KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterProfil Top Reporter Bulan Mei 2015 Kategori Berita Artikel oleh : Redaksi-kabarindonesia
21-Mei-2015, 10:04 WIB


 
 
Profil Top Reporter Bulan Mei 2015 Kategori Berita Artikel
KabarIndonesia – Darojat yang lahir di Tegal pada tahun 1971 telah terpilih menjadi Top Reporter Harian Online KabarIndonesia (HOKI) untuk bulan Mei 2015.  Siapakah Darojat ini? Berikut sekilas profil tentang dirinya sesuai dengan apa yang dituturkannya kepada Redaksi HOKI.
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Mereka Terusir 27 Mei 2015 04:20 WIB

Jasad Tanah Bangsa 19 Mei 2015 06:01 WIB

 
Makanan Jadul Khas Bandung 29 Apr 2015 22:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Tata Cara Pernikahan Adat Tradisional Minang

 
BUDAYA

Tata Cara Pernikahan Adat Tradisional Minang
Oleh : Juliana.m | 29-Des-2011, 09:52:30 WIB

KabarIndonesia - Indonesia adalah sumber keaneragaman, diantaranya  Pernikahan adat Indonesia memiliki Tata cara Pernikahan adat  yang sangat beragam, saat ini saya tertarik untuk mempublikasikan Prosesi Pernikahan adat Minang.
 
Warna
 
Prosesi Pernikahan adat Minang memiliki pola yang unik dengan unsur tradisional yang kental, Perlaminan yang dihiasi khas Minang ala Lubuk Jantan bertaburkan kain yang bersulamkan benang emas sungguh berkilau dan warna yang mendominasi adalah hitam. Warna berkelas yang melambangkan warna khas atau cirri kalangan Datuk.

Cara  duduk kedua mempelai

Perlaminan Tempat duduk kedua mempelai bukanlah diatas kursi. Yang memiliki arti  yang menggambarkan kesamaan derajat diantara semua orang, jadi kedua mempelai duduk tanpa bangku dengan bersimpuh dan bersila.

Pernak - pernik  Perlaminan

Didepan pelaminan disebelah kiri dan kanan  ada sepasang setajuak yang berjumlah sebelas, semua itu mewakili asal keluarga pengantin dari kalangan bangsawan. Kaki setajuak adalah ketan kuning dan satu lagi berisi sirih, kapur dan pinang dibungkus saputangan bersulam benang emas. Juga terdapat sepasang jamba gadang yang di tutup saputangan bersulam emas. Salah satu jamba gadang tersebut berisi ketan kuning, ketan putih, ketam hitam dan paniaram. Sedangkan yang lain berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.

Prosesi  penerimaan kedatangan pengantin pria

Dalam prosesi mengisahkan, bahwa pengantin pria telah melakukan ijab Kabul pada hari jum'at setelah sholat Jum'at di Mesjid. Seperti pernikahan secara Islam pada umumnya, anak daro saat itu belum bertemu dengan marapulai. Setelah Ijab Kabul selesai di Mesjid, Marapulai diantar oleh orang tua dan keluarga mendatangi anak daro dirumahnya. Kedatangan marapulai dirumah anak daro ini disambut dengan tari gelombang, pepatah petitih dan tari persembahan yang semua menandakan bahwa marapulai diterima oleh keluarga anak daro.

Selanjutnya dengan mencuci kaki yang dilaksanakan oleh ibu anak daro, ritual ini menandakan bahwa marapulai diterima dengan iklas lahir batin oleh keluarga anak daro. Bila ada perselisihan dan pertengkaran diantara kedua keluarga tersebut, maka selesai sampai di situ saja dan kini kedua keluarga sudah menyatu. 

Membangun keluarga baru


Kemudian sang marapulai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak boleh diinjak oleh siapapun selain marapulai. Ritual ini memiliki arti mempelai membangun keluarga baru yang tidak akan diganggu oleh siapapun. Kemudian kedua mempelai didudukan diatas pelaminan.

Upacara makan


Setelah itu pasangan tersebut di suguhi makanan ketan berwarna warni yang berada dihadapan marapulai dan anak daro. Masing-masing memilih ketan tersebut. Ternyata sang marapulai memilih ketan hitam, yang memiliki arti perannya sebagai pelindung dan kepala keluarga sedangkan anak daro memilih ketan putih yang berarti bahwa sebelumnya anak daro belum pernah menikah. Tidak ada acara saling menyuapi, dalam adat Minang mempelai masing-masing mengambil sendiri hidangan pilihannya.

Perjamuan

Para undangan yang hadir disuguhi hiburan berupa tari piring dan dijamu dengan makanan khas Minangkabau. Dibagian samping kiri dan kanan pelaminan di gelar sepra (kain putih) tempat menjamu para undangan. Jamuan berupa kue dan makanan tradisional Minangkabau seperti lamang, tapai, lapek krucut, kolak diisikan pada piring-piring kecil. Dan terdapat cirano yang berisi makanan, merupakan persembahan bagi datuk desa lain.

Perlengkapan

Beberapa perlengkapan yang dipakai pada prosesi pernikahan adat minang ini adalah sebuah keris pusaka minang untuk dikenakan marapulai, kain untuk ikat pinggang datuk yang dikenakan marapulai, tongkat khas minang yang di gunakan kedua ayah mempelai, hiasan kepala marapulai dan beberapa kalung tua untuk dikenakan pendamping dan ibu mempelai.

Ada lima acara adat Minang yang lazim dilaksanakan seusai akad nikah. Yaitu memulang tanda, mengumumkan gelar pengantin pria, mengadu kening, mengeruk nasi kuning dan bermain coki( semacam permainan catur lambang keluluhan ego tercipta kemesraan) Daerah minangkabau terletak disebelah barat pulau sumatera (J.M)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Calon Penumpang Tunggu Commuter Line!oleh : Dicky Ari Wibowo
22-Mei-2015, 22:59 WIB


 
  Calon Penumpang Tunggu Commuter Line! Sejumlah calon penumpang kereta "commuter line" Jabodetabek menunggu untuk memasuki gerbong kereta di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Minggu (15/2/2015). Kereta "commuter line" merupakan salah satu transportasi massal yang diminati oleh warga Jabodetabek.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Penrem 044/GAPO Adakan Penerangan 27 Mei 2015 04:26 WIB


 
 
Bantuan Permodalan UMKM Bumiayu 18 Mei 2015 08:37 WIB


 
Berinvestasi dengan Emas 27 Mei 2015 04:31 WIB


 

 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 
Mengatasi Masalah Sembelit 11 Mei 2015 10:46 WIB

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia