KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Belanda Juara Pemerhati Kemiskinan

 
EKONOMI

Belanda Juara Pemerhati Kemiskinan
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 29-Des-2007, 21:21:40 WIB

KabarIndonesia - Negeri Belanda berbuat banyak dalam soal pemberantasan kemiskinan dunia. Negeri ini berada pada peringkat pertama daftar yang setiap tahun diterbitkan oleh Pusat Kajian Pembangunan Dunia di Amerika.

Kelompok pemikir di Washington ini menyelidiki 21 negara kaya dunia dan melihat sejauh mana mereka menyumbang pada pembangunan negara-negara miskin dunia. Tahun lalu Belanda masih berada pada posisi kedua, sesudah Denmark. Sementara itu Jepang sudah empat tahun berturut-turut mendiami tempat paling bawah.

Ukuran dalam menetapkan urutan itu bukan saja ditentukan oleh jumlah dana yang dipompakan untuk negara-negara berkembang, tetapi kualitas bantuan juga dinilai. Pusat Kajian Pembangunan Dunia, CGD melakukan penelitian setiap tahun dengan menyorot tujuh aspek penting, yang merupakan butir penting dalam bantuan pembangunan. Antara lain aspek perdagangannya, investasi, teknologi kemudian juga migrasi dan keamanan. Dalam hal ini juga membandingkan produk bruto nasional dengan jumlah penduduk.

Unggul

Negeri Belanda dinilai sangat unggul di bidang keamanan. Karena baik bagi bantuan keuangan, maupun bantuan materi, Belanda menyumbang bagi berbagai misi perdamaian. Keamanan bagi CGD merupakan salah satu syarat pembangunan ekonomi. Kapal-kapal laut Belanda menuai banyak pujian karena berperan dalam operasi keamanan menjaga rute-rute perdagangan laut.

Belanda juga dinilai baik di bidang investasi dan lingkungan. Penelitian CGD juga melihat ke negara mana investasi ditujukan dan sejauh mana penanaman modal itu meningkatkan pertumbuhan lapangan kerja.

Nilai lebih lain Belanda antara lain juga di bidang investasi yang disertai asuransi melindungi risiko guncangan politik. Belanda juga menjamin tidak akan mengutip pajak ganda bagi laba yang dihasilkan dari investasi di negara-negara berkembang.

Selanjutnya Belanda juga dinilai baik di bidang lingkungan hidup, karena berhasil menekan pancaran gas rumah kaca. Namun demikian kalau dihitung per kepala, maka jumlah emisi gas polutan Belanda masih tergolong tinggi. Lalu Belanda juga melarang impor kayu tropis yang ditebang ilegal dan mencabut subsidi bagi sektor perikanan di negeri sendiri juga merupakan kelebihan Belanda dibanding 20 negara kaya lainnya.

Menurut CGD ada juga sejumlah butir yang bisa diperbaiki Belanda. Antara lain harus lebih banyak menerima mahasiswa asing untuk kuliah di Belanda dan menerima lebih banyak pekerja dari negara-negara berkembang. Selain itu Belanda diharapkan berbuat lebih banyak untuk merangsang penelitian dan pengembangan iptek.

Penghargaan

Menteri Kerjasama Pembangunan Belanda, Agnes van Ardenne menyambut gembira gelar terbaik untuk Belanda. Ia menyebutkan bahwa penerbitan daftar CGD yang independen ini merupakan bentuk penghargaan kepada agenda pembangunan Belanda yang mengacu pada membuka lebih lebar peluang ekspor, meningkatkan investasi swasta dan menghapuskan subsidi yang bisa mengganggu perdagangan dengan negara-negara berkembang.

Professor Louk Box, rektor Institut Ilmu-Ilmu Sosial (ISS) di Den Haag, juga menyebutkan bahwa posisi tertinggi pada indeks CGD merupakan penghargaan bagi kebijakan pembangunan Belanda. Ia juga mengingatkan bahwa laporan CGD itu bukan angka rinci, tapi sebuah cara perbandingan dalam aspek-aspek dalam bantuan pembangunan.

Walau demikian menurut Professor Box, ini merupakan bukti bahwa kebijakan pembangunan Belanda terus berjalan baik, walaupun mengalami pergantian menteri dan perubahan prioritas. "Bagaimanapun juga posisi tertinggi merupakan sebuah dorongan bagi Belanda untuk tetap mempertahankan program bantuan pembangunannya dan mengusahakan agar tidak mengendur." Demikian tandas Professor Box.

Sumber:  Radio Nederland Wereldomroep (RNW)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB


 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia