KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
InternasionalBritish Counsil Resmi Luncurkan "English for Indonesia" oleh : Buddy Wirawan
13-Okt-2018, 19:50 WIB


 
 
KabarIndonesia - British Council dan Kedutaan Besar Inggris pada 2 Oktober 2018 secara resmi meluncurkan English for Indonesia yaitu program yang akan memberikan sumber belajar dan mengajar bahasa Inggris yang berkualitas dan bebas biaya untuk seluruh masyarakat Indonesia. 
Materi-materi belajar dan
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Batik adalah Indonesia 13 Okt 2018 19:47 WIB

Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB


 

Hubungkan Brands, Agency, dan Entrepreneure Muda, Lazada Luncurkan Hero Brands

 
EKONOMI

Hubungkan Brands, Agency, dan Entrepreneure Muda, Lazada Luncurkan Hero Brands
Oleh : Rohmah S | 16-Jan-2018, 22:52:38 WIB

KabarIndonesia - Platform digital kini menjadi salah satu kanal retail pilihan untuk meningkatkan hasil penjualan karena dapat menawarkan kemudahan akses dan fleksibilitas bagi konsumen. Meskipun prosentase retail online baru mencapai 2,4% dari total pasar retail, namun potensinya sangat menjanjikan, dimana pada tahun 2017 tercatat kenaikannya mencapai 1,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kesempatan yang dihadirkan platform digital menarik berbagai pihak, termasuk para brand untuk memperluas pasar secara online, antara lain dengan memiliki situs e-commerce sendiri. Namun untuk mengelolanya butuh investasi yang tidak sedikit. Hal ini lah yang melatarbelakangi Lazada memperkenalkan konsep Shop-in-shop di tahun 2014 kepada para brand, sehingga mereka bisa memiliki “toko online” sendiri di dalam platform Lazada, dan juga menawarkan jasa Lazada Marketing Solution (LMS) untuk membantu brand memaksimalkan penjualan onlinenya.

Hadir sejak 2016, Lazada Marketing Solution (LMS) menawarkan solusi strategi marketing online bagi brand untuk mengelola sendiri "toko online"nya di platform Lazada. Melalui LMS brand tidak lagi perlu merintis toko onlinenya dari nol, brand juga dapat menyesuaikan tampilan dan pesan yang disampaikan sesuai target konsumen yang diinginkan. LMS juga dapat membantu brand mengenal dan membentuk engagement yang paling sesuai untuk masing-masing target konsumen untuk meningkatkan penjualan.

Salah satu contoh keberhasilan LMS membantu brand, adalah saat salah satu brand dari perusahaan FMCG ternama berhasil mencapai 5x lipat kenaikan penjualan produk premium baby care-nya pada saat kampanye Online Revolution 2017 dibandingkan dengan hari biasa tanpa kampanye.

Melalui Shop-in-Shop atau official store brand tersebut dan juga main page Lazada, brand dapat mengedukasi konsumen tentang produk mereka dengan lebih strategis sehingga kini mereka memiliki pelanggan setia yang rutin melakukan pembelian berkala produk premium baby care baik di situs Lazada maupun aplikasinya. Melalui onsite placement produk tersebut mendapat rata-rata impresi 1,9 juta dengan konversi ke kunjungan sebesar 61% setiap harinya.

Saat ini, LMS tengah meluncurkan program terbaru bernama Hero Brands. Melalui kolaborasi bersama brand, agency, dan para entrepreneur muda program ini bertujuan untuk memposisikan brand sebagai pilihan belanja premium bagi para konsumen Lazada melalui exposure lebih tinggi di halaman depan Lazada, media sosial, dan Customer Relationship Management (CRM). Sehingga diharapkan melalui program ini  page view (PV), net merchandise value (NMV), dan item yang terjual dari brand meningkat secara signifikan melebihi non Hero Brands.

Sebagaimana disampaikan oleh Achmad Alkatiri, Chief Marketing Officer (CMO) Lazada Indonesia “Menghubungkan brand, agency, dan para entrepreneur muda dalam program Hero Brands ini, merupakan salah satu inisiatif Lazada yang diharapkan dapat melibatkan sebanyak mungkin stakeholder ekonomi digital  untuk berkolaborasi bersama dan saling menguntungkan. Diharapkan ekosistem ini dapat turut berkontribusi dalam perekonomian digital Indonesia. Ini sejalan dengan komitmen Lazada untuk mendukung pemerintah Indonesia mewujudkan target ekonomi digital Indonesia sebesar US$130 miliar pada tahun 2020 mendatang”. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Selamat HUT TNI Ke-73 13 Okt 2018 19:46 WIB

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 
Manfaat Membaca 22 Sep 2018 15:12 WIB


 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia