KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniPresiden, Jangan Cengeng! oleh : Iman
29-Jul-2010, 01:22 WIB


 
 
Presiden, Jangan Cengeng!
KabarIndonesia - Di sela-sela pencanangan Gerakan Indonesia Bebas Pemadaman Listrik Bergilir di Mataram kemarin, Presiden SBY kembali curhat. Beliau mengeluh dengan menyebut ada gerakan politik yang saat ini berkampanye keliling Indonesia menjelek-jelekkan pemerintahan. Gerakan itu, kata SBY, mengatakan seolah-olah Indonesia
selengkapnya....


 

Enthusiasm by Fida R. Abbott

 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Jurnalis 25 Jul 2010 19:29 WIB

Lowongan Desainer Grafis 19 Mei 2010 14:56 WIB

 
Peringkusan Buruh Bongkar Muat 29 Jul 2010 01:39 WIB

 
Senja di Danau Bratan 29 Jul 2010 01:31 WIB

Citambur, Berdebur 26 Jul 2010 23:20 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
GM Memang Lebay! 28 Jul 2010 11:11 WIB

Absensi Anggota Dewan 28 Jul 2010 02:32 WIB

 
 
BUDAYA

Surabaya International Performance Art Event 2008
Oleh : Abdul Malik | 18-Okt-2007, 14:06:06 WIB

SIP-AE 2008: Surabaya International Performance Art Event 2008

PROBALANCE: In The Name of City

KabarIndonesia - April 2008, variasi Venue (Taman Budaya Jawa Timur, Tugu Pahlawan, Balai Pemuda, Museum dan Kebun Binatang)

INTRO

‘Probalance’ adalah tafsiran dari berbagai obrolan dan pertemuan seniman (performance artist) Jakarta, Bandung, Jogja dan Solo. serta dari usulan ide dan harapan di Surabaya untuk mengadakan perhelatan ‘performance art’ secara internasional. Melalui beberapa obrolan dengan S.Tedy (seniman Kontemporer-Jogja), SS Listyowati (Performance artist-Jakrta) saat di Surabaya, juga kunjungan kita ke Festival Perf:urban Jogja menemui Arahmaiani (Seniman Kontemporer dan Performans artist–Bandung), menghasilkan ide gagasan SIP-AE 2008 atau kepanjangannya Surabaya International Performance Art Event 2008. Selain itu inisiatif ini didukung oleh Melati Suryodarmo (Performance artist & Direktur Festival ‘Unclosed Territorial #2’ 2008 di Solo) mengajak kerjasama festival berlanjut dan meneruskan tour ke Surabaya, melalui tema baru dari AREK Performance yaitu PROBALANCE; In The Name of City.

Kerangka kuratorial yang mendasari Surabaya International Performance Art 2008 atau SIP-Ae2000 adalah Probalance; Mencari keseimbangan, atas nama kota; sebuah terminal sejarah kota, yang pernah menjadi tempat ‘transit’ para seniman era ’60 - ‘80. Saat itu Surabaya menjadi ‘penyambung rantai’ perjalanan darat para seniman dari Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta yang akan menuju pulau Bali maupun sebaliknya. Peluang itu menjadi ajang sillaturahim, diskusi menyalurkan energi kreatif dan mengkritisi perkembangan, atau mencari definisi baru tentang kesenian saat itu. Sehingga Sanento Yuliman pernah juga membuat makalah untuk simposium nasional seni rupa (berjudul: Dua Seni rupa) di Dewan Kesenian Surabaya pada bulan Juli 1984. namun seiring dengan waktu, pergerakan para seniman kini lebih banyak dilakukan melalui perjalanan udara, sehingga banyak gagasan dan aksi seni yang mampat di tempat.

Probalance: kata menuju Performance
Surabaya yang telah dikenal sebagai kota INDAMARDI (Industri, Dagang, Maritim dan Pendidikan) dan kota Metropolitan ke-dua, ternyata masih mempunyai standar apresiasi yang tinggi terhadap nilai-nilai seni dan kebudayaan, ditandai dengan mekanisme kerja yang terus berkembang, begitu banyak kegiatan festival seni atau even-even seni lainnya. Kemeriahan itu juga didukung banyaknya artist independent bermunculan. Sebagian besar telah mengalami bagaimana lika liku pelaksanaan proses kreatif dan penyajiannya. Suatu kewajaran bahwa dalam usaha meningkatkan mutu kehidupan baik secara fisik maupun kejiwaan sama-sama mendapat perhatian.

Surabaya juga disebut sebagai kota pahlawan memiliki latar belakang sejarah perjuangan bangsa yang dramatis melawan penjajah. Peristiwa bersejarah itu ditandai meletusnya perang di Surabaya pada 10 nopember 1945 melawan Belanda yang berpusat di hotel Yamato (sekarang Hotel Majapahit). Dengan senjata seadanya merebut kembali kemerdekaan secara heroic dan efektif. Perebutan kekuasaan juga ditandai dengan jatuhnya banyak korban jiwa dari para pejuang yang memanjat tower/puncak gedung ber-bendera Belanda (merah, putih, biru) hingga mencapai puncak dan merobek warna biru, menjadi simbol kemenangan mengembalikan bendera Indonesia (merah, putih) berkibar kembali.

Perang perjuangan itu menjadikan kota Surabaya disebut
kota Pahlawan.

Surabaya dan Yin Yang: Surabaya berasal dari dua kata atau konsep filosofi; Sura dan Baya, atau Ikan Suro dan Boyo (Buaya). Suro atau Ikan Hiu symbol dari hal-hal positif sedangkan Boyo, bahaya atau Buaya menjadi symbol hal-hal negative. Sehingga bisa diartikan bahwa SUROBOYO adalah sebuah pergulatan antara ‘yang baik’ dan ‘yang buruk’, hanya bagaimana kita dapat mencari keseimbangannya masing-masing layaknya symbol yin-yang yang menaruh lingkaran kecil pada masing-masing yin dan yang. Jadi surabaya juga bisa diumpamakan sebagai kota Yin-Yang.

Aspek-aspek lain yang menjadi imbas isu problem perkotaan dalam pemaknaan yang lebih luas secara sosiologis, filosofis bahkan semiologis sangat dimungkinkan untuk muncul dalam even ‘Probalance’ ini.

Acara ini terdiri dari empat bagian yaitu:
1.Action art / Performance art
2.Screen - Pemutaran Dokumentasi karya-karya Performance art
3.Talk show
4.Crowd
Tari Remo-Ludruk
Reog Ponorogo
Kuda Lumping

Yang terlibat dalam acara:
(Talkshow)
Talkshow akan mengundang beberapa praktisi perkotaan yang telah memberikan kontribusi besar bagi wajah perkotaan Surabaya. Pembicara berasal dari Latar belakang yang berbeda-beda, (Performer) Nanang Zul (Surabaya)
Tjahjono Hadi ( Surabaya)
Ilham J Baday (Surabaya)
Arahmaiani(Bandung)
SS. Listyowati (Jakarta)
Melati Suryodarmo (Solo)

Para performer di atas adalah tentative, terbuka kemungkinan untuk menambah performer dari kota dan negara lain.

ILHAM J. BADAY Ketua AREK Performance Art
Contact: 08155 986 1860
email:ilhamjbaday@yahoo.com
http://ilhamjbadaysurabaya.multiply.com


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Bencana Banjir Rusak Tanaman Jagungoleh : Rahmad Nur
28-Jul-2010, 12:28 WIB


 
  Bencana Banjir Rusak Tanaman Jagung DAMPAK BANJIR - Lahan jagung seluas 7 hektar menjadi rusak akibat terkena dampak banjir di Kecamatan Kota Barat Gorontalo, Rabu (28/7). (*)
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 
Hari Anak dan "Kaulinan Baheula" 26 Jul 2010 23:36 WIB

Generasi Emaskah Anak Indonesia? 26 Jul 2010 02:24 WIB

 
Blok Migas Natuna akan Beroperasi 26 Jul 2010 02:23 WIB

 

 

 

 

 
Belajar dari Warren Buffet 26 Jul 2010 22:59 WIB

Ustadz SolMed, Saingan UJE? 26 Jul 2010 22:29 WIB

 

 

 

 

 

 
Yayasan Peduli Hutan Lestari
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia