KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PariwisataSejarah Panjang Grand Hotel Preanger oleh : Mang Ucup
28-Apr-2015, 03:07 WIB


 
 
Sejarah Panjang Grand Hotel Preanger
KabarIndonesia - Belanda Sejarah perhotelan sebenarnya sudah dimulai semenjak Mariam (Maria) dan Yusuf membutuhkan penginapan sewaktu Mariam akan melahirkan Nabi Isa (Yesus). Hal ini sejalan dengan peradaban
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Kami Masih Kelaparan Tuhan 28 Apr 2015 01:31 WIB

Sisi Ratapan 28 Apr 2015 01:30 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
RESENSI NOVEL: Let Me Be With You 04 Apr 2015 10:55 WIB

 

 

Raskin Tak Sampai Rumah Tangga Sasaran

 
EKONOMI

Raskin Tak Sampai Rumah Tangga Sasaran
Oleh : M. Kohar Cahyo Apriono | 08-Mar-2011, 10:43:35 WIB

KabarIndonesia - Magetan, Penyaluran Beras untuk Rumah Tangga Miskin (Raskin) di Magetan Jawa Timur di Desa/Kelurahan tidak tepat sampai ke Rumah Tangga Sasaran.  Hal ini disebabkan karena sebagian besar di sejumlah Desa/Kelurahan pembagian beras dengan cara sistem bagi rata atau sistem giliran.

Pemicu lain, Pemerintah Desa/Kelurahan tidak menaati peraturan dalam juklak-juknis dan tatacara mekanismenya pendistribusian Raskin melalui Kelompok Kerja Masyarakat Miskin (Pokmaskin).  Hal ini disampaikan oleh Wiji Utomo dari Korwil Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara RI (LPPNRI) Jawa Timur, kepada wartawan, Senin pekan silam.

Pemantauan di lapangan, Pembagian beras raskin tidak tepat sasaran kepada yang berhak menerima, sehingga rumah tangga yang bukan miskin dapat jatah dan yang Rumah Tangga Miskin Penerima Manfaat (RTM-PM) haknya berkurang.

Sesuai aturan program Raskin Pemerintah, masing-masing Rumah Tangga Miskin Penerima Manfaat (RTM-PM) tiap bulan mendapat jatah 15 kg dengan harga Rp 24.000 (per kg Rp 1600), karena system bagi rata dan di gilir hanya mendapat 5kg, itupun kadang tidak mendapat jatah tiap bulan karena digilir.

Menurur Kasi Permas Drs Sadirun di Kec Barat, saat memberikan pembekalan masalah Alukasi Dana Desa (ADD) tgl 25/2 yang lalu mengatakan, apabila Pemerintahan Desa atau Kepala Desa tidak mau urusan dengan penegak hukum/hukum, sebaiknya Kepala Desa atau Kepala Kelurahan menjalankan program raskin itu sesuai aturan yang telah di tetapkan Pemerintah.

“Kalau jatah per keluarga miskin penerima manfaat mendapat jatah 15 kg, ya berikan apa adanya,” katanya singkat.

Meski system bagi rata atau digilir sudah di musyawarahkan dan di tuangkan dalam bentuk Peraturan Desa (Perdes), kalau Perdes itu bertentangan dengan Peraturan Daerah dan UU di atasnya, perdes itu tidak mempunyai kekuatan apa-apa, kades banyak yang masuk penjara.

Di tempat terpisah Ketua Badan Musyawarah Desa, Kecamatan Karangrejo, Kabuapten Magetan, Drs. Sudarmawan mengatakan, mengakui adanya kesalahan pembagian Raskin di Desa-desa tidak sesuai prosedur baru adanya sosialisasi dari Permas di Kec Barat, tanggal 25 Pebruari lalu, namun itu meski semua salah! semua sudah di musyawarahkan dengan semua elemen tokoh masyarakat dan perangkat desa.

"Buktinya selama ini, sudah bertahun-tahun lama berjalan Pemerintah Kabupaten melalui Camatan menyetujui dan tidak pernah menegur bahkan terkesan membiarkan," katanya. (***)

Keterangan Foto :
Petugas Raskin Desa di Kec, Karangrejo, Kab Magetan


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Karnaval Pesta Rakyat Bandungoleh : Joseph Bangsawan
26-Apr-2015, 20:59 WIB


 
  Karnaval Pesta Rakyat Bandung Foto-foto Karnaval Budaya/Pesta Rakyat di Jalan Asia Afrika Bandung kemarin, Sabtu, 24 April 2015. Walikota Bandung Ridwan kamil disambut meriah oleh warga Bandung ketika turun dari bis bandros kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki menuju panggung kehormatan.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ada Apa dengan Kartini? 24 Apr 2015 08:21 WIB

 

 
 

 
Sejarah Maung Bandung - PERSIB 23 Apr 2015 10:30 WIB


 

 
White House dari Kota Bandung 26 Apr 2015 21:09 WIB

Kelenteng Tertua di Bandung 26 Apr 2015 03:49 WIB

 
Mobil, Buku, Soekarno dan Mandela 16 Apr 2015 14:11 WIB

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia