|
|
|
| |
KabarIndonesia - "People are not poor because they are stupid or lazy. People are poor because they have no financial structures to help them! Poverty is a structural problem, not a personal problem."
(Pidato Prof. Muhammad Yunus, Konseptor Grameen Bank, selengkapnya....
|
|
|

IPTEK
Bandung Ruby on Rails Workshop
Oleh : Igun Gunawan | 29-Jul-2008, 18:22:11 WIB
|
KabarIndonesia, Bandung - Dengan didukung oleh PT INTI (PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)), KlariTI (Klaster Industri Telematika Indonesia), RICE (Regional IT Centre of Excellence) Bandung, OpenSUSE Indonesia, Klub Linux Bandung, Ubuntu Indonesia, dan IGOSCenter, Komunitas Ruby Indonesia mengadakan workshop Ruby on Rails (RoR) Fundamental.
Berlokasi di Gedung Pusat Teknologi PT INTI (Persero) Jl Moh. Toha 77, Bandung. Pelatihan Workshop Ruby on Rails Fundamental ini langsung dibimbing oleh Arie Kusuma Atmaja bertindak sebagai mentor. Sedikitnya 50 peserta hadir baik dari intern PT INTI sendiri maupun dari komunitas Ruby dan para mahasiswa.
Menurut Widoyo PH Ketua Panitia Acara Bandung RoR, di batasinya jumlah peserta sampai 50 orang, adalah agar workshop yang diadakan lebih fokus. Sementara itu beberapa komentar peserta mengacungi jempol atas keberhasilan workshop yang dapat memenuhi target.
Dihari Pertama Bapak Widoyo, memaparkan kelebihan dari RoR yang dapat lebih memanajemen software. "Sebenarnya dalam membuat aplikasi software manajemen/software development kita harus ada ada yang memanajemen ouput, sehingga kita bisa mentrack kembali. Dan menurut saya keseluruhan di kita itu biasanya coding, compile selesai," paparnya.
Widoyo juga mencotohkan bahwa di ruby terdapat log time, yang dapat ditrack kembali. RoR juga sudah mencakup MVC (Module View Controler), sehingga masing-masing bisa dibagi-bagi tugasnya.
Sementara itu Arie Kusuma Atmaja selaku mentor lebih banyak memaparkan tentang bagaimana memulai membuat berbagai macam aplikasi, dengan pengalamannya yang pernah bekerja di salahsatu perusahaan terkemuka IT di malaysia, alasan utamanya adalah dengan cara membuka diri. Maksud membuka diri disini adalah dengan cara memberikan namanya/nicknya secara benar bukan menggunakan nama samaran.
Selain itu juga dijelaskan tentang pengertian Free Source, bahwa menurutnya free source itu bukanlah diartikan gratis, tetapi diartikan bebas. Bebas siapa yang mengembangkan, bebas menggunakan framework dll.
Menjawab pertanyaan peserta workshop, tentang pandangan RoR dari segi keamanannya, menurut Arie Kusumaatmaja hal itu dapat di minimalisir, namun di dunia hacking secara keseluruhan bahwa keamanan suatu aplikasi tidaklah mustahil dapat ditembus.
Sementara itu pada sesi ke-2, dimana para peserta dilangsungkan praktek lapangan, tampak sebagian besar para peserta sedikit kikuk, ada yang beralasan biasanya mereka menggunakan PHP dan baru mengenal RoR, dan banyak alasan-alasan lain, tetapi tidak menyulutkan semangat mereka untuk berlatih. Acara pun berakhir pada pukul 17.00 dan akan dilanjutkan pada tanggal 29 Juli 2008.
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com/
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
Hujan yang turun semalaman membuat Jalan Pemuda, Semarang, 17 juni 2013 tergenang banjir, namun tidak membuat Kantor Pos Besar Semarang tutup melainkan tetap buka dan beraktifitas seperti biasa. (*)selengkapnya.... |
|
|
|
|
|