KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
BudayaPeran Serta Ita Siregar dalam Mengembangkan Dunia Sastra Kristen di Indonesia oleh : Fida Abbott
13-Feb-2018, 23:22 WIB


 
 
KabarIndonesia - Berkenalan dengan sosok Ita Siregar beberapa tahun lalu bukanlah suatu hal yang kebetulan. Saya bertemu dengannya lewat salah satu media sosial terbesar di dunia, yaitu facebook, melalui sebuah grup penulisan. Facebook memungkinkan siapa pun berkenalan dengan mudah walau
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

Merakyatlah 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 
 
IPTEK

Pentingnya "Open Source" dalam Pendidikan
Oleh : Efrizal Hardiman | 14-Apr-2011, 01:09:15 WIB

KabarIndonesia - Perkembangan teknologi di dunia terus berkembang pesat, khususnya di Indonesia sebagai negara berkembang.  Penerapan dan pemanfaatan teknologi harus bisa dikuasai oleh anak bangsa yang akan menjadi penerus bangsa nantinya.

Teknologi identik dengan komputer yang secara umum kita kenal dan dioperasikan oleh sebuah sistem operasi. Sistem operasi inilah yang nantinya akan digunakan untuk melakukan operasi-operasi dan pemasangan aplikasi-aplikasi untuk menunjang kinerja perusahaan dan perkantoran.

Untuk itulah dibutuhkan tenaga-tenaga ahli IT yang bisa membantu untuk memberikan pengajaran kepada masyarakat tentang perkembangan teknologi ini. Open source  adalah sebuah istilah yang digunakan bagi pengembang teknologi yang menyertakan kode sumbernya dan tidak memungut biaya atas lisensi atau dengan kata lain tidak ada lisensi dalam program atau aplikasi dan sistem operasi yang dibuat.  Gratis.  Walau demikian pihak pengembang diperbolehkan untuk memungut dana distribusi kepada pengguna.

Berbicara tentang open source tentunya akan ada banyak pertanyaan serta argumen terkait masalah ini. Open source perlu diterapkan dalam dunia pendidikan karena selain sifatnya yang gratis, juga kode sumbernya bisa kita dapatkan.  Artinya kita dapat membangun ulang aplikasi atau sistem operasi yang disertakan kode sumbernya yang legal karena open source di bawah lisensi GPL (General Public License).   Kita telah melakukan modifikasi atas program tersebut, melaporkan hal ini kepada pihak GPL dan mengonfirmasikannya.  Selanjutnya adalah selesai. Hanya seperti itu, asal tidak mengatasnamakan program yang dibuat atas nama sendiri jika program itu berasal dari orang lain.
 
Apakah open source itu sulit? Jawabannya tidak sulit, hanya saja perlu pembiasaan. Contoh-contoh dari open source adalah sistem operasi linux, aplikasi pengolah kata open office.org yang sekarang sudah ada versi libre office.org, aplikasi pemutar lagi exaile, dan masih banyak lagi.

Pembiasaan open source perlu diterapkan sejak dini karena jika tidak, pembajakan akan terus dilakukan, dan pembajakan itu dilarang.  Selain itu juga bisa menekan biaya pengeluaran. Dapat kita bayangkan jika harus membeli sebuah program dengan lisensi Rp. 2.000.000 per programnya.  Dengan sebuah aplikasi gratis yang hanya mengeluarkan dana sekitar Rp. 10.000 untuk biaya ongkos kirim saja dan memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dari aplikasi yang berbayar. Tentunya kita akan lebih memilih yang mana?  Dengan begitu nantinya Indonesia bisa memiliki akreditas dalam produksi teknologi dan menghentikan pembajakan.  Kita dapat melakukannya.  Kapan lagi kalau bukan sekarang? (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia