KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Nasional21 JUNI HARI ISTIMEWA oleh : Tonny Djayalaksana
24-Aug-2019, 15:51 WIB


 
 
KabarIndonesia - Dihadirkannya seorang saksi ahli dari pihak terkait yaitu Prof Dr Edward Omar Sharif Hiariej yang kesaksiannya mampu mementahkan semua dalil-dalil pihak pemohon secara baik dan luar biasa. Melalui kesaksiannya tersebut maka tanggal 21 Juni 2019 itupun seperti menjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Teknologi vs Teologi (1): Motivasi Tertinggi adalah Cinta/Love

 
IPTEK

Teknologi vs Teologi (1): Motivasi Tertinggi adalah Cinta/Love
Oleh : Tonny Djayalaksana | 23-Mar-2019, 18:41:40 WIB

KabarIndonesia - Seorang ilmuwan besar di abad ke-20 yang namanya Albert Einstein pernah berkata: ILMU TANPA AGAMA BUTA, AGAMA TANPA ILMU LUMPUH.

 Sejak ada fim kartun dari Jepang Power Ranger, Gundam, sampai ke Transformer-nya Steven Spielberg, saya berpikir bahwa orang-orang yang memiliki intuisi/daya pikir yang bisa menciptakan bentuk dan fungsi robot itu luar biasa sekali. Saya jadi teringat waktu kecil dulu senang sekali membaca komik Flash Gordon. 

Pada saat itu, dalam pemikiran saya cerita komik Flash Gordon tersebut hanyalah khayalan belaka. Namun ternyata, saat ini saya baru menyadari bahwa sebagian besar cerita dalam komik tersebut, termasuk senjata-senjata yang dipakai dalam cerita tersebut, hari ini sudah menjadi kenyataan, bukan berupa cerita lagi.    

Kenyataan ini semakin memperkuat pemikiran bahwa kekuatan daya pikir/intuisi seseorang itu, kalau dipikirkan secara terus menerus, suatu saat bisa menjadi wujud yang nyata. Bukankah sering saya katakan bahwa semua pembangunan yang ada di semesta ini, dari zaman ke zaman merupakan hasil dari pada daya pikir/intuisi manusia-manusia yang hidup pada zaman tersebut.    

Jadi dengan demikian tidak tertutup kemungkinan bahwa semua robot-robot, yang saya tulis di atas tadi, dengan segala senjata yang canggih tersebut, suatu saat bisa menjadi wujud yang nyata.    

Apakah bisa kita bayangkan, kalau semua cerita yang ada di film robot tersebut adalah sebuah kenyataan, akan seperti apa keadaan semesta ini?     
Saat ini di beberapa negara maju, sedang mengembangkan senjata-senjata untuk perang yang super canggih. Sebut saja diantaranya seperti drone misalnya. Jadi suatu saat nanti dalam sebuah peperangan sudah bukan memakai pasukan dari manusia lagi, semuanya diganti mesin dan robot.  

  
Saya membayangkan dimasa-masa mendatang manusia hanya akan sibuk menjadi operator dan programer mesin dan robot saja. Hampir semua perkembangan peradaban manusia ini diciptakan oleh kekuatan daya pikir manusia/intuisi.    


Tidak heran banyak kaum muda milenial yang saat ini beralih menjadi Atheis (tidak percaya dengan keberadaan Tuhan), karena mereka menganggap semua kemajuan ilmu pengetahun dan teknologi yang saat ini telah dicapai itu adalah berkat kecerdasan manusia itu sendiri. 

    
Menurut saya pengertian mereka seperti itu sah-sah saja. Karena pada dasarnya ilmu-ilmu teologi, khususnya agama Islam, yang diajarkan masih berbasis Reward-Punishment, Pahala-Dosa, dan Surga-Neraka. Seperti juga yang sering saya katakana, bahwa hal demikian itu adalah termasuk motivasi kelas paling rendah. Yang seharusnya terjadi adalah saat ini belajar spiritual/agama itu mestinya sudah sampai pada tingkatan motivasi yang paling tinggi yaitu Love/Cinta.    

Sejak tahun 1979 saya mulai belajar agama Islam, jadi hingga saat ini kurang lebih baru dua tahun ini saya mendapatkan pencerahan secara Spiritualitas. Tepatnya selama lebih kurang 38 tahun saya belajar berbasis Al-Quran dan Hadits.    

Banyak cerita dalam Al-Quran dan Hadits, yang menceritakan tentang peperangan. Diantaranya adalah cerita perang Badar, perang Uhud, perang Tabuk dan perang-perang atau konflik antara sesama Islam serta perang-perang lanjutan lainnya yang tidak berkesudahan sampai saat ini. Sudah cukup lama saya mempelajari sedikit tentang sejarah negara-negara jazirah Arab yang di Timur Tengah.    

Sudah kurang lebih 1500 tahun sejak agama Islam lahir di Jazirah Arab, semenanjung itu telah menjadi "Dunia Perang". Boleh jadi, bangsa Arab adalah satu-satunya bangsa di dunia ini yang tiada henti-hentinya berkonflik dan berperang.    

Sejak wafatnya Nabi Muhammad, kekhalifahan (pimpinan) beralih kepada empat sahabat Nabi, yaitu Abu Bakar, Umar Bin Khatab, Utsman Bin Affan dan Ali Bin Abu Thalib. Semua sahabat-sahabat Nabi tersebut, berakhir dengan sangat tragis. 

Mereka dibunuh oleh saudara se-agamanya, dan itu terus berlanjut hingga saat ini dalam berbagai konflik sedang terjadi, seperti perang saudara antara Iran-Iraq dan Kuwait-Iraq. Perang antara Islam Sunni-Islam Syiah. Perang Arab Saudi-Israel, Perang Arab Saudi -Yaman, Taliban di Afghanistan, ISIS di Suriah, konflik di Mesir. Kematian ratusan ribu jemaah Haji. Kemiskinan dan kemelaratan dimana-mana, dan banyak lagi kasus-kasus lainnya. 

Saya mungkin adalah salah satu orang yang tidak percaya dengan adanya perang agama atau perang antar agama. Menurut saya, yang ada  hanyalah perang ego, kepentingan dan politik. Kerena bagi saya, jika seseorang itu sudah betul-betul memahami tentang rahasia Ilahi, dan sadar betul untuk apa dia dihadirkan Tuhan/Allah di semesta ini, sungguh mustahil kalau sampai punya niat untuk berperang. 

Apalagi membunuh sesama makhluk ciptaan Tuhan/Allah yaitu manusia. Tuhan/Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Mungkinkah menciptakan sesama makhluk yang namanya manusia di semesta ini, hanya untuk dimusuhi, diperangi bahkan sampai dibunuh?  

Bukankah Tuhan/Allah itu tidak punya keinginan, dan juga tidak terjebak oleh ruang dan waktu, seperti layaknya Manusia? Kerena Tuhan/Allah itu tidak ada sesuatupun yang menyerupainya. (LAISA KAMISLIHI SYAI'UN). (Bersambung) 

Penulis: Tonny Dayalaksana - Mualaf Zaman 
NowENTLIGHTENDED Convert Will Bring ELIGHTENMENTwww.djayalaksana.com       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
DI ATAS LANGIT ADA LANGIT 23 Aug 2019 14:03 WIB


 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia