KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikSurvei SMRC: Mayorias Warga Tidak Suka Rizieq Shihab oleh : Wahyu Ari Wicaksono
26-Nov-2020, 10:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menemukan bahwa 73% warga Indonesia tahu atau pernah dengar nama Muhammad Rizieq Shihab (MRS). Dari yang tahu, yang suka kepada MRS 43%, yang berarti jauh di bawah kesukaan terhadap
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Harga Minyak Tanah Melonjak

 
EKONOMI

Harga Minyak Tanah Melonjak
Oleh : Samsul Arip | 28-Des-2007, 02:35:11 WIB

KabarIndonesia - Sidoarjo, Kelangkaan minyak tanah mulai dirasakan warga Sidoarjo. Harga perliter minyak tanah (mitan) telah mencapai Rp. 5000, meskipun harga begitu tinggi, sangat sulit mendapatkan barang itu baik di tingkat pengecer maupun agen.

Sejumlah pengecer mengaku enggan untuk kulak mitan karena sudah tingginya harga yang dipatok agen. Sofa, pemilik toko kelontong yang juga menjual mitan di Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perum TAS) II Blok O6, Kedunganten, Tanggulangin mengatakan, saat ini harga mitan di tingkat agen sudah berada di level Rp 5.000/liter. “Kalau sudah segitu, pengecer seperti saya ini mau jual berapa lagi ke konsumen,” keluhnya.

Selama ini, ia menjual mitan ke konsumen seharga Rp 2.500/liter. Tapi dengan harga kulak Rp 5.000/liter, praktis ia sudah tidak bisa lagi menjual dengan harga seperti itu. Saat ini Sofa hanya menghabiskan sisa stok di tokonya yang mulai menipis. “Saya akan kulak lagi jika harganya sudah normal,” tandasnya.

Ia menduga, tinggi dan langkanya mitan di pasar akibat kebijakan PT Pertamina yang menjalankan program konversi mitan ke gas elpiji. Jatah pasokan ke sejumlah agen juga sudah mulai di kurangi. Tingginya harga mitan juga diakui Istiqomah, pemilik toko kelontong Sumber Rejeki di Sedati.

Sejak ia membuka usaha toko sepuluh tahun lalu, baru kali ini ia mendapati harga kulak mitan di tingkat agen sebesar Rp 5.000/liter. “Pastinya saya juga akan menjual di atas harga itu. Tapi apakah laku dan konsumen tidak protes,” kata Istiqomah, yang dibenarnya Suraji, suaminya.

Dalam sehari, biasanya ia mampu menjual 1 hingga dua drum mitan ke konsumen. Ia pun mengaku hanya menghabiskan sisa stok yang masih ada. Dengan mulai tipisnya stok mitan di pasar, beberapa warga terpaksa mulai memanfaatkan kompor gas elpiji hasil pembagian Pertamina.

Seperti disampaikan Suwasti, warga Perumtas II Tanggulangin Sidoarjo. Meski ia telah mendapat jatah kompor dan tabung elpiji secara gratis dari Pertamina, hingga kini barang itu belum dimanfaatkannya. “Wong kompor minyak saya juga masih bagus, kompor gas itu ya saya simpan. Kalau sekarang minyak tanah mulai langka, mungkin kompor gas itu akan saya gunakan,” kata Suwasti.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Papua Nyatakan Dukungan Agar Otsus Jilid II Dilanjutkan pada Peringatan Hari Pahlawan Menyadari bahwa sejarah perjuangan pahlawan nasional Republik Indonesia khususnya yang tercermin pada peristiwa 10 November 2020 patut dikenang dan diteladani sebagai upaya generasi muda Indonesia dalam menghormati para pejuang yang telah merebut bangsa ini dari zaman penjajah hingga nyawa mereka
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
MENJAGA INTEGRITAS INTELEKTUAL. 19 Okt 2020 01:59 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia