KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Nyatakan Tiga Hari Berkabung Nasional atas Wafatnya Habibie oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Sep-2019, 14:48 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Dikabarkan, pada hari ini Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18,05 WIB, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie (B J Habibie), telah meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, pada usia 83 tahun. Jenazah almarhum telah diberangkatkan dari
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Siapa Kau Siapa Aku? 02 Sep 2019 10:28 WIB

AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Repertoarmime MATAMATI Jemek Supardi

 
BUDAYA

Repertoarmime MATAMATI Jemek Supardi
Oleh : Abdul Malik | 08-Feb-2008, 12:35:47 WIB

KabarIndonesia - Berbicara pantomim tak bisa lepas dari nama Jemek Supardi. Betapa tidak, hingga saat ini telah 27 tahun ia menggeluti dan mengabdikan hidupnya dalam dunia pantomim yang diakuinya kurang populer dibandingkan dengan dunia seni lainnya. Jemek memang berkepentingan untuk menjaga seni pantomim tetap eksis. Pasalnya, saat ini sudah sangat jarang orang yang mau menggelutinya.

"Bisa dibilang regenerasinya sulit. Kalau ada lomba memang selalu ada pesertanya. Tapi setelah lomba usai, pemenangnya ya sudah, tak lagi mau terjun. Ketertarikannya hanya sebatas ikut lomba saja," ujar Jemek.

Menyadari semakin tak populernya seni pantomim, toh Jemek tak mau gusar dan mencoba memaksa para pemenang lomba pantomim terus terjun ke dunia seni ini. "Karena ini pilihan dan mungkin dipandang kalah menarik dibanding dengan seni-seni yang lainnya," tuturnya lagi.

Berangkat dari persoalan di atas itulah, maka Jemek supardi menggagas pentingnya sebuah pementasan pantomim yang digarap secara serius. Dan pementasan pantomim itu diberi tajuk: Repertoarmime Jemek Supardi.

Repertoarmime MATAMATI oleh Jemek Supardi akan dilaksanakan pada 8 Februari 2008 pukul 20.00 WIB. Bertempat di Amphitheater Taman Budaya Yogyakarta. Repertoarmime MATAMATI ini merupakan sebuah bentuk pertanggung-jawaban Jemek Supardi sebagai seniman Pantomim. Selain untuk memberi apreasi seni pantomim pada masyarakat, juga dimaksudkan untuk mendorong tumbuhnya minat generasi muda pada seni pantomim.

Biografi Jemek Supardi

Jemek Supardi, yang lahir di Yogya pada 14 Maret 1953 ini semula menekuni teater tetapi kemudian dia merasa ada kekurangan dalam dirinya untuk mendalami bidang tersebut, terutama dalam hal menghafal naskah. Ia pun lantas menjatuhkan pilihan pada seni pantomim yang lebih mengandalkan gerak tubuh. Pantomim telah ditekuni selama kurang lebih tiga puluh tahun. Karya seni mime Jemek Supardi biasanya dibawakan tunggal dan kolektif.

Dekade 1970-an merupakan masa proses pencarian mime Jemek Supardi, yang terangkum dalam karya repertoarnya yang berjudul: Sketsa-sketsa Kecil (1979), Dokter Bedah (1981), Perjalanan hidup dalam gerak (1982), Jemek dan Laboratorium, Jemek dan teklek, Jemek dan Katak, Jemek dan Pematung, Arwah Pak Wongso, Perahu Nabi Nuh (1984), Lingkar-lingkar, Air, Sedia Payung Sesudah Hujan, Adam dan Hawa, Terminal-terminal, Manusia Batu (1986), Kepyoh (1987), Patung selamat datang, Pengalaman Pertama, Balada Tukang beca, Halusinasi, Stasiun, dan Wamil (1988), Soldat (1989), Maisongan (1991), Menanti di Stasiun, Sekata Katkus du Fulus (1992), Se Tong Se Teng Gak (1994), Termakan Imajinasi (1995), Pisowanan, Kesaksian Udin, Kotak-kotak, Pak Jemek Pamit Pensiun (1997), Badut-badut republik atau Badut-badut Politik, Bedah Bumi atau Kembali ke Bumi, Dewi Sri Tidak menangis, Menunggu Waktu, Pantomim Yogya-Jakarta di Kereta (1998), Kaso Katro (1999), Eksodos (2000), 1000 Cermin Pak Jemek (2001), Topeng-topeng (2002), dan Air Mata Sang Budha (2007).

Perfomermime: Jemek Supardi, Boto Wijayanto, Ocan, Bagus, Tedjo Badut
Kontributor Ide : Jemek, Broto, Eko Yepe, Budi Gebol
Pereka Musik : Narto Piyul
Penata Artistik : Samuel Indratma, Bambang Heras, Yuswantoro Adi
Videografer : Afrizal Malna
Penata Cahaya : Edo Nurcahyo, Diro
Sutradara : Eko Nuryono
Pimpinan Produksi : Eko Nuryono
Katalogus : Imung

Homepage: www.jemeksupardi.multiply.com
E-mail: jemeksupardi@gmail.com
Alamat Rumah Jl. Brigjen Katamso No. 194 Yogyakarta, Kode Pos 55152


Ikutilah Lomba Menulis Surat Cinta!!!
Blog: http://www.lomba-suratcinta.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia