KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniKritik Pendidikan Gaya Bank oleh : Julian Howay
24-Mar-2015, 00:37 WIB


 
 
Kritik Pendidikan Gaya Bank
KabarIndonesia - Tanah Papua,  Negeri elok di timur Indonesia ini telah lama terkoyak oleh beragam persoalan pembangunan yang membuatnya seakan identik dengan keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan (3K). Itulah paradoks yang menyebabkan alam dan budaya Papua nan eksotis masih saja tak
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kerja di Bawah Panas 24 Mar 2015 00:41 WIB

Kepada Machfud Azhari SE 23 Mar 2015 05:23 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Sepenggal Kisah Menuju Ambarawa 20 Mar 2015 14:38 WIB

 

Empat Kesenian Subang akan Dipatenkan Tahun 2011

 
BUDAYA

Empat Kesenian Subang akan Dipatenkan Tahun 2011
Oleh : Alam Rantjatan | 29-Apr-2010, 14:10:34 WIB

KabarIndonesia - Eep Hidayat menyatakan bahwa Pemerintahn Daerah Kabupaten Subang berencana akan mematenkan empat macam budaya Subang. Hal tersebut disampaikan Bupati Subang dalam sambutannya saat membuka secara resmi Festival dan Helaran Sisingaan di Alun-alun Kota Subang (28/4).

Dikatakan oleh Bupati, ke empat macam budaya yang akan dipatenkan tersebut ialah; Sisingaan, genjring bonyok, banjet dan toleat. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah kabupaten Subang dalam melindungi budaya Asli Subang dari klaim pihak lain.

“Hal ini dilakukan dalam rangka melindungi kekayaan budaya daerah Subang dari klaim bangsa lain. Lebih dari itu, ini pun merupakan upaya agar seni budaya asli Subang menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” ujar Bupati dalam sambutannya. Adapun rencana tersebut akan direalisasikan pada anggaran tahun 2011 mendatang.

Selanjutnya menurut Bupati, jika melihat referensi sejarah seni Sisingaan adalah simbol perlawanan rakyat kepada penjajah yang menguasai wilayah Indonesia khususnya di Subang. “Ini adalah suatu bentuk kehalusan sifat seniman yang menuangkan bentuk perlawanan dalam bentuk seni yang indah namun saarat makna. Sehingga seni ini menjadi bentuk motivasi perlawanan para pejuang dalam membebaskan negeri dari penjajahan,” tambah Bupati lagi.

Penyelenggaraan Festival Sisingaan kali ini menurut Bupati adalah bentuk apresisasi Pemerintah Kabupaten Subang atas semangat masyarakat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Subang. Seni Sisingaan milik Kabupaten Subang.

Sebagai bentuk kecintaan pada seni Sisingaan, usai memberikan sambutan kemudian Bupati menyanyikan lagu ciptaannya yang berjudul “Sisingaan” bersama Kepala Disbuparpora, Drs. Ading Suherman, M.Si., dan Kasubag Protokol, Subandi Yudha. Selama menyanyikan lagu energik ini peserta festival Sisingaan ikut mengiringi back sound Sisingaan dan diantara penonton ada pula yang menari dengan lincahnya.

Festival Sisingaan ini diikuti oleh 15 peserta. Masing-masing peserta menampilkan di depan tim juri. Kemudian usai tampil di lapang alun-alun kemudian mereka keluar arenan menyusuri jalan-jalan keramaian untuk menampilkan dan ditonton oleh masyarakat luas. Aksi peserta cukup banyak menarik perhatian sehingga jalan-jalan yang dilalui oleh peserta tidak sedikit menjadi penuh oleh masyarakat yang ingin menyaksikan kebolehan para peserta.

Diantara para tamu yang hadir dalam Festival tersebut ialah Dandim 0605/Subang, Letkol Inf Stepanus Mahury, Kapolres Subang, Dadang Hartanto, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Atin Supriatin, Direktur Objek Pariwisata Alam Citapen Bambang Herdadi, Kepala Dinas Budparpora Kab. Subang, Drs. Ading Suherman, M.Si., Kepala Bagian Humas & Protokol, Drs. Asep Setia Permana, M.Si. dan para tamu undangan lainnya.

Dalam waktu bersamaan dilangsungkan pula festival tutunggulan di halaman Wisma Karya. Tutunggulan adalah budaya asli Subang, yaitu menabuh lesung padi sehingga menjadi iarama menarik untuk menari. Para penabuh lesung umumnya para orang tua dengan pengiring penari terdiri dari anak-anak yang mengitari lesung yang sedang ditabuh. (Rantjatan)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ngampar Boekoeoleh : Johanes Krisnomo
22-Mar-2015, 21:44 WIB


 
  Ngampar Boekoe Sepintas, gelaran buku di Taman Pemkot Cimahi nampak seperti jualan buku bacaan, Minggu (22/03/15). Nyatanya berbeda, buku gratis dibaca, di antara lalu-lalang orang-orang yang bersantai menikmati segarnya udara pagi. Dengan jumlah buku yang sangat terbatas, beberapa anak-anak muda, mendirikan sebuah
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Game dan Masa Depan 22 Mar 2015 01:25 WIB


 
Selamatkan Hutanku! 22 Mar 2015 01:24 WIB

TNI-POLRI Solid 20 Mar 2015 18:42 WIB

 

 
Danrem 044/GAPO Pimpin Tanam Padi 24 Mar 2015 00:42 WIB


 

 

 

 

 
Ginjal Sehat Untuk Semua 19 Mar 2015 11:52 WIB


 
Rambu Car Free Day Di Bogor 06 Mar 2015 21:06 WIB

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia