KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PemiluPasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla Memenangkan Pilpres 2014 oleh : Badiyo
26-Jul-2014, 23:44 WIB


 
 
Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla Memenangkan Pilpres 2014
KabarIndonesia – Jakarta, Dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara nasional Pemilihan Presiden (Pilpres), yang berlangsung hari Selasa (22/7) mulai pukul 10.00 hingga pukul 22.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 
 
EKONOMI

Pendapatan Negara 2014 Direncanakan Naik 10,7 Persen
Oleh : Hotma D.l. Tobing | 26-Aug-2013, 12:15:25 WIB

KabarIndonesia-Jakarta,  Pendapatan negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014 direncanakan mencapai Rp1.662,5 triliun. Hal tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membacakan pengantar Nota Keuangan dan RAPBN 2014 di Gedung DPR, Jumat (15/8).
"Jumlah ini meningkat 10,7 persen dari target pendapatan negara pada APBN-P 2013 yang sebesar Rp1.502 triliun," katanya.
Sedangkan anggaran belanja negara direncanakan sebesar Rp1.816,7 triliun. "Jumlah ini naik 5,2 persen dari pagu belanja negara pada APBN-P 2013 yang sebesar Rp1.726,2 triliun," ungkapnya. Demikian disiarkan  Fiscal News (9/08).

Penerimaan negara dari sektor perpajakan direncanakan sebesar Rp1.310,2 triliun. Angka tersebut meningkat 14,1 persen dari target dalam APBN-P 2013 sebesar Rp1.148,4 triliun. Dengan penerimaan pajak sebesar itu, maka rasio perpajakan terhadap PDB (tax ratio) mengalami peningkatan dari 12,2 persen di tahun 2013 menjadi 12,6 persen di tahun 2014. 

"Sedangkan tax ratio dalam arti luas, dengan mempertimbangkan pajak daerah dan penerimaan sumber daya alam jumlahnya telah mencapai 15,5 persen," kata presiden.
Presiden juga menegaskan, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas belanja negara secara menyeluruh. Oleh karenanya, pemerintah telah menggariskan lima langkah-langkah yang meliputi, pertama mempertajam alokasi belanja untuk mendukung pembangunan infrastruktur, penciptaan kesempatan kerja, dan pengentasan kemiskinan. Tidak hanya itu, alokasi belanja juga diarahkan agar medukung pembangunan yang inklusif berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Langkah kedua adalah melakukan penghematan terhadap kegiatan yang kurang produktif, seperti biaya perjalan dinas, rapat kerja, workshop, seminar, dan berbagai kegiatan serupa. 
Langkah ketiga, menyempurnakan kebijakan subsidi, seperti mengubah secara bertahap sistem subsidi dari subisidi harga menajdi subsidi yang lebih tepat sasaran.
"Keempat, memperluas pelaksanaan reformasi birokrasi. Hal ini dilakukan melalui penataan organisasi, penyempurnaan proses bisnis, dan peningkatan kualitas serta kompetensi sumber daya manusia, yang didukung dengan pemberian remunerasi yang lebih baik," jelas kepala negara.

Langkah kelima, penerapan sistem reward and punishment dalam pengalokasian anggaran. "Bagi kementerian dan lembaga serta daerah yang dapat mengelola anggaran dengan baik akan diberikan tambahan alokasi anggaran. Sebaliknya alokasi anggaran akan dipotong bagi kementerian dan lembaga serta daerah yang tidak dapat mencapai target," katanya.***




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini. Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com///

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia