KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTol Laut, Tol Langit dan Tol Media (Sebuah Kesaksian Untuk HUT ke-13 HOKI) oleh : Wahyu Ari Wicaksono
12-Nov-2019, 01:10 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sekarang ini perkembangan teknologi media telah berkembang dengan luar biasa. Apalagi ketika muncul teknologi yang disebut sosial media. Kemunculan sosial media telah membuat banyak hal berubah. Mulai dari industri, bisnis, kehidupan sosial, gaya hidup dan banyak lainnya. Salah
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

Pengrajin Golok di Kecamatan Petir Butuh Bantuan
Oleh : Ade Nurcahyadi | 18-Apr-2010, 05:36:36 WIB

KabarIndonesia - Banten, Usaha kerajinan tradisional dari lempengan besi yang di jadikan golok atau biasa di sebut sebagai pengrajin golok yang berada di desa Seuat, kecamatan Petir, kabupaten Serang Banten yang berjumlah 50 orang dan 15 orang panday besi saat ini sangat membutuhkan suntikan dana dari pemerintah.

Bagaimana tidak, pasalnya panday dan pengrajin itu kekurangan modal, setiap harinya pengrajin hanya mampu menghasilkan 3 hingga 5 bilah golok, sedangkan panday besi menghasilkan sedikitnya 40 bahan baku untuk membuat golok. Walau begitu, mereka tetap mempertahankan usaha karena sudah menjadi warisan turun-temurun keluarga.

Menurut Usup Kepala Desa Seuat, saat di temui di kediamannya baru-baru ini mengatakan, panday besi dan pengrajin golok di desanya sudah sangat prihatin karena bantuan dari pemerintah tak kunjung tiba. padahal mereka membutuhkan sekali untuk biaya produksi. "Setiap pengrajin membutuhkan bantuan sedikitnya Rp. 50 juta untuk produksi lebih banyak, dengan sendirinya kebutuhan pasar lokal bisa terpenuhi" ujar Usup. Ia menambahkan, golok hasil kerajinan pemasarannya di nilai cukup luas. Di antaranya Rangkasbitung, Jakarta, Sukabumi hingga Provinsi Bandar Lampung.

Namun dari pangsa pasar tersebut, Bandar Lampung merupakan bidikan para pengrajin, karena pemesan terbanyak datang dari beberapa pasar yang ada di daerah tersebut. "Pengiriman golok dari desa kami tidak terlalu banyak, setiap pengrajin hanya mampu 3 hingga 5 bilah golok yang di hasilkan setiap harinya, tetapi apabila pengrajin mendapatkan bantuan berupa suntikan dana dari pemerintah, saya yakin berapapun permintaan pasar pasti terpenuhi" katanya. Jika tidak ada langkah penyelamatan, lanjut Usup. sentra kerajinan golok di desa Seuat akan semakin terpuruk. "Kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah, propinsi maupun pusat. Apabila tidak, produktifitas para pengrajin semakin sedikit dan memprihatinkan sehingga tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan pasar" ucapnya penuh harap.



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/
 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia