KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAstra Terus Salurkan Bantuan Korban Banjir Garut oleh : Wahyu Ari Wicaksono
27-Sep-2016, 11:45 WIB


 
 
Astra Terus Salurkan Bantuan Korban Banjir Garut
KabarIndonesia-Garut, Merespon bencana banjir bandang yang melanda Garut, sejak tanggal 23 September lalu, Tim Search and Rescue (SAR) Astra telah diberangkatkan ke wilayah yang terkena banjir bandang bersama Badan SAR Nasional (Basarnas), TNI dan relawan lainnya untuk membantu proses evakuasi
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Sebelum Semua Berlalu 23 Sep 2016 09:49 WIB

Pena Siang 30 Aug 2016 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Fan Elvis Sejak Balita 16 Sep 2016 05:59 WIB


 

 

Pasar Poncol, Riwayatmu Kini

 
EKONOMI

Pasar Poncol, Riwayatmu Kini
Oleh : Jurnalis Suta | 01-Mar-2010, 16:37:35 WIB

KabarIndonesia - Hingga hari ini Pasar Poncol   statusnya masih menjadi pasar JP yang didirikan oleh masyarakat ekonomi kecil kini terus tumbuh dengan perputaran omzet 500 juta per hari  dalam peredaran uang di pasar tersebut seiring dengan perkoprasian simpan pinjam yang terus berjalan.


Pasar yang sudah dikenal sejak tahun 1960 ini kini dalam tumbuh kembangnya masih mengalami pasang surut terdapat 600 lebih kios yang statusnya telah dimiliki oleh para pedagang, padahal lokasi pasar tersebut menempati jalur hijau yang mencapai lahan hampir 300 meter dengan bentuk los.


Kini pasar tersebut yang terkenal bernama pasar loak poncol dalam pengelolaan terdapat dualisme managemen, baik pengelolaan yang dipimpin Karsita maupun koperasi Perhimpunan Pasar Poncol yang beranggotaan 447 anggota koperasi pedagang terpisah yang dipimpin Salman.


Menurut Salman Ketua Koperasi Pasar Poncol,” pada tahun 2010 diupayakan pinjaman KUR dari BRI akan ditingkatkan menjadi 1 milyar dengan asumsi akan dikembangkan melalui kegiatan ekspansi simpan pinjam, dengan serapan kini mencapai 209 anggota koperasi yang dilayani, dan pada tahun ini pinjaman juga akan diperluas bagi non anggota koperasi yang berjualan diponcol dengan pelayanan pinjaman dengan agunan, imbuhnya.


Padahal dalam peningkatan ekonomi Koperasi Pasar Poncol  pada tahun 2009 hasil SHU telah mencapai 236 juta dalam kurun waktu 2 (dua) tahun sejak tahun 2008. Asset pada tahun 2009 juga telah mencapai 381 juta, 450 juta mendapat pinjaman dari program KUR (Kridit Usaha Rakyat) dari Bank BRI.


Mengenai faktor belum singkronisasi dengan pengelola managemen pasar mengakibatkan banyak program yang belum terlaksana akibat perbedaan pandangan dalam visioner pasar kedepan termasuk perluasan lahan maupun sistem pengelolaan yang satu atap.


Kesemerawutan pasar Poncol kini terlihat karena pengelolaan yang tidak diimbangi dengan potensi termasuk parkir liar, saluran air yang tidak baik bila hujan mengakibatkan koridor jalan menjadi banjir. Diharapkan dengan masalah tersebut Pemerintah Kota Jakarta Pusat melalui Sudin UKM Jakarta Pusat dapat melakukan intervensi dalam mengupayakan perubahan kaderisasi pimpinan Pengelola Pasar Poncol untuk lebih professional dalam pengelolaan termasuk pembenahan pasar yang lebih baik.


Menurut  Salman,  Koperasi yang didirikan pada tahun 2007 tidak berjalan  alias “mati suri” entah bagaimana bertanggungan jawabnya, kini kami telah mermbenahi dengan manangemen Koperasi selama 2 tahun mampu memberikan eksisistensi pada kebutuhan pedagang.


Sesuai dengan UU Koperasi Tahun 1992 tentang Perkoperasian yang sehat, maka anggota Koperasi Pasar  Poncol  setiap harinya mencapai 9-10 juta rupiah dana pengembalian dapat terkumpul dari anggota. Disisi lain status JP seharusnya pemerintah kota Sudin UKM dan Koperasi semestinya  memberikan status baru sebagai pasar “LOKBIN” (lokasi binaan) dengan perluasan area pasar yang lebih nyaman dan berkembang, bukan pada masalah retribusi yang kini terus digalakan, akan tetapi pembinaan dan managemen satu atap harus dilakukan, sehingga dana yang ditarik pedagang juga lebih jelas untuk apa.


Kasie Perpasaran Jakarta Pusat  Nasrulah Kasie  mengatakan, Pasar Poncol dengan seluruh potensinya mampu eksis dengan perubahan pasar loak yang juga banyak pedagang yang sudah menjadi grosir, pasalnya mereka lebih mandiri dibawah Koperasinya, akan tetapi rumor tentang pengelolaan yang terpisah sepatutnya tidak perlu terjadi dalam  pengelolaan  satu atap akan lebih baik, ini patut kita hargai.


Achyar (40) salah satu pedagang turut berharap retribusi sesuai dengan pergub No 1 tahun 2006 yang ditarik pedagang semestinya ada konsekuensi logis untuk pembenahan infrastruktur pembangunan pasar yang direncanakan pengelola, bukan pada setoran yang sepenuhnya untuk UKM. Tapi ketika terkendala masalah kerusakan pasar kami masih saja dihimbau untuk iuran kembali, dan sepatutnya kedepannya Sudin UKM dan Koperasi untuk tidak sepihak menyikapi pengelolaan yang tidak baik untuk dibenahi lebih baik. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: 
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Orasi Warga Desa Kuyunoleh : Muhammad Zakaria
03-Sep-2016, 21:44 WIB


 
  Orasi Warga Desa Kuyun Sejumlah warga Desa Kuyun, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah berorasi di halaman gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRK) setempat. Warga meminta agar anggota dewan mengusut Kepala Desa beserta perangkatnya yang diduga telah melakukakan korupsi terhadap dana desa ratusan juta rupiah
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pancasila, Ideologi Terbuka 23 Sep 2016 09:52 WIB

 

 
 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 
Sungai Citarum Sakit Keras 07 Aug 2016 10:09 WIB


 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia