KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 

Memupuk Cinta Berkebaya di Komunitas Perempuan Indonesia

 
BUDAYA

Memupuk Cinta Berkebaya di Komunitas Perempuan Indonesia
Oleh : Stanley Teguh | 14-Des-2016, 15:56:14 WIB

Kabar Indonesia - Bandung, Kebaya dipercaya sebagai fashion yang menjadi bagian dari warisan leluhur bangsa Indonesia yang tidak bisa diukur hanya dari sisi cara penggunaannya saja. Kebaya juga dengan ciri khas yang melekat di dalamnya pada setiap daerah di Indonesia seakan mempunyai makna kuat yang mencairkan sekat-sekat yang ada di masyarakat. Kebaya menyuarakan persamaan antara tua, muda, miskin dan kaya serta merupakan wujud wajah keanggunan nusantara.

Menghadapi jaman yang terus berubah, tradisi berkebaya di Indonesia seakan terkikis oleh maraknya model dan gaya fashion dari luar, Hal ini memicu komunitas Perempuan Berkebaya untuk secara kontinyu menggelar sosialisasi kebaya dengan tajuk Memupuk Cinta Berkebaya.

Acara pertama dari komunitas Perempuan Berkebaya ini digelar di Braga Art Café Jl Braga Bandung, Sabtu (10/12), menghadirkan fashion show yang didukung oleh Runa Jewellery, karya disainer dari koleksi kebaya Mira Indria & koleksi hijab dari Anggia handmade (dari grup Indonesia Fashion Gallery New York), koleksi Helai Kain Gallery dan koleksi kebaya Bordir Bali Jegeg 108.

Selain itu digelar acara talk show yang bertemakan Berkebaya dan Keindonesiaan dengan pembicara Lia Nathalia serta Pakem Kebaya Sunda dan sejarahnya yang dipaparkan oleh Nani Harsono. Pada kesempatan itu Nani Harsono juga memperagakan tutorial berkain.
Sebagai pelengkap gelaran tersebut, dihadirkan pula workshop melukis kain yang dibimbing oleh Happy.

Menurut Ketua Panitia Karya Perempuan Berkebaya, Rissa Garnia-Pietono, yang didampingi oleh koordinator Perempuan Berkebaya Bandung, Iryanti Pratiwi, bahwa gelaran hari itu bertujuan sebagai inisiatif dan upaya untuk melestarikan budaya nasional berkebaya dan memperkenalkan kepada khalayak bahwa ada komunitas berkebaya di Indonesia.  “Acara ini sekaligus untuk merayakan ulang tahun ke-2 komunitas wanita berkebaya di Indonesia, juga meresmikan Komunitas Berkebaya Bandung, selain itu untuk memperkenalkan komunitas berkebaya serta memperingati Hari Ibu 2016," jelasnya.

“Kita akan menggalakan budaya berkebaya di Indonesia ini untuk juga menjawab keprihatinan atas klaim tradisi berkebaya oleh negara tetangga, kebaya adalah produk budaya nasional yang penting untuk dilestarikan keberadaannya”, tegas Rissa. Rissa juga mengaku memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang ikut membudayakan kebaya ini di hari-hari tertentu di daerahnya, seperti Rabu Nyunda di kota Bandung.

Namun menurut Rissa lebih lanjut, kita harus gencar untuk menyosialisasikan kebaya karena negara lain juga gencar melakukan itu. ”Kita harus sosialisasikan terus menerus sejarah dan pakem-pakem kebaya nasional dari setiap daerah kepada masyarakat kita, bagaimana motif dan corak kebaya. Jadi dari Bandung kami akan menggelar acara serupa di kota-kota lainnya,” pungkas Rissa.

Iryanti Pratiwi pada kesempatan wawancaranya dengan KabarIndonesia menjawab terkait anggapan orang sulitnya menggunakan kebaya, menurutnya anggapan itu tidaklah seperti yang dibayangkan.  “Kebaya pada saat ini bisa dirancang dan dipadukan dengan celana panjang, jadi tidak harus dipadukan dengan kain, kami justru ingin kebaya ini lebih fashionable untuk kegiatan sehari-hari dan bukan hanya digunakan untuk acara formal seperti acara perkawinan atau pada seremonial”, jawabnya.(*) 

 

 
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini. Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//
                    
 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia