KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Olah RagaMasyarakat Antusias Dukung Kiprah Rio Haryanto di Ajang F1 oleh : Pengky
01-Mei-2016, 09:13 WIB


 
 
Masyarakat Antusias Dukung Kiprah Rio Haryanto di Ajang F1
KabarIndonesia - Jakarta, Antusias masyarakat Indonesia  mendukung Rio Haryanto berlaga di balap mobil Formula 1(F1) terus mengalir. Ini ditandai dengan dilakukannya peresmian layanan secara bersama-sama oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Komunikasi dan Informatika beserta seluruh jajaran Direksi Operator Seluler
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Rindu yang Tak Tersampaikan 18 Apr 2016 12:04 WIB

Syair Malam 08 Apr 2016 11:30 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Kondusifkah?
Oleh : Abdul Mukti | 29-Nov-2008, 09:47:31 WIB

KabarIndonesia - Maraknya aksi demonstrasi buruh di berbagai daerah yang menginginkan pemerintah mencabut  SKB 4 Menteri. Pun DPR ikut turun tangan dengan mendesak pemerintah untuk mencabut SKB 4 Menteri sebagai bentuk respon tuntutan buruh yang dinilai SKB tersebut melalaikan pekerja.

Akan tetapi, SKB 4 Menteri tidak dicabut oleh pemerintah melainkan direvisi poin yang krusial yaitu tentang Upah Minimum. Melalui Menakertrans RI, Erman Suparno akhirnya SKB 4 Menteri direvisi, terutama pada pasal 3 yang mengatur tentang Upah Minimum. Karena dinilai sebagai penyebab munculnya perbedaan penafsiran yang mengundang maraknya demo buruh di berbagai daerah.

Pasal 3 dalam pemahamamnya menimbulkan berbagai perbedaan. Semula pasal tersebut berbunyi: "Gubernur dalam menetapkan upah minimum agar tidak melewati pertumbuhan perekonomian nasional", menjadi "Gubernur dalam menetapkan upah minimum melihat indikator inflasi".

Nah, inflasi yang dimaksud adalah inflasi daerah yang mana untuk kondisi masing-masing daerah berbeda-beda. Adanya revisi itu diharapkan semangat untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi dan terciptanya atmosfer yang kondusif bagi kelangsungan dunia usaha dan kelangsungan bekerja para buruh tetap berjalan. Dan bisa meminimalisir kemungkinannya terjadi PHK besar-besaran akibat krisi ekonomi global.

Dalam upaya mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi, salah satu jalan yang ditempuh adalah mengoptimalkan APBN pada program-program yang bisa menciptakan lapangan kerj. Lebih penting lagi dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, menurut Gubernur BI Boediono APBN 2008 masih aman dari segi pembiayaan dan aman dalam mencapai sasarannya. Kemudian yang perlu diperhatikan adalah APBN 2009 akan diarahkan kemana dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai sehingga tercapainya sasaran nasional.

Dalam hal ini pemerintah juga harus merumuskan konsepsi rancang bangun hubungan industrial yang meliputi pengembangan sistem pembinaan sarana industrial, pengembangan sistem pendidikan, pelatihan dan sosialisasi.

Serta menyamakan persepsi dan langkah parapemangku kepentingan untuk mencapai hubungan industrial yang harmonis dengan referensi internasional. Sementara itu, rata-rata upah minimum Indonesia di 33 provinsi saat ini yakni sebesar 673.261 rupiah.

Sedangkan angka pengangguran turun dari 10,01 juta pada 2007 turun menjadi 9,43 juta pada 2008. Pertanyaannya kemudian, apakah revisi SKB 4 Menteri ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional?  (*)


* Penulis,Pimred Jurnal Edukasi Semarang tahun 2005-2006


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
UKM Pewarnaan Kain Pantaioleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
17-Apr-2016, 23:22 WIB


 
  UKM Pewarnaan Kain Pantai Jumangin, pengusaha pewarnaan kain sarung pantai sedang menjemur kain yang telah diberi warna dasar di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu, 9 April 2016. Setelah diberi warna dasar, kain diberi motif sesuai ciri khas masing-masing pengusaha. Penjemuran dilakukan di
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 

 

 

 
The Executive Meriahkan IFW 2016 14 Apr 2016 12:20 WIB

 

 

 

 

 
Sekali Yesus Tetap Yesus 22 Apr 2016 15:02 WIB


 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia