KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Olah RagaIndonesia Lolos ke Babak 16 Besar Sepak Bola Asian Games 2014 oleh : Badiyo
19-Sep-2014, 10:31 WIB


 
  KabarIndonesia - Indonesia berhasil maju ke babak 16 besar pada cabang sepak bola Asian Games 2014, Incheon - Korea Selatan.  Tiket ke babak 16 besar tersebut diraih Dedi Kusnandar dan kawan-kawan setelah mengalahkan Maladewa 4-0 pada laga kedua penyisihan grup
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Mengaduk Rasa 15 Sep 2014 10:45 WIB

Pergi 12 Sep 2014 12:44 WIB

 
Sumut Gelar Festival Budaya 03 Sep 2014 12:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Gita Gutawa, Diva Muda Indonesia 06 Sep 2014 09:34 WIB

Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

 

 

Empat Kesenian Subang akan Dipatenkan Tahun 2011

 
BUDAYA

Empat Kesenian Subang akan Dipatenkan Tahun 2011
Oleh : Alam Rantjatan | 29-Apr-2010, 14:10:34 WIB

KabarIndonesia - Eep Hidayat menyatakan bahwa Pemerintahn Daerah Kabupaten Subang berencana akan mematenkan empat macam budaya Subang. Hal tersebut disampaikan Bupati Subang dalam sambutannya saat membuka secara resmi Festival dan Helaran Sisingaan di Alun-alun Kota Subang (28/4).

Dikatakan oleh Bupati, ke empat macam budaya yang akan dipatenkan tersebut ialah; Sisingaan, genjring bonyok, banjet dan toleat. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah kabupaten Subang dalam melindungi budaya Asli Subang dari klaim pihak lain.

“Hal ini dilakukan dalam rangka melindungi kekayaan budaya daerah Subang dari klaim bangsa lain. Lebih dari itu, ini pun merupakan upaya agar seni budaya asli Subang menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” ujar Bupati dalam sambutannya. Adapun rencana tersebut akan direalisasikan pada anggaran tahun 2011 mendatang.

Selanjutnya menurut Bupati, jika melihat referensi sejarah seni Sisingaan adalah simbol perlawanan rakyat kepada penjajah yang menguasai wilayah Indonesia khususnya di Subang. “Ini adalah suatu bentuk kehalusan sifat seniman yang menuangkan bentuk perlawanan dalam bentuk seni yang indah namun saarat makna. Sehingga seni ini menjadi bentuk motivasi perlawanan para pejuang dalam membebaskan negeri dari penjajahan,” tambah Bupati lagi.

Penyelenggaraan Festival Sisingaan kali ini menurut Bupati adalah bentuk apresisasi Pemerintah Kabupaten Subang atas semangat masyarakat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Subang. Seni Sisingaan milik Kabupaten Subang.

Sebagai bentuk kecintaan pada seni Sisingaan, usai memberikan sambutan kemudian Bupati menyanyikan lagu ciptaannya yang berjudul “Sisingaan” bersama Kepala Disbuparpora, Drs. Ading Suherman, M.Si., dan Kasubag Protokol, Subandi Yudha. Selama menyanyikan lagu energik ini peserta festival Sisingaan ikut mengiringi back sound Sisingaan dan diantara penonton ada pula yang menari dengan lincahnya.

Festival Sisingaan ini diikuti oleh 15 peserta. Masing-masing peserta menampilkan di depan tim juri. Kemudian usai tampil di lapang alun-alun kemudian mereka keluar arenan menyusuri jalan-jalan keramaian untuk menampilkan dan ditonton oleh masyarakat luas. Aksi peserta cukup banyak menarik perhatian sehingga jalan-jalan yang dilalui oleh peserta tidak sedikit menjadi penuh oleh masyarakat yang ingin menyaksikan kebolehan para peserta.

Diantara para tamu yang hadir dalam Festival tersebut ialah Dandim 0605/Subang, Letkol Inf Stepanus Mahury, Kapolres Subang, Dadang Hartanto, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Atin Supriatin, Direktur Objek Pariwisata Alam Citapen Bambang Herdadi, Kepala Dinas Budparpora Kab. Subang, Drs. Ading Suherman, M.Si., Kepala Bagian Humas & Protokol, Drs. Asep Setia Permana, M.Si. dan para tamu undangan lainnya.

Dalam waktu bersamaan dilangsungkan pula festival tutunggulan di halaman Wisma Karya. Tutunggulan adalah budaya asli Subang, yaitu menabuh lesung padi sehingga menjadi iarama menarik untuk menari. Para penabuh lesung umumnya para orang tua dengan pengiring penari terdiri dari anak-anak yang mengitari lesung yang sedang ditabuh. (Rantjatan)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Jangan Salah Menuntun Anak di Jalanoleh : Jumari Haryadi
16-Sep-2014, 14:43 WIB


 
  Jangan Salah Menuntun Anak di Jalan Siapa orang yang tak sayang dengan anaknya? Namun ternyata masih ada saja orang yang tak paham cara menjaga anaknya, misalnya ketika sedang membawanya jalan-jalan. Seperti terlihat dalam foto yang di ambil di Jalan Rajawali, Kota Bandung (14/09/2014). Seorang ibu menuntun anaknya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Desa di Sumut Butuh Dokter 15 Sep 2014 10:43 WIB

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia