KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalBusa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan oleh : Dedi Sugiri
25-Jun-2016, 09:45 WIB


 
 
Busa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan
KabarIndonesia - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus diatasi secara cepat.  Karenanya, Korem 044/Gapo selalu melaksanakan pemantauan secara terus menerus di wilayah yang disinyalir rawan kebakaran. Dengan begitu, apabila terjadi kebakaran akan cepat diatasi.

Selain melaksanakan
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

Grebeg Suro Ponorogo Hipnotis Politikus

 
BUDAYA

Grebeg Suro Ponorogo Hipnotis Politikus
Oleh : Muh Nurcholis | 17-Nov-2012, 10:14:10 WIB

KabarIndonesia - Tradisi Masyarakat Ponorogo, Jawa Timur menutup rangkaian acara "Grebeg Suro" dan Festival Reog Nasional (FRN) XIX dengan menggelar ritual larungan sesaji "buceng agung" (tumpeng raksasa) di Telaga Ngebel, salah satu obyek wisata andalan di daerah tersebut.

Prosesi larungan buceng agung yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut berlangsung meriah. Ribuan warga dari berbagai pelosok daerah di Ponorogo maupun sekitarnya tampak memadati seluruh area bibir telaga yang menjadi tempat pemberangkatan pelarungan.

Sebelumnya telah dilaksanakan Kirab Pusaka Ponorogo dan Pawai Lintas Sejarah Ponorogo. Selain Bupati, Wabup, Sekdakab Ponorogo serta Anggota Forpimda Ponorogo, acara juga diikuti oleh Hengky Kurniawan salah satu aktor terkenal. Bahkan, acara tersebut mampu menghipnotis, wakil ketua DPR RI Priyo Budi Santoso yang ikut berbaur menjadi tamu istimewa dan ikut dikirab.

Tidak hanya mempertontonkan seluruh prosesi pelarungan buceng agung sebagai untuk menandai penutupan rangkaian grebeg suro dan FRN XIX, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan sendra tari khas daerah, reog, atraksi barongsai, hingga marching band sejumlah anak TK dan SD setempat.

"Dalam tradisi masyarakat Ponorogo, ritual pelarungan yang mendandai penutupan grebeg suro ini merupakan perwujudan tradisi 'mapak tanggal' (memperingati awalnya tahun baru dalam kalender Jawa/tahun baru Islam)," terang Bupati Ponorogo, Amin dalam sambutannya menjelang pemberangkatan arak-arakan buceng agung.

Sayang, di tengah rangkaian acara hujan tiba-tiba turun sehingga membuat para penonton yang menunggu di pinggir telaga semburat mencari tempat berteduh. Ritual pelarungan akhirnya bisa dilanjutkan setelah hujan kembali mereda, beberapa saat kemudian.

Ketua panitia larungan, Siswoyo dalam kesempatan tersebut menyampaikan, ritual larung buceng agung merupakan akhir dari rangkaian penutupan grebeg suro yang dipusatkan di Telaga Ngebel.

Panitia sebelumnya juga menggelar beberapa kegiatan keagaman lainnya dalam rangka menyambut tahun baru Islam (hijriah), seperti khataman Alquran dan istigotsah yang diselenggarakan di masjid setempat."Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara, baik kegiatan grebeg suro, FRN, maupun larungan di Telaga Ngebel ini berjalan lancar," ujarnya.

Bupati Amin dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan apresiasinya atas sukses acara grebeg suro dan FRN XIX tahun 2012 ini.

Meski ia mengakui masih ada beberapa kekurangan yang perlu dievaluasi, Amin mengungkapkan bahwa gebyar dan animo masyarakat terhadap kegiatan grebeg suro dan FRN tahun ini jauh lebih ramai dibanding tahun sebelumnya.

"Semoga tahun depan bisa lebih baik dan meriah lagi," ujarnya. (*)





Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 
 

 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia