KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Budi Hidajat adalah gembala senior IFGF Semarang dan telah menggembalakan selama 24 tahun. Kerinduannya adalah membangun setiap jemaat Tuhan untuk bisa menjadi pribadi yang berhasil dalam keluarga, pekerjaan dan pelayanan. Bersama istrinya, Ibu Nany Widjaja, mereka dikarunia dua orang
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
Sekeping hati 06 Jan 2018 16:05 WIB

 

 
BERITA LAINNYA
 
 

 
 
EKONOMI

Pupuk Melangit, Petani Pacitan Menjerit
Oleh : Hernawan A. Priyana | 27-Des-2008, 13:04:59 WIB

KabarIndonesia, Pacitan - Memasuki musim tanam kali ini, para petani mendapat kado pahit dari pemerintah berkuasa. Setelah kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi, kini para petani dihadapkan pada masalah krusial yakni melangitnya harga pupuk. Bahkan, harganya tembus hingga 125 ribu rupiah persak. Itu pun harus didahului dengan mengantri.

"Berapa pun harganya kami harus membeli, Mas," ungkap Sukidi, 35, salah seorang petani di Kecamatan Tulakan, Pacitan saat di temui pewarta HOKI (27/12).

Menurut Sukidi, rata-rata umur padi yang ditanam oleh petani sudah berumur 1 bulan. Dan harus segera di pupuk agar tidak mati. Jadi, berapa pun harga pupuk yang ditawarkan oleh para pengecer, Sukidi dan yang lainnya tidak bisa menolak. Padahal, dengan harga yang melangit, saat musim panen nanti dapat dipastikan merugi.

"Petani kecil seperti kami hanya bisa pasrah. Mengapa setiap tahun kok pupuk langka dan mahal ya,"  keluhnya.

Jeritan yang sama juga dirasakan oleh Sumarto. Petani di Desa Bungur ini merasakan sulitnya untuk mendapatkan pupuk dengan harga murah. Pupuk yang mestinya mendapatkan subsidi dan bisa dicari ke KUD, kini menjadi barang langka. "Kalau pun ada,  Kami harus membeli persak. Padahal dahulu bisa beli eceran," katanya.

Kelangkaan dan mahalnya harga pupuk saat ini bisa jadi akibat kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada petani. Sebagai bukti, selain distribusi yang amburadul, subsidi yang diberikan kepada para petani tidak sesuai dengan kebutuhan. Sehingga, setiap kali musim tanam tiba, persoalan serupa selalu terulang. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Belajar Menjadi Orang Kaya 16 Jan 2018 08:56 WIB


 

 

 

 

 
 

 

 
 

 

 
Kereta Kehidupan 03 Jan 2018 03:08 WIB

Kemarin Hari Ini dan Esok 03 Jan 2018 02:04 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia