KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
EkonomiMenjadi Milenial Produktif Masa Pandemi Covid-19 oleh : Setyo Sudirman
09-Sep-2020, 16:35 WIB


 
 
KabarIndonesia - Salah satu kepiawaian generasi milenial dibandingkan generasi sebelumnya adalah kemahiran dalam teknologi. Boleh dikata, generasi memang sudah terpapar teknologi sudah sejak lahir.

Kalau generasi sebelum milenial biasa menikmati teknologi dengan gegap gempita televisi, milenial sudah beda arahnya dengan
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
BUDAYA

Dahsyatnya Karya Hamka
Oleh : Hendra Sugiantoro | 10-Okt-2010, 17:35:32 WIB

KabarIndonesia - Siapa pun tak asing dengan Tafsir Al-Azhar. Tafsir ini diselesaikan seorang tokoh kelahiran Kampung Molek, Maninjau, Sumatera Barat pada 16 Februari 1908. Tokoh ini dikenal sebagai ulama pejuang yang teguh memegang prinsip Islam. Pada 24 Juli 1981, tokoh ini meninggal dunia. Tokoh yang dimaksud tak lain adalah Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau Hamka.

Dari usianya, Hamka tak lebih dari 75 tahun. Hamka yang kokoh di jalan dakwah ini tak sekadar berbicara dari mimbar ke mimbar. Pelbagai karya tulis beliau begitu melimpah. Keluasan ilmu beliau bisa dikatakan mengagumkan. Tak hanya persoalan agama, beliau juga menulis tentang politik, sejarah, dan budaya.


Buku-buku yang ditulis beliau pun meliputi karya sastra berupa roman/novel. Roman pertamanya berjudul Si Sabariah. Karya-karya tulis beliau seakan-akan melampau usianya. Konon karya beliau yang dibukukan ada lebih dari 100 buku.

Selain aktif di jalur keagamaan dan politik, Hamka memang menerjunkan diri sebagai seorang wartawan, penulis, dan editor. Sejak tahun 1920-an, Hamka menjadi wartawan beberapa surat kabar, seperti Pelita Andalas, Seruan Islam, Bintang Islam, dan Seruan Muhammadiyah.

Pada tahun 1928, Hamka menjadi editor majalah Kemajuan Masyarakat. Pada tahun 1932, ia bergulat dengan dunia editing dan menerbitkan majalah al-Mahdi di Makassar. Ia pernah juga menjadi editor majalah Pedoman Masyarakat, Panji Masyarakat, dan Gema Islam (Saiful Amin Ghofur, 2008:213).

Aktivitas menulis Hamka mungkin memang terbantu ketika beliau aktif di dunia jurnalistik. Meskipun demikian, jiwa menulis Hamka tak mungkin dimungkiri. Jiwa menulislah yang menggerakkan Hamka mengirim artikel ke Harian Hindia Baroe ketika beliau menginjak usia sekitar 17 tahun. Beliau tak sekadar menulis, tapi juga beberapa kali menerbitkan majalah.
 
Produktivitas Hamka dalam menulis mungkin tak bisa dibayangkan. Buku-buku beliau antara lain berjudul Tasawuf Modern, Lembaga Budi, Falsafah Hidup, Sejarah Umat Islam, Kenang-Kenangan Hidup, dan Ayahku. Beliau juga menerbitkan roman/novel antara lain berjudul Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Di Bawah Lindungan Ka’bah, Mandi Cahaya di Tanah Suci, Di Lembah Sungai Nil, dan Di Tepi Sungai Dajlah. Dari beberapa buku dan roman/novel itu dapat dilihat betapa dahsyatnya beliau menulis.

Buku yang dipaparkan di atas hanya sebagian dari karya Hamka. Beliau juga menulis makalah-makalah untuk disampaikan dalam ceramah ilmiah. Dahsyatnya menulis Hamka tak sekadar untuk dikenang, tapi juga dilanjutkan! Wallahu a’lam. (*)


Hendra Sugiantoro,  aktivis Pena Profetik Yogyakarta



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//



 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia