KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Desainer Sang Pemuja Setan 29 Mei 2020 13:08 WIB


 
 
BUDAYA

Mempertahankan Warisan Budaya Indonesia
Oleh : Lingga Amanda Syifa | 25-Nov-2014, 19:23:13 WIB

KabarIndonesia,  Indonesia merupakan gudangnya kesenian, dari Sabang hingga Marauke memiliki budaya dan keunikan tersendiri. Budaya yang ada di Indonesia bermacam-macam, dimulai dari pakaian, alat, bahasa, hingga tarian. Dianggap sebagai kaya akan warisan budaya, membuat masyarakat bangga akan budaya-budaya yang hingga kini masih tertanam di Indonesia.

Budaya-budaya yang ada, tidak luput dari plagiatisme oknum tidak bertanggung jawab. Seperti contohnya negara tetangga, Malaysia. Negara tersebut telah mengakui sebagian kebudayaan kita yang telah lahir di Indonesia, seperti Lagu Rasa Sayange, Reog Ponorogo, Wayang Kulit, Batik, Kuda Lumping, Rendang, Keris, Angklung, Tari Pendet dan Tari Piring, serta Gamelan Jawa. Tak tanggung-tanggung, kali ini lagu kebangsaan Malaysia berjudul "Terang Bulan" dan "Negaraku" diyakini milik Indonesia yang diambil Malaysia. Dari contoh kasus tersebut, bisa disimpulkan bahwa karya-karya bangsa Indonesia ibarat berlian yang didamba-dambakan hingga membuat beberapa orang mengimitasi berlian hanya untuk menyamakan derajat, namun tidak semua orang bisa memiliki berlian tersebut dengan mudahnya.

Indonesia sebagai bangsa yang plural dengan ragam kebudayaannya, mampu menarik perhatian dunia salah satunya adalah batik. Kesenian batik merupakan seni membuat motif desain berupa gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia zaman dulu. Batik yang merupakan budaya asli bangsa Indonesia adalah salah satu kekayaan budaya bangsa yang harus dilestarikan dan dikembangkan terus menerus. Keunikan motif, serta corak yang dihasilkan dari batik-batik di berbagai daerah merupakan kekuatan yang sangat luar biasa, serta belum ada di negara mana pun yang memiliki kekayaan rancangan motif unik ini.

Batik telah memiliki tempat dihati masyarakat. Yogyakarta dan Jawa Tengah adalah daerah yang terkenal akan kerajinan produk batiknya. Hal ini disebabkan oleh sejarah batik tersebut, karena merupakan budaya yang lahir dari keajaiban-keajaiban kuno di Jawa dan berkembang pesat di daerah tersebut hingga sekarang. Seiring perkembangan waktu batik menjadi tradisi turun-temurun.

Jadi, desain batik sangat beragam begitu juga dengan model batik dan kini batik pun telah beranjak dipakai oleh orang dari berbagai lapisan masyarakat. Bahkan pada tanggal 2 OKtober ditetapkan sebagai Hari Batik Sedunia. Badan PBB untuk kebudayaan UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi.

Kesenian batik di Indonesia ini telah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang pada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Yang lama kelamaan kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Kemudian, batik yang sebelumnya hanya pakaian biasa keluarga keraton, lalu menjadi pakaian rakyat yang digemari baik wanita maupun pria. Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri. Adapun bahan-bahan pewarna yang dipakai, yaitu terdiri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang di buat sendiri diantaranya dari indigo, tarum, nila, soga, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanah lumpur. Dengan cara pembuatan yang sangat sederhana dan menarik serta dibuat dengan tangan sendiri.

Adapun kesenian yang dianggap sebagai ikon di Indonesia, adalah Tari Pendet. Tari ini biasa ditemukan di Bali, Indonesia. Tari Pendet merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadah umat Hindu di Bali. Pada awalnya, tarian ini menyimbolkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Seiring perkembangan zaman, para seniman Bali merubah Pendet menjadi "ucapan selamat datang" walaupun masih tetap mengandung makna yang sakral religius.

Tarian ini sebenarnya merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan Intensif, tarian ini diajarkan dengan mengikuti gerakan dan jarang dilakukan di banjar-banjar. Pendet dapat ditarikan oleh semua orang Bali, pria dan wanita, tua maupun muda, tak pandang usia dan strata. Para gadis muda mengikuti gerakan dari para wanita yang lebih senior serta mengerti tanggung jawab mereka dalam memberikan contoh yang baik. Hingga saat ini, Tari Pendet dianggap sebagai ikon selamat datang di Bali terhadap tamu-tamu yang berkunjung.

Kebudayaan lokal lain di Indonesia yaitu Reog Ponorogo. Pada dasarnya, Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Ponorogo, tepatnya di Jawa Timur yaitu sebagai kota asal Reog sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, yaitu sosok orang yang ikut tampil pada saat Reog ditampilkan. Reog juga salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Meski begitu, Reog adalah salah satu kebanggan Budaya di Indonesia.

Dalam pertunjukkan reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai "Singa Barong" raja hutan, yang menjadi simbol untuk Ketabumi, dan diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa yang menyimbolkan pengaruh kuat para rekan cinanya yang mengatur dari atas segala gerak-geriknya. Hingga kini, masyarakat Ponorogo hanya mengikuti apa yang menjadi warisan leluhur mereka sebagai pewarisan budaya yang sangat kaya. Dalam pengalamannya seni Reog merupakan cipta kreasi manusia yang terbentuk adanya aliran kepercayaan yang ada secara turun-temurun dan terjaga. Upacaranya pun menggunakan syarat-syarat yang tidak mudah bagi orang awam untuk memenuhinya tanpa adanya garis keturunan yang jelas. Oleh karena itu, mereka menganut garis keturunan Parental dan hukum adat yang masih berlaku hingga saat ini.

Contoh semua kebudayaan itu, menjadi salah satu kebudayan asli Indonesia yang dari dulu hingga sekarang masih dilestarikan dan dikembangkan oleh banyak kalangan masyarakat. Kita sebagai penerus bangsa harus bisa melestarikan, menjaga, dan mempertahakan warisan-warisan budaya leluhur yang ada. Tidak hanya negara tetang yang takjub akan kekayaan yang lahir di Indonesia, namun kita harus lebih bangga karena telah mempunyai begitu banyak budaya yang beraneka ragam dan menarik. ***



Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini.  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia