KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Kalimantan Selatan Krisis BBM

 
EKONOMI

Kalimantan Selatan Krisis BBM
Oleh : Puji Rahmat Se., Mm. | 28-Des-2007, 16:03:48 WIB

KabarIndonesia
Antrian panjang penduduk di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum)  bukan lagi menjadi pemandangan yang aneh bagi penduduk di daerah Kalimantan Selatan sejak pertengahan bulan Desember 2007 yang lalu.

Dalam pengamatan penulis, sepanjang perjalanan dari bandara Samsudin Noor - Banjarbaru menuju desa Sungai Danau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu yang berjarak 167 km dari Banjarmasin, antrian panjang untuk mendapatkan BBM (Bahan Bakar Minyak) selalu terjadi di setiap SPBU. Krisis bahan bakar ini, rupanya sudah mulai terjadi beberapa pekan yang lalu.

Selama beberapa hari di kampung halaman, penulis melihat bukan hanya bensin atau solar yang mengalami kelangkaan, minyak tanah pun demikian halnya. Harga eceran pada agen resmi berkisar Rp. 4.000,-/liter sedangkan harga eceran di toko kelontong mencapai harga Rp. 7.000,-/liter. Tingginya harga eceran di toko kelontong disebabkan supply minyak tanah di agen resmi telah habis dan masih menunggu supply dari perusahaan agen minyak tanah.

Kelangkaan BBM ini jelas membuat pamor pemerintah kian menurun. Rakyat kecil di daerah-daerah dan kampung, tidak memandang bagaimana kesulitan yang dihadapi negara ketika harga minyak dunia melonjak dari batas yang diperkirakan dalam APBN.

Rakyat jelata tidak mengerti berapa besar defisit anggaran yang dihadapi negara dengan adanya krisis minyak ini. Yang mereka tahu Presiden dan Wakil Presiden dalam pandangan mereka belum mampu membela kepentingan rakyat jelata.

Hidup kian susah, ditambah dengan kenaikan dan kelangkaan BBM, membuat berbagai kebutuhan pokok kian mahal, sementara daya beli tidak mengalami pertambahan yang sepadan dalam menghadapi inflasi yang terjadi.

Rakyat di daerah hanya berharap harga kembali normal, BBM kembali ada dan terjangkau. Jangan kita kembali jatuh pada krisis ekonomi seperti 9 tahun silam.

Sumber Foto: irwansidea.wordpress.com

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB


 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia