KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalSusi Pudjiastuti, Sosok Kontraversi Namun Sarat Prestasi oleh : Badiyo
31-Okt-2014, 14:31 WIB


 
 
Susi Pudjiastuti, Sosok Kontraversi Namun Sarat Prestasi
KabarIndonesia - Usai pengumuman Kabinet Kerja Jokowi-JK, ada satu sosok menteri yang menjadi sorotan dan perhatian publik dan ramai diperbincangkan masyarakat. Sosok itu tak lain adalah Susi Pudjiastuti yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 
Kajati Kalteng Kunjungi Katingan 30 Okt 2014 19:41 WIB


 
Dia yang di Tepian Kali 30 Okt 2014 09:32 WIB

Tak Habis Pikir Dia 30 Okt 2014 09:29 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Raskin Tak Sampai Rumah Tangga Sasaran

 
EKONOMI

Raskin Tak Sampai Rumah Tangga Sasaran
Oleh : M. Kohar Cahyo Apriono | 08-Mar-2011, 10:43:35 WIB

KabarIndonesia - Magetan, Penyaluran Beras untuk Rumah Tangga Miskin (Raskin) di Magetan Jawa Timur di Desa/Kelurahan tidak tepat sampai ke Rumah Tangga Sasaran.  Hal ini disebabkan karena sebagian besar di sejumlah Desa/Kelurahan pembagian beras dengan cara sistem bagi rata atau sistem giliran.

Pemicu lain, Pemerintah Desa/Kelurahan tidak menaati peraturan dalam juklak-juknis dan tatacara mekanismenya pendistribusian Raskin melalui Kelompok Kerja Masyarakat Miskin (Pokmaskin).  Hal ini disampaikan oleh Wiji Utomo dari Korwil Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara RI (LPPNRI) Jawa Timur, kepada wartawan, Senin pekan silam.

Pemantauan di lapangan, Pembagian beras raskin tidak tepat sasaran kepada yang berhak menerima, sehingga rumah tangga yang bukan miskin dapat jatah dan yang Rumah Tangga Miskin Penerima Manfaat (RTM-PM) haknya berkurang.

Sesuai aturan program Raskin Pemerintah, masing-masing Rumah Tangga Miskin Penerima Manfaat (RTM-PM) tiap bulan mendapat jatah 15 kg dengan harga Rp 24.000 (per kg Rp 1600), karena system bagi rata dan di gilir hanya mendapat 5kg, itupun kadang tidak mendapat jatah tiap bulan karena digilir.

Menurur Kasi Permas Drs Sadirun di Kec Barat, saat memberikan pembekalan masalah Alukasi Dana Desa (ADD) tgl 25/2 yang lalu mengatakan, apabila Pemerintahan Desa atau Kepala Desa tidak mau urusan dengan penegak hukum/hukum, sebaiknya Kepala Desa atau Kepala Kelurahan menjalankan program raskin itu sesuai aturan yang telah di tetapkan Pemerintah.

“Kalau jatah per keluarga miskin penerima manfaat mendapat jatah 15 kg, ya berikan apa adanya,” katanya singkat.

Meski system bagi rata atau digilir sudah di musyawarahkan dan di tuangkan dalam bentuk Peraturan Desa (Perdes), kalau Perdes itu bertentangan dengan Peraturan Daerah dan UU di atasnya, perdes itu tidak mempunyai kekuatan apa-apa, kades banyak yang masuk penjara.

Di tempat terpisah Ketua Badan Musyawarah Desa, Kecamatan Karangrejo, Kabuapten Magetan, Drs. Sudarmawan mengatakan, mengakui adanya kesalahan pembagian Raskin di Desa-desa tidak sesuai prosedur baru adanya sosialisasi dari Permas di Kec Barat, tanggal 25 Pebruari lalu, namun itu meski semua salah! semua sudah di musyawarahkan dengan semua elemen tokoh masyarakat dan perangkat desa.

"Buktinya selama ini, sudah bertahun-tahun lama berjalan Pemerintah Kabupaten melalui Camatan menyetujui dan tidak pernah menegur bahkan terkesan membiarkan," katanya. (***)

Keterangan Foto :
Petugas Raskin Desa di Kec, Karangrejo, Kab Magetan


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Penjual Pisang Bertelanjang Kakioleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:21 WIB


 
  Penjual Pisang Bertelanjang Kaki Mencari nafkah adalah kewajiban seorang pria terhadap keluarganya. Selain bekerja di sektor formal seperti menjadi PNS dan pegawai swasta, bisa juga dilakukan dengan cara berdagang. Tampak seorang pria tengah membawa pisang yang baru diambil dari kebunnya (16/10/14). Dengan bertelanjang kaki, pria
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 

 
Liga Mahasiswa Kian Bergengsi 29 Okt 2014 23:13 WIB


 

 

 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia