomian nasional", menjadi "Gubernur dalam menetapkan upah minimum melihat indikator inflasi".

Nah, inflasi yang dimaksud adalah inflasi daerah yang mana untuk kondisi masing-masing daerah berbeda-beda. Adanya revisi itu diharapkan semangat untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi dan terciptanya atmosfer yang kondusif bagi kelangsungan dunia usaha dan kelangsungan bekerja para buruh tetap berjalan. Dan bisa meminimalisir kemungkinannya terjadi PHK besar-besaran akibat krisi ekonomi global.

Dalam upaya mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi, salah satu jalan yang ditempuh adalah mengoptimalkan APBN pada program-program yang bisa menciptakan lapangan kerj. Lebih penting lagi dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, menurut Gubernur BI Boediono APBN 2008 masih aman dari segi pembiayaan dan aman dalam mencapai sasarannya. Kemudian yang perlu diperhatikan adalah APBN 2009 akan diarahkan kemana dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai sehingga tercapainya sasaran nasional.

Dalam hal ini pemerintah juga harus merumuskan konsepsi rancang bangun hubungan industrial yang meliputi pengembangan sistem pembinaan sarana industrial, pengembangan sistem pendidikan, pelatihan dan sosialisasi.

Serta menyamakan persepsi dan langkah parapemangku kepentingan untuk mencapai hubungan industrial yang harmonis dengan referensi internasional. Sementara itu, rata-rata upah minimum Indonesia di 33 provinsi saat ini yakni sebesar 673.261 rupiah.

Sedangkan angka pengangguran turun dari 10,01 juta pada 2007 turun menjadi 9,43 juta pada 2008. Pertanyaannya kemudian, apakah revisi SKB 4 Menteri ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional?  (*)


* Penulis,Pimred Jurnal Edukasi Semarang tahun 2005-2006


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Penjual Pisang Bertelanjang Kakioleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:21 WIB


 
  Penjual Pisang Bertelanjang Kaki Mencari nafkah adalah kewajiban seorang pria terhadap keluarganya. Selain bekerja di sektor formal seperti menjadi PNS dan pegawai swasta, bisa juga dilakukan dengan cara berdagang. Tampak seorang pria tengah membawa pisang yang baru diambil dari kebunnya (16/10/14). Dengan bertelanjang kaki, pria
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 

 
Liga Mahasiswa Kian Bergengsi 29 Okt 2014 23:13 WIB

 

 

 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia