KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Lucunya Negeri Ini 21 Feb 2018 04:39 WIB

Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 

Benarkah Perempuan Papua Kehilangan Jati Diri?

 
BUDAYA

Benarkah Perempuan Papua Kehilangan Jati Diri?
Oleh : Elias Bidaugi Pigome | 02-Nov-2012, 09:07:13 WIB

KabarIndonesia- Jayapura, Dalam waktu dekat, pada pengamatan saya para gadis-gadis/mama-mama/perempuan Papua akan berubah total. Rasanya hampir kehilangan jatinya sebagai perempuan asli tanah Papua dengan hadirnya rebonding rambut, sambung rambut, tindik hidung, lidah dan bibir. Semuanya ramai-ramai ingin menjadi seperti orang Afrika, Amerika, dan bangsa lainnya. Hal ini  saya saksikan dengan mata kepala saya sendiri. Semuanya mau hidup dalam pandangan orang lain, keinginan orang lain aneh rasanya. 

Jangan pernah memalsukan jati dirimu dan identiasmu seperti orang lain. Katakan bahwa saya perempuan Papua, ras Melanesia rumpun Negroid (yang saya tahu  banhwa nenek moyang bangsa  Papua itu punya rambut keriting dan pendek). Di bidang saya, Ilmu Antropologi menyebutkan penyebaran penduduk Papua seperti itu. Saya tidak tahu lagi jika belakangan ada orang Papua seperti perkembangan mode sekarang ini.

Mengapa kita tidak puas dengan yang asli? Jujur saya pribadi lebih senang melihat perempuan Papua yang gayanya asli, tidak terlalu macam-macam. Menanmbah  rambut dari  model seperti sapu ijuk, rambut orang mati (maaf sedikit kasar kata-katanya). Saya berkata demikian bukan karena ingin membatasi, iri, tidak senang. Saya hanya sampaikan kebenaran.

"Itu kan hak kami, terserah kami, suka-suka dong, Sepertinya Anda terlalu sibuk" mungkin itu kata Anda. Boleh-boleh saja. Saya hanya hendak mengritik sesuatu yang asli perempuan Papua yang hampir punah. Saya menulis tulisan ini demi kebenaran.

Berangkat dari pandangan dan kritikan di atas, dari konteks Penciptaan Manusia (Kejadian 1:26-28 ), Mungkinkah Tuhan salah menciptakan Perempuan Papua? Proteslah kepada Tuhan. Tuhan kenapa tidak ciptakan saya jadi perempuan Afrika atau bangsa yang lain? Bertobatlah dan berhentilah mengkerdilkan Tuhan yang menciptakanmu. Tuhan itu adil. Dia tahu mengapa kau diciptakan seperti itu.

Jujur, saya lebih suka memandang teman-teman perempuan Papua dengan gaya yang asli, yang suka tambah-tambah itu. Sepertinya  memaksakan diri, mau menyamakan diri dengan Tuhan. Saya khawatir saja jika di generasi ini saja sudah seperti begini, bagaimana dengan generasi mendatang? Jawablah!  Buktikanlah dengan fakta- fakta data nenek moyang Papua dan dari sisi Alkitabiah!

Saya yang menulis ini bukan perempuan Korea, Afrika, Melayu, Amerika, tetapi I am a woman of Paniai, Aikai, Perempuan Paniai tulen, ras Melanesia dan rumpun Negroid, sama seperti Anda yang berusaha mau berubah. (*)

(Shelfi Yeimo sebagai Mahasiswa aktif Antropologi, FISIP UNCEN, Papua)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia