KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupPembangunan PLTB Membuat Hutan Gunung Slamet Terancam Tak Selamat oleh : Rohmah Sugiarti
15-Aug-2017, 02:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah yang memiliki hutan tropis alami terakhir di Pulau Jawa dengan berbagai kekayaan flora dan fauna khas mulai dari Elang Jawa, Macan Tutul, Anggrek Gunung, hingga spesies Katak yang belum diberi nama,
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Sajak Kodok I 17 Aug 2017 09:09 WIB

Rintih Sedih Diriku Padamu 17 Aug 2017 09:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

BBM Turun, Tarif Angkutan di Pacitan Tetap
Oleh : Hernawan A. Priyana | 23-Des-2008, 16:37:52 WIB

KabarIndonesia - Pacitan, Kendati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah hampir sepekan ditetapkan pemerintah pusat turun, namun tarif angkutan kota (Angkot) di Pacitan tidak ikut turun. Padahal saat ini harga premium Rp5ribu/liter dan Solar Rp 4.800/liter.

Kabid Manajemen Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Pacitan, Sutarto, mengatakan hingga saat ini belum ada penetapan tarif baru dari pemerintah bagi Angkot meski harga “emas hitam” itu sudah turun.

“Tarif resmi masih menunggu SK Bupati," ujar Sutarto kepada HOKI, Selasa (22/12).

Dikatakannya, pada pertemuan tanggal 18 Desember kemarin, perwakilan dari Organda dan Paguyuban sudah menyepakati turunnya tarif dalam kisaran 5 persen. Hal tersebut mengacu pada tingkat penurunan harga BBM, baik solar maupun premium. Namun, ungkap Sutarto, para sopir angkutan pedesaan sudah ada yang menurunkan tarif meskipun SK Bupati belum turun sehari setelah pertemuan tersebut. Kendati demikian, menurut dia, tarif angkutan dapat turun mengikuti turunnya harga BBM. Jika ada keluhan dari masyarakat atau penumpang, pemerintah akan mempertimbangkan penurunan tarif.

“Ada beberapa pemilik angkutan yang sudah menurunkan tarif," katanya.

Ditempat terpisah, Suwandi, 35, sopir angkudes jurusan Pacitan - Lorok saat di konfirmasi HOKI di terminal Pacitan mengaku belum menurunkan tarif. Sebab, dirinya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah daerah setempat. Begitu juga dengan rekan-rekannya yang lain.

"Kami setuju saja tarif turun. Tapi, sebelum ada keputusan resmi kami tetap menggunakan tarif lama," terang Suwandi.

Sementara itu, sejumlah pengguna jasa angkutan berharap agar pemerintah menetapkan tarif menyesuaikan dengan harga BBM yang kini turun. “Sekarang BBM kan sudah turun, dulu alasan menaikkan tarif karena BBM naik, jadi kalau minyak sudah turun, tarif angkutan juga harus turun dong,” ujar Nia, salah satu pelajar SMA di Pacitan.

Blog:
http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Timnas U-22 Berangkat ke Malaysia 13 Aug 2017 11:00 WIB

 

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia