KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupHARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 5 JUNI 2019: Bersama Kita Lawan Polusi Udara oleh : Danny Melani Butarbutar
06-Jun-2019, 03:45 WIB


 
 
KabarIndonesia - Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tahunnya pada tanggal 5 Juni. Pada tahun ini mengambil tema melawan polusi udara #BeatAirPollution. Peringatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran global untuk melakukan aksi positif bagi perlindungan pada
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Kejagung Tunggu SPDP Kasus Makar 24 Mei 2019 17:39 WIB

 
Puisi-Puisi Silivester Kiik 17 Jun 2019 15:16 WIB

Sayap Muratara 17 Jun 2019 15:14 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Barongan Malaysia Hasil Jiplakan Reog Ponorogo

 
BUDAYA

Barongan Malaysia Hasil Jiplakan Reog Ponorogo
Oleh : Samsul Arip | 24-Nov-2007, 02:17:49 WIB

KabarIndonesia - Ponorogo, Malaysia berulah lagi. Kasus pejiplakan lagu "Rasa Sayange" belum tuntas, kali ini kesenian Reog Ponorogo yang diklaim sebagai kesenian warisan budaya negeri tersebut.

Setelah ditelusuri dengan cermat oleh Dinas Pariwisata & Seni Budaya Pemkab Ponorogo terhadap gambar kesenian Barongan pada website kementrian Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Negeri Jiran Malaysia (www.heritage.gov.my), ternyata terdapat banyak kesamaan dengan Reog asli Ponorogo.

Kepala Dinas Pariwisata dan Seni Budaya, Pemkab Ponorogo, Gunardi, di Ponorogo kamis kemarin, menuturkan bahwa gambar reog di website itu adalah asli buatan Pak Molok, perajin reog di Ponorogo.

Dadak merak reog yang dibuat Molok berukuran panjang 2,25 meter, lebar 2,30 meter, dan beratnya hampir 50 kilogram, sedangkan yang membedakan antara reog buatan Molok dengan perajin reog lainya terletak pada kekhasan saat membuat dadak merak dengan motif dan ukiran khusus.

"Tapi untuk lebih jelasnya, yang lebih mengetahui kalau reog itu buatan Pak Molok ya para perajin reog itu sendiri," tambahnya.

Selain itu, kata dia, para perajin reog juga pernah mengaku pernah mengirim dua unit reog ke pelanggannya yang ada di Malaysia beberapa tahun lalu.  Bupati Ponorogo, Muhadi Suyono menyatakan akan 'melawan' melalui jalur hukum jika terbukti Pemerintah Malaysia mengklaim bahwa tarian Barongan yang mirip dengan kesenian reog Ponorogo adalah milik negeri jiran tersebut.

"Kesenian reog Ponorogo sudah dihakpatenkan. Namun jika memang Pemerintah Malaysia mengaku-ngaku, maka kita siap melawan melalui jalur hukum," katanya, saat ditemui di kantor Pemkab Ponorogo, Kamis.

Menurut Muhadi, Pemerintah Kabupaten Ponorogo sendiri telah mendaftarkan tarian reog Ponorogo sebagai hak cipta milik Kabupaten Ponorogo yang tercatat dengan nomor 026377 tertanggal 11 Februari 2004 dan diketahui langsung oleh Menteri Hukum dan Perundang-Undangan.

Adanya informasi yang didapat dari salah satu situs internet milik Kementerian Kebudayaan Kesenian dan Warisan Malaysia yang menyebutkan bahwa kesenian reog Ponorogo adalah milik Pemerintah Malaysia sempat membuat resah warga Ponorogo, kata Muhadi.

Para perajin kesenian reog di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengancam tidak mengirim dadak merak reog ke Malaysia, jika Pemerintah Malaysia terbukti mengklaim reog Ponorogo sebagai kesenian asli Malaysia.

Salah seorang perajin reog Ponorogo, Eko Yudo (42), warga Kelurahan Tambak Bayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jumat, mengatakan bahwa merasa geram kalau reog diaku sebagai kesenian asli Malaysia dengan nama seni Barongan.

"Kami akan menghentikan kiriman kerajinan dadak merak reog, bila Malaysia tidak mencabut klaimnya itu. Selama ini dadak merak buatan Ponorogo itu diekspor atas permintaan pengusaha di Malaysia," katanya.

Ia mengatakan, para perajin reog di Ponorogo yang jumlahnya puluhan orang itu sepakat tidak akan mengirim dadak merak reog ke Malaysia, sampai kasus tersebut tuntas.(sam)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia