KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTol Laut, Tol Langit, dan Tol Media (Sebuah Kesaksian untuk HUT ke-13 HOKI) oleh : Wahyu Ari Wicaksono
12-Nov-2019, 01:10 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sekarang ini perkembangan teknologi media telah berkembang dengan luar biasa. Apalagi ketika muncul teknologi yang disebut sosial media. Kemunculan sosial media telah membuat banyak hal berubah. Mulai dari industri, bisnis, kehidupan sosial, gaya hidup dan banyak lainnya. Salah
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
FamGofest 2019 Hadir di BSD City 21 Nov 2019 09:18 WIB

 

 

Pemerintah Diminta Bersikap Adil Terhadap Rokok Electrik

 
EKONOMI

Pemerintah Diminta Bersikap Adil Terhadap Rokok Electrik
Oleh : Zohiri Kadir | 11-Okt-2019, 08:04:23 WIB

KabarIndonesia - Sampai saat ini pemakaian rokok electric masih simpang siur, apakah rokok electric ini sehat atau tidak. Kementerian Kesehatan belum secara tegas mengeluarkan aturan pemakaian rokok electric ini.
Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) dalam pertemuan dengan para media di kawasan Kemang, Jakarta Selatan (9/10/2019)  meminta pemerintah lebih adil dalam memperlakukan industri liquid rokok elektrik (Vape). 
"Kita berharap ada regulasi-regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah yang berpihak pada kita," ujar Ketua Assosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Aryo Ardyanto tentang pemberitaan kematian akibat Vape. 
Aryo Ardyanto  mengatakan bahwa jumlah kematian akibat Vape tidaklah sebanyak yang diakibatkan rokok konvesional, dimana Vape ini adalah sebagai rokok alternatif rokok konvensional. Perbedaan perlakuan bisa dilihat dari beberapa hal. Dalam hal pembebanan cukai misalnya, cukai yang dibebankan kepada rokok elektrik saat ini mencapai 57%. 
Sementara itu, cukai yang dibebankan kepada rokok konvensional tidak sampai setengahnya. Senada, penasehat Asosiasi Vaporizer Indonesia, Dimasz Jeremia mengatakan penetapan besaran cukai rokok seharusnya ditentukan berdasarkan tingkat emisi yang dihasilkan oleh produk. Dalam hal ini, rokok elektrik cairan yang diklaim memiliki tingkat emisi lebih rendah dibandingkan rokok konvensional dinilai pantas dikenai besaran cukai yang lebih rendah pula.
Namun demikian, Dimasz menilai pemerintah cenderung belum mengakui manfaat serta keunggulan yang dimiliki oleh rokok elektrik dibanding rokok konvensional dari segi kesehatan. Padahal Dimasz menilai pasar industri rokok elektrik cairan memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang. 
Pada tahun 2013 Ia mencatat bahwa jumlah pengguna rokok elektrik cairan hanya mencapai ratusan pengguna saja. Namun demikian, angka tersebut meningkat drastis hingga sekitar tujuh jutaan pengguna per 2018. "Kalau itu (manfaat kesehatannya) sudah diakui, (pasarnya) meledak itu pasti" jelas Dimasz. 
Meski begitu, Dimasz mengakui bahwa porsi penguasaan pasar rokok elektrik cairan dalam pasar rokok keseluruhan memang terbilang masih kecil, yakni belum mencapai 1% dari total jumlah perokok. Pelaku industri rokok elektrik cairan mengapresiasi hadirnya aturan cukai terhadap produk rokok elektrik. "Karena adanya regulasi malah akhirnya positif, artinya marketnya bagus karena muncul kepercayaan," ujar produsen cairan rokok elektrik Emkay Brewer, Eko . 
Menurut pengakuan Eko, angka rata-rata penjualan cairan rokok elektrik Emkay Brewer sebelum diberlakukannya aturan cukai rokok elektrik berkisar di antara 70.000-120.000 botol. Angka ini kemudian meningkat menjadi 500.000 botol per bulan setelah adanya aturan cukai rokok elektrik. Hal yang serupa juga dialami oleh sebuah distributor rokok elektrik cairan bernama Jakarta Vapor Shop (JVS). 
Pemilik JVS, Budiyanto mengatakan angka penjualan rata-rata cairan rokok elektrik meningkat sebesar 200%menjadi 20.000 botol per bulan setelah adanya aturan cukai rokok elektrik aturan cukai rokok elektrik.Hanya saja, memang diakui bahwa pembebanan cukai yang ada saat ini membuat margin keuntungan yang diperoleh olah pelaku rokok cairan elektrik menjadi semakin berkurang.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pemilu Spanyol Diulang 18 Nov 2019 12:05 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia