KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
EkonomiMenjadi Milenial Produktif Masa Pandemi Covid-19 oleh : Setyo Sudirman
09-Sep-2020, 16:35 WIB


 
 
KabarIndonesia - Salah satu kepiawaian generasi milenial dibandingkan generasi sebelumnya adalah kemahiran dalam teknologi. Boleh dikata, generasi memang sudah terpapar teknologi sudah sejak lahir.

Kalau generasi sebelum milenial biasa menikmati teknologi dengan gegap gempita televisi, milenial sudah beda arahnya dengan
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
BUDAYA

Aneuk Itek Juarai Festival Film Anak Aceh 2010
Oleh : Sulaiman Zuhdi Manik | 04-Okt-2010, 02:08:57 WIB

KabarIndonesia - Film Aneuk Itek yang diproduksi Forum Anak Aceh Timur dan film Masihkah Ada Harapan yang diproduksi siswa MAN 2 Banda Aceh menjuarai Fastival Film Anak Aceh 2010 untuk kategori film dokumenter dan kategori film fiksi yang diumumkan di Banda Aceh, 03 Oktober 2010.

Kepala Dinas Sosial, drh. Muhammad Nasir Mahmud dalam laporannya mengatakan, Festival Film Anak Aceh 2010 yang berlangsung sejak Juli 2010 yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Aceh, Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), IPSPI dan CC Muhammadiyah dan didukung oleh UNICEF ini diikuti sebanyak 28 film terdiri dari 11 film dokumenter dan 17 film fiksi.

Pemenang berikutnya yang dibacakan tim juri, terdiri dari Ir. Rahmad Sanjaya, MSc, Fauzan Santa, Zulfikar, Faturahman dan Nadia H adalah Juara II dan III kategori dokumenter adalah Anak Jalanan produksi Forum Anak Banda Aceh dan juara III film berjudul Sahabat Kami Hasrati produksi Forum Anak Aceh Besar. Sedangkan Juara II kategori film fiksi adalah film Mimpi Sari, produksi Forum Anak Banda Aceh dan juara III film Pengorbanan produksi SNCC Children Center Cote Neuhen, Aceh Besar. Festival ini juga memilih beberapa kategori pemenang seperti kameramen, editor, sutradara, piñata artistik, reporter, narator, pemeran pria dan perempuan terbaik.

Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Darwati A. Gani dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan festival ini dan diharapkan film-film dari festival ini dapat dijadikan media publikasi dan advokasi perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak di Aceh. Lebih lanjut Darwati mengharapkan agar ke depan festival ini dapat dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya sehingga kreatifitas anak-anak dalam film dapat terus dikembangkan, karena film merupakan salah satu media untuk menyampaikan pesan yang sangat efektif, khususnya dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak di Aceh.

Teungku Helmi, yang terpilih sebagai sutradara terbaik dalam film fiksi berjudul Mimpi Sari mengatakan bahwa festival ini sangat baik dalam memacu kreatifitas anak-anak karena anak-anak Aceh sebenarnya memiliki bakat-bakat dalam produksi film dokumenter maupun fiksi.

"Dari film-film yang mengikuti festival ini, terlihat bahwa anak-anak mampu mengangkat berbagai realitas sosial, khususnya kehidupan anak-anak yang kurang beruntung dan membutuhkan perhatian dari berbagai pihak," kata Helmi.

Sulaiman Zuhdi Manik menyatakan, setelah festival,  film-film pemenang akan diputar di melalui acara road show di empat kabupatan/ kota, yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Utara dan Aceh Timur. Road show ini bertujuan sebagai media sosialisasi hak-hak anak. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//




 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia