KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
Astra Konversikan Peran Nyata Masyarakat dalam Program
KabarIndonesia - PT Astra International Tbk pada hari ini (22/9) menyerahkan 1.500 pasang sepatu kepada murid-murid di Kabupaten Nias, Sumatera utara. Penyerahan sepatu dan tas ini dihadiri oleh Bupati Nias Sokhiatulo Laoli, Wakil Bupati Nias Arosökhi Waruwu, Sekretaris Direktorat Jenderal
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Sebelum Semua Berlalu 23 Sep 2016 09:49 WIB

Pena Siang 30 Aug 2016 19:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Fan Elvis Sejak Balita 16 Sep 2016 05:59 WIB


 

 

Bandung Ruby on Rails Workshop

 
IPTEK

Bandung Ruby on Rails Workshop
Oleh : Igun Gunawan | 29-Jul-2008, 18:22:11 WIB

KabarIndonesia, Bandung - Dengan didukung oleh PT INTI (PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)), KlariTI (Klaster Industri Telematika Indonesia), RICE (Regional IT Centre of Excellence) Bandung, OpenSUSE Indonesia, Klub Linux Bandung, Ubuntu Indonesia, dan IGOSCenter, Komunitas Ruby Indonesia mengadakan workshop Ruby on Rails (RoR) Fundamental.

Berlokasi di Gedung Pusat Teknologi PT INTI (Persero) Jl Moh. Toha 77, Bandung. Pelatihan Workshop Ruby on Rails Fundamental ini langsung dibimbing oleh Arie Kusuma Atmaja bertindak sebagai mentor. Sedikitnya 50 peserta hadir baik dari intern PT INTI sendiri maupun dari komunitas Ruby dan para mahasiswa.

Menurut Widoyo PH Ketua Panitia Acara Bandung RoR, di batasinya jumlah peserta sampai 50 orang, adalah agar workshop yang diadakan lebih fokus. Sementara itu beberapa komentar peserta mengacungi jempol atas keberhasilan workshop yang dapat memenuhi target.

Dihari Pertama Bapak Widoyo, memaparkan kelebihan dari RoR yang dapat lebih memanajemen software. "Sebenarnya dalam membuat aplikasi software manajemen/software development kita harus ada ada yang memanajemen ouput, sehingga kita bisa mentrack kembali. Dan menurut saya keseluruhan di kita itu biasanya coding, compile selesai," paparnya.

Widoyo juga mencotohkan bahwa di ruby terdapat log time, yang dapat ditrack kembali. RoR juga sudah mencakup MVC (Module View Controler), sehingga masing-masing bisa dibagi-bagi tugasnya.

Sementara itu Arie Kusuma Atmaja selaku mentor lebih banyak memaparkan tentang bagaimana memulai membuat berbagai macam aplikasi, dengan pengalamannya yang pernah bekerja di salahsatu perusahaan terkemuka IT di malaysia, alasan utamanya adalah dengan cara membuka diri. Maksud membuka diri disini adalah dengan cara memberikan namanya/nicknya secara benar bukan menggunakan nama samaran.

Selain itu juga dijelaskan tentang pengertian Free Source, bahwa menurutnya free source itu bukanlah diartikan gratis, tetapi diartikan bebas. Bebas siapa yang mengembangkan, bebas menggunakan framework dll.

Menjawab pertanyaan peserta workshop, tentang pandangan RoR dari segi keamanannya, menurut Arie Kusumaatmaja hal itu dapat di minimalisir, namun di dunia hacking secara keseluruhan bahwa keamanan suatu aplikasi tidaklah mustahil dapat ditembus.

Sementara itu pada sesi ke-2, dimana para peserta dilangsungkan praktek lapangan, tampak sebagian besar para peserta sedikit kikuk, ada yang beralasan biasanya mereka menggunakan PHP dan baru mengenal RoR, dan banyak alasan-alasan lain, tetapi tidak menyulutkan semangat mereka untuk berlatih. Acara pun berakhir pada pukul 17.00 dan akan dilanjutkan pada tanggal 29 Juli 2008.





Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Orasi Warga Desa Kuyunoleh : Muhammad Zakaria
03-Sep-2016, 21:44 WIB


 
  Orasi Warga Desa Kuyun Sejumlah warga Desa Kuyun, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah berorasi di halaman gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRK) setempat. Warga meminta agar anggota dewan mengusut Kepala Desa beserta perangkatnya yang diduga telah melakukakan korupsi terhadap dana desa ratusan juta rupiah
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pancasila, Ideologi Terbuka 23 Sep 2016 09:52 WIB


 

 
 

 
GIIAS Hadirkan Kemewahan Otomotif 12 Aug 2016 11:56 WIB


 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 
Sungai Citarum Sakit Keras 07 Aug 2016 10:09 WIB


 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia