KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKota Pintar akan Ciptakan Peluang Besar, Bagaimana dengan Indonesia? oleh : Rohmah Sugiarti
20-Mei-2017, 05:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sejumlah negara di dunia, menerapkan kemajuan teknologi informasi pada proses adaptasi untuk melahirkan model pendekatan pembangunan yang relatif baru yang disebut Kota Pintar (Smart City).

Kota Pintar didesain mampu meningkatkan produktivitas manusia yang tinggal di dalamnya,
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

Kasus Mega Korupsi BLBI Dibuka Kembali
Oleh : Benny Aswadina | 04-Mei-2017, 21:57:46 WIB

Kabarindonesia - Jakarta Selatan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menetapkan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Ir. Syafruddin Arsyad Temenggung menjadi tersangka korupsi BLBI.

Kasus mega korupsi BLBI dibuka kembali, Negara dirugikan sampai Rp 3.7 Triliun.  "Jauh lebih besar dari korupsi mega proyek e-KTP mencapai Rp 2,3 Triliun dan Ketua DPR dapat jatah 7 persen dari proyek e-KTP hingga beliau (Setnov) dicekal bepergian ke luar negeri," tutur Ketua KPK Agus Rahardjo dengan mantap.

Dalam penyidikan, "KPK menemukan adanya indikasi korupsi dalam pemberian SKL (Surat Keterangan Lunas) kepada Samsul Nursalim sebagai pemegang saham pengendali Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) tahun 2004," kata Wakil Ketua KPK Brigjen Pol Purn Basaria Panjaitan pada jurnalis Tysa Novenny (Kabar Pasar) dan Eva Wondo (Metro Market) serta Pewarta KabarIndonesia di Kantor KPK, Jln HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/5) siang.

KPK menduga Syafruddi telah menguntungkan diri sendiri, orang lain atau korporasai menyebabkan kerugian Negara mencapai tiga trilun lebih. Safruddin disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 sebagaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat ke-1 KUHP.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babeloleh : Rohmah Sugiarti
17-Mei-2017, 12:26 WIB


 
  Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babel Gubernur Babel Erzaldi Rosman (berdiri) menyemangati peserta Bincang Inspiratif SATU Indonesia Awards 2017 didampingi Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana UI Emil Salim (kedua kiri) dan Wamen Diknas RI 2010-2012 Fasli Jalal (ketiga kanan), Penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2013 Hardinisa
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia