KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniDualitas Ghaib-Nyata (2): Menemukan Resonansi Ilahi oleh : Tonny Djayalaksana
10-Des-2018, 15:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pada tulisan "Dualitas Ghaib-Nyata Bagian 1" telah dipaparkan tentang adanya fenomena manusia yang bisa berbicara dengan flora dan fauna. Temuan kenyataan tersebut serupa dengan yang diceritakan dalam Al Quran tentang Nabi Daud dan Nabi Sulaiman yang diberi keutamaan
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Benarkah Perempuan Papua Kehilangan Jati Diri?

 
BUDAYA

Benarkah Perempuan Papua Kehilangan Jati Diri?
Oleh : Elias Bidaugi Pigome | 02-Nov-2012, 09:07:13 WIB

KabarIndonesia- Jayapura, Dalam waktu dekat, pada pengamatan saya para gadis-gadis/mama-mama/perempuan Papua akan berubah total. Rasanya hampir kehilangan jatinya sebagai perempuan asli tanah Papua dengan hadirnya rebonding rambut, sambung rambut, tindik hidung, lidah dan bibir. Semuanya ramai-ramai ingin menjadi seperti orang Afrika, Amerika, dan bangsa lainnya. Hal ini  saya saksikan dengan mata kepala saya sendiri. Semuanya mau hidup dalam pandangan orang lain, keinginan orang lain aneh rasanya. 

Jangan pernah memalsukan jati dirimu dan identiasmu seperti orang lain. Katakan bahwa saya perempuan Papua, ras Melanesia rumpun Negroid (yang saya tahu  banhwa nenek moyang bangsa  Papua itu punya rambut keriting dan pendek). Di bidang saya, Ilmu Antropologi menyebutkan penyebaran penduduk Papua seperti itu. Saya tidak tahu lagi jika belakangan ada orang Papua seperti perkembangan mode sekarang ini.

Mengapa kita tidak puas dengan yang asli? Jujur saya pribadi lebih senang melihat perempuan Papua yang gayanya asli, tidak terlalu macam-macam. Menanmbah  rambut dari  model seperti sapu ijuk, rambut orang mati (maaf sedikit kasar kata-katanya). Saya berkata demikian bukan karena ingin membatasi, iri, tidak senang. Saya hanya sampaikan kebenaran.

"Itu kan hak kami, terserah kami, suka-suka dong, Sepertinya Anda terlalu sibuk" mungkin itu kata Anda. Boleh-boleh saja. Saya hanya hendak mengritik sesuatu yang asli perempuan Papua yang hampir punah. Saya menulis tulisan ini demi kebenaran.

Berangkat dari pandangan dan kritikan di atas, dari konteks Penciptaan Manusia (Kejadian 1:26-28 ), Mungkinkah Tuhan salah menciptakan Perempuan Papua? Proteslah kepada Tuhan. Tuhan kenapa tidak ciptakan saya jadi perempuan Afrika atau bangsa yang lain? Bertobatlah dan berhentilah mengkerdilkan Tuhan yang menciptakanmu. Tuhan itu adil. Dia tahu mengapa kau diciptakan seperti itu.

Jujur, saya lebih suka memandang teman-teman perempuan Papua dengan gaya yang asli, yang suka tambah-tambah itu. Sepertinya  memaksakan diri, mau menyamakan diri dengan Tuhan. Saya khawatir saja jika di generasi ini saja sudah seperti begini, bagaimana dengan generasi mendatang? Jawablah!  Buktikanlah dengan fakta- fakta data nenek moyang Papua dan dari sisi Alkitabiah!

Saya yang menulis ini bukan perempuan Korea, Afrika, Melayu, Amerika, tetapi I am a woman of Paniai, Aikai, Perempuan Paniai tulen, ras Melanesia dan rumpun Negroid, sama seperti Anda yang berusaha mau berubah. (*)

(Shelfi Yeimo sebagai Mahasiswa aktif Antropologi, FISIP UNCEN, Papua)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia