KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
EKONOMI

Pupuk Melangit, Petani Pacitan Menjerit
Oleh : Hernawan A. Priyana | 27-Des-2008, 13:04:59 WIB

KabarIndonesia, Pacitan - Memasuki musim tanam kali ini, para petani mendapat kado pahit dari pemerintah berkuasa. Setelah kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi, kini para petani dihadapkan pada masalah krusial yakni melangitnya harga pupuk. Bahkan, harganya tembus hingga 125 ribu rupiah persak. Itu pun harus didahului dengan mengantri.

"Berapa pun harganya kami harus membeli, Mas," ungkap Sukidi, 35, salah seorang petani di Kecamatan Tulakan, Pacitan saat di temui pewarta HOKI (27/12).

Menurut Sukidi, rata-rata umur padi yang ditanam oleh petani sudah berumur 1 bulan. Dan harus segera di pupuk agar tidak mati. Jadi, berapa pun harga pupuk yang ditawarkan oleh para pengecer, Sukidi dan yang lainnya tidak bisa menolak. Padahal, dengan harga yang melangit, saat musim panen nanti dapat dipastikan merugi.

"Petani kecil seperti kami hanya bisa pasrah. Mengapa setiap tahun kok pupuk langka dan mahal ya,"  keluhnya.

Jeritan yang sama juga dirasakan oleh Sumarto. Petani di Desa Bungur ini merasakan sulitnya untuk mendapatkan pupuk dengan harga murah. Pupuk yang mestinya mendapatkan subsidi dan bisa dicari ke KUD, kini menjadi barang langka. "Kalau pun ada,  Kami harus membeli persak. Padahal dahulu bisa beli eceran," katanya.

Kelangkaan dan mahalnya harga pupuk saat ini bisa jadi akibat kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada petani. Sebagai bukti, selain distribusi yang amburadul, subsidi yang diberikan kepada para petani tidak sesuai dengan kebutuhan. Sehingga, setiap kali musim tanam tiba, persoalan serupa selalu terulang. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia