KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Budi Hidajat adalah gembala senior IFGF Semarang dan telah menggembalakan selama 24 tahun. Kerinduannya adalah membangun setiap jemaat Tuhan untuk bisa menjadi pribadi yang berhasil dalam keluarga, pekerjaan dan pelayanan. Bersama istrinya, Ibu Nany Widjaja, mereka dikarunia dua orang
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
Sekeping hati 06 Jan 2018 16:05 WIB

 

 
BERITA LAINNYA
 
 

 
 
EKONOMI

Hama Keong Mas Serang Padi di Pacitan
Oleh : Hernawan A. Priyana | 20-Des-2008, 17:11:27 WIB

KabarIndonesia, Pacitan - Petani di Kecamatan Pacitan hanya bisa pasrah melihat hama keong mas menyerbu tanaman padi yang belum lama ditanam. Hama tersebut menyerang ribuan hektare sawah sehingga tanaman yang semula kelihatan hijau sekarang mati dan membusuk.

''Keong-keong ini menyerang bonggol padi, lihat saja sebagian besar menempel di sana. Kalau sudah ada keong di bagian itu pasti tanaman bakal mati,'' ujar Senen, salah seorang petani Kelurahan Baleharjo yang arealnya juga menjadi sasaran hama tersebut (20/12).

Selain Kelurahan Baleharjo, wilayah sekitarnya juga tak luput dari incaran hama. Petani di sana mengeluh karena belum lama memulai menanam padi malah kena penyakit. Di wilayah tersebut memang sering terjadi serangan hama keong mas bahkan menurut para petani hampir setiap musim tanam ada hama.

Kendati demikian biasanya mereka dapat mengatasi secara tradisional yakni dengan mengambil hewan bercangkang itu. Masyarakat setempat sudah terbiasa mengumpulkan keong karena sebenarnya layak dikonsumsi. Mereka harus mengambil satu per satu karena selama ini belum ada obat mujarab untuk memberantasnya.

Senen menambahkan, hama itu tak akan kelihatan pada siang hari karena berada di bawah permukaan air atau lumpur. Namun pada pagi dan menjelang petang keluar dan menempel pada batang-batang padi.

"Semua tanaman padi di sana setiap batangnya pasti ada puluhan keong," ungkapnya sambil menunjuk ke areal sawah yang digarapnya.

Rencananya, untuk mengantisipasi meluasnya serangan para petani setempat yang tergabung dalam kelompok tani akan melakukan gerakan pengobatan serentak. Hanya saja, obat jenis molluscisida di pasaran harganya dirasakan masih cukup tinggi.Tiap botolnya dijual seharga Rp 50 ribu. Padahal jumlah itu hanya cukup untuk dipakai pada lahan seluas seperdelapan hektar.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Belajar Menjadi Orang Kaya 16 Jan 2018 08:56 WIB


 

 

 

 

 
 

 

 
 

 

 
Kereta Kehidupan 03 Jan 2018 03:08 WIB

Kemarin Hari Ini dan Esok 03 Jan 2018 02:04 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia