KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupPembangunan PLTB Membuat Hutan Gunung Slamet Terancam Tak Selamat oleh : Rohmah Sugiarti
15-Aug-2017, 02:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah yang memiliki hutan tropis alami terakhir di Pulau Jawa dengan berbagai kekayaan flora dan fauna khas mulai dari Elang Jawa, Macan Tutul, Anggrek Gunung, hingga spesies Katak yang belum diberi nama,
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Sajak Kodok I 17 Aug 2017 09:09 WIB

Rintih Sedih Diriku Padamu 17 Aug 2017 09:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Varietas Padi Unggul “SIDENUK” Ditanam Perdana di Cianjur

 
IPTEK

Varietas Padi Unggul “SIDENUK” Ditanam Perdana di Cianjur
Oleh : Bahran Andang | 02-Mar-2017, 10:30:19 WIB

KabarIndonesia - Cianjur, Sejak dirilis Mei 2011 lalu melalui SK. Menteri Pertanian No. 2257/Kpts/SR.120/2011, varietas padi Sidenuk (Si Dedikasi Nuklir) terus dikembangkan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerja sama dengan Kemenristekdikti dan Universitas Padjadjaran Bandung.  Penanaman perdana di Cianjur dihadiri pihak BMKG, PP. Kerja Solo (produsen benih hasil inovasi BATAN), PT. Sumber Rejeki Indotani (produsen pupuk organik ABG) dan Kelompok Tani "Saung Incu" Cianjur.   

Sidenuk adalah hasil perbaikan dari varietas 'diah suci' yang merupakan varietas hasil persilangan Cilosari dan IR 74 yang kemudian dimutasikan dengan cara iradiasi oleh BATAN. Diah suci ini punya rasa yang enak dan produktifitas tinggi. Pemberian pupuk mesti proporsional supaya tidak rebah. Batang padi Sidenuk lebih pendek 15 cm dari Diah Suci.

Di tempat terpisah, Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti Dr. Ir. Ophirtus Sumule menjelaskan bahwa,  konsep pemberdayaan petani padi melalui Model Klaster Inovasi akan terus dikembangkan.  "Model Klaster Inovasi adalah suatu bentuk model usaha tani yang inovatif, dimana proses perencanaan, penyiapan bibit, penyemaian, pola tanam, produksi, pengolahan tanah pasca panen hingga proses produksi dan pemasaran merupakan satu-kesatuan mata rantai produksi dengan penerapan teknologi dan inovasi peralatan tepat guna," jelas Ophirtus.

Sementara itu, Prof. Dr.Ir Tualar Simarmata, MS, penemu inovasi dan teknologi pola tanam Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAT-BO) menerangkan, bahwa IPAT-BO merupakan sistem produksi holistik dan terencana (by design) dengan menitikberatkan pemanfaatan kekuatan biologis tanah & tanaman untuk melipatgandakan hasil produksi panen. Dengan teknologi ini petani hemat air, bibit dan pupuk kimia. Telah terbukti di beberapa lokasi demplot (demonstration plot), diperoleh hasilnya sangat maksimal melalui perbanyakan jumlah anakan, malai  yang panjang dan jumlah bulir yang banyak.  

Kasubdit Sistem Infromasi dan Diseminasi Teknologi Kemristekdikti, Ir. M. Syachrial Annas merinci, bahwa varietas Sidenuk juga akan ditanam serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sebagai rangkaian kegiatan Bakti Teknologi dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-22 (Hakteknas) yang akan dipusatkan di kota Makassar, Agustus 2017 mendatang.*)        

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Astra Pertahankan Tradisi Upacara di HUT ke-72 Kemerdekaan RI 2017 Upacara pengibaran bendera menjadi tradisi seluruh direksi dan karyawan anak perusahaan dan kantor cabang Astra di seluruh Indonesia. Ini merupakan wujud kecintaan Astra terhadap bangsa dan negara. Nampak Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto bertindak sebagai pembina upacara
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Beda Hemat dan Pelit 15 Aug 2017 02:01 WIB


 
Timnas U-22 Berangkat ke Malaysia 13 Aug 2017 11:00 WIB

 

 

 

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia