KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PariwisataEat like an Emperor – Makan seperti Kaiser! oleh : Mang Ucup
01-Jul-2015, 20:46 WIB


 
 
Eat like an Emperor – Makan seperti Kaiser!
KabarIndonesia - Amsterdam Di Hong Kong, Mang Ucup pernah mecoba Makan ala Emperor atau Kaiser Tiongkok dengan tarif US$ 20.000 per orang. Mereka menyajikan makanan Non Stop selama Tiga Hari - Tiga Malam. Selama waktu tersebut mereka
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kebenaran 16 Jun 2015 09:47 WIB

Lupakanlah! 16 Jun 2015 09:46 WIB

 
Curug Pelangi Menyimpan Potensi 29 Jun 2015 03:49 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
Mengenal Hak-Hak Konsumen 29 Jun 2015 03:55 WIB


 
 
EKONOMI

Perekonomian Batam Berpotensi Tumbuh Tiga Kali Lipat
Oleh : Hotma D.l. Tobing | 21-Apr-2013, 23:04:41 WIB

KabarIndonesia-Jakarta, Perekonomian Batam dapat tumbuh dua atau tiga kali lipat dari saat ini jika potensi yang ada benar-benar diberdayakan dan sejumlah faktor penghambat dihilangkan. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Hadiyanto dalam sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 40/PMK.06/2013  tentang Tata Cara Pengelolaan Aset pada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam pada Kamis (9/4). Demikian Fiscal News (17/04).

Hadiyanto menambahkan, besarnya potensi ekonomi yang dimiliki Batam belum mampu dimanfaatkan secara optimal, yang mengakibatkan masih tertinggalnya Batam dibanding kawasan perdagangan bebas di negara tetangga. Sebagai contoh, dalam hal pelayanan bongkar muat peti kemas.  Kemampuan pelayanan terminal peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar saat ini kapasitasnya sekitar 200.000 TEU (twenty-foot equivalent unit).

Sementara, Pelabuhan Klang dan Tanjung Pelepas di Malaysia, masing-masing sudah mencapai 8 juta TEU dan 6 juta TEU. “Di Singapura (kapasitasnya) telah mencapai 38 juta TEU,” tambahnya.
Menurutnya, fasilitas pendukung Pelabuhan Batu Ampar harus terus ditingkatkan, seiring dengan terus meningkatnya investasi di Batam. “Dengan status kawasan perdagangan bebas (free trade zone), tingkat investasi di Batam terus meningkat. Fasilitas pendukung juga harus terus mengalami perbaikan,” ujar Hadiyanto.

Untuk itu, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan telah menunjukkan dukungannya melalui  penetapan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 4/PMK.06/2013 tentang Tata Cara Pengelolaan Aset pada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam). Hadiyanto menjelaskan, ruang lingkup pengaturan PMK ini meliputi seluruh aset yang dimiliki oleh BP Batam dengan mekanisme seperti yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dengan beberapa fleksibilitas, tetapi tetap mengedepankan tata kelola aset yang transparan dan akuntabel.

Dengan fleksibilitas tersebut, pihaknya berharap BP Batam dapat bersaing dalam menawarkan iklim investasi yang lebih baik kepada investor, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian nasional dengan meningkatnya pendapatan negara, penyerapan tenaga kerja, pengembangan sumber daya, dan pengembangan infrastruktur bertaraf internasional. "Potensi Batam besar, dan Batam memang punya magnet tersendiri, Tapi kalau tidak segera memprioritaskan dengan baik dan tidak benar-benar mengeksekusinya, maka hasilnya juga tidak akan baik," tegasnya.***




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kondisi Jalan RI-PNGoleh : Ignatius Fr Bobii
23-Jun-2015, 07:18 WIB


 
  Kondisi Jalan RI-PNG Pembangunan jalan dan jembatan (infrastruktur) di wilayah Kabupaten Boven Digoel terkendala materil lokal (batu dan pasir). Pemerintah setempat melalui pihak kontraktor mendatangkan materil dari luar Papua (Makasar). Pembangunan jalan di daerah ini sangat menyedot perhatian. Lebih parah setiap kali
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Program Upsus Kasrem 044/GAPO 29 Jun 2015 03:40 WIB


 

 

 
Jadwal Copa America 2015 11 Jun 2015 13:43 WIB


 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia