KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

Perkebunan, Berkontribusi Besar PDRB Jambi
Oleh : Sunarto | 29-Okt-2010, 15:04:25 WIB

KabarIndonesia - Subsektor perkebunan merupakan subsektor yang memberi kontribusi cukup besar Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jambi. Demikian disampaikan Gubernur Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM, Kamis (28/10), yang diwakili oleh Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Fachrori Umar, M. Hum, saat membuka pertemuan Asosiasi Petani Perkebunan dan Dewan Komoditi Perkebunan Provinsi Jambi, bertempat di Hotel  Wiltop Jambi.

Karenanya, ujar Gubernur, komoditas perkebunan di Provinsi Jambi menjadi komoditas strategis dan memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi di Provinsi Jambi.

Menurut Gubernur, saat ini terdapat tujuh komoditas unggulan yang perlu mendapat perhatian, masing-masing terdiri dari karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kopi, casseavera (kulitr manis), teh dan pinang. Potensi lain yakni lada, nilam, tebu dan tembakau. Dari 12 komoditas tersebut, telah memanfaatkan lahan seluas 1,3 juta hektar dan melibatkan 600 ribu kepala keluarga (KK) petani, dengan kontribusi pendapatan petani dan pelaku usaha lain sebesar Rp 13,5 triliun setiap tahun.

Lebih lanjut disampaikan Gubernur, melihat kondisi tersebut, tidak berlebihan jika orang menyebut komoditas perkebunan sebagai “hujan emas” bagi masyarakat Jambi. Namun demikian komoditas ini masih perlu dilakukan pembinaan, karena dirasakan kontribusinya belum memberikan tingkat kesejahteraan yang merata bagi para petani perkebunan di Provinsi Jambi.

Selain itu Gubernur juga menyampaikan, posisi tawar petani Jambi saat ini masih lemah. Sebagai pelaku utama seharusnya petani memperoleh imbalan yang besar dalam proses produksi, namun hak-hak dasar tersebut selalu terabaikan. Karena itu, upaya untuk menggugah petani masih harus terus dilakukan. Diperlukan membangun kebersamaan, pemerataan, kerukunan, kesetaraan serta keadilan bagi petani.

Gubernur juga menyampaikan rasa syukur, di Provinsi Jambi sejak 5 tahun terakhir telah membentuk wadah organisasi, seperti Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO), dan Asosiasi Petani Kelapa Indonesia (APKI). Bahkan awal tahun 2010 ini, telah dibentuk Dewan Rempah Indonesia Provinsi Jambi (DEKINDO).

Pembentukan asosiasi atau wadah ini merupakan pengaplikasian dari amanah Undang-undang Perkebunan Nomor 18/2004, dan perkumpulan ini  menurut Gubernur cukup efektif untuk menampung aspirasi. Sekaligus sebagai media advokasi dan komunikasi dalam memperjuangkan hak-hak anggotanya mencapai kesejahteraan.

Untuk itulah pada kesempatan itu, Gubernur berharap, agar wadah  yang telah dibentuk dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin. Gubernur juga menyampaikan, dalam visi Jambi Emas 2015, prioritas pengembangan ekonomi rakyat, Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam kerangka tersebut, sudah selayaknya para petani dibantu secara bersama, agar petani bisa berkembang dan mandiri. Melalui forum tersebut Gubernur juga berharap kepada para pengurus asosiasi dapat berperan aktif menjembatani petani untuk bisa meningkatkan pendapatannya, sehingga apa yang menjadi cita-cita Jambi Emas 2015 dapat terwujud.

Di samping itu, peran wadah yang dibentuk ini diharapkan agar dapat memberikan bimbingan dan mengembangkan anggota-anggotanya dalam menunjang pembangunan nasional dan daerah menuju terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.

Sebelumnya Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Ir. H. Tagor Mulia Nasution, MM melaporkan, tujuan pertemuan ini guna memberikan pembekalan pada pengurus asosiasi, diskusi antarpengurus, penyusunan program kerja tahun 2011, dan menyususn/merumuskan peluang kerjasama kemitraan antara asosiasi petani, asosiasi pengusaha dan dewan komoditi, dan melantik pengurus Dewan Pengurus Provinsi (DPP) APKASINDO, APKARINDO dan DEKINDO Provinsi Jambi.

Pertemuan ini dilaksanakan 2 hari (27-28 Oktober 2010), yang diikuti 50 peserta. Masing-masing dari APKASINDO, APKARINDO, APKI, DEKINDO, Majelis Permusyawaratan Anggota Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (Gaperindo) Provinsi Jambi periode 2010-2015, dan Asosiasi Petani Jarak Pagar Indonesia (APJP).

Sedang pengurus yang dilantik pada kesempatan ini terdiri dari APKASINDO, APKI, Majelis Permusyawaratan Anggota GAPERINDO Provinsi Jambi. Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Apkasindo periode 2010-2014, Mahital, SE, Wakil Ketua Yansori. A.Kep, dan Kliwon, Sekretaris Sudirman, S.Pd, Wakil Sekretaris Eswara dan Solihin, dan sebagai bendahara Diantoni, SP dengan wakil M. Amin.

Untuk kepengurusan Dewan Kelapa Indonesia Provinsi Jambi periode 2010-2014 terdiri dari Dewan Pengurus Ketua AM Amcik Sulaiman, Wakil Ketua H. Lamsirca,  Sekretaris Ir. Husnawati, Ir. Sislawati, Ir. Ridwanakil dan Munstar, dan sebagai bendahara Ir. Yulia Trisna, yang dilengkapi dengan bidang-bidang.

Kemudian Mejelis Permusyawaratan Anggota GAPERINDO Provinsi Jambi periode 2010-2015, Ketua Mahital, SE, Wakil Ketua Muhammad, ST, Sekretaris Ir. Simon Petrus, yang dilengkapi anggota kepengurusan lain. Hadir pada kesempatan ini Ketua Umum Gaperindo yang diwakili Dr. Salam Taher, Ketua Umum Dewan Kelapa Indonesia Prof. Dr. Irawadi Jamaran, Ketua Umum Apkarindo H. Lukman Zakaria, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jambi dan undangan lain. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB


 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia