KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Jakarta,  Saat ini Indonesia dalam keadaan darurat ekologis yang mengancam kelangsungan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Karena itu Walhi bersama rakyat pengelola sumber daya alam, organisasi masyarakat sipil, dan unsur lainnya mendesak pemerintah kini dan ke depan menjalankan dan
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Mengokohkan Mental Generasi Muda Lewat Pencak Silat

 
BUDAYA

Mengokohkan Mental Generasi Muda Lewat Pencak Silat
Oleh : Jamiel Loellail Rora | 10-Aug-2017, 14:09:26 WIB

KabarIndonesia - Tangerang, Masa depan bangsa ditentukan oleh generasi muda saat ini. Jika generasi muda saat ini sehat dan cerdas dapat dipastikan masa depan bangsa kita akan mengalami kemajuan yang signifikan. Karenanya, menyiapkan generasi muda yang sehat dan cerdas menjadi tanggung jawab bersama, sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara di masa depan dapat lebih baik lagi. Demikian Guru Besar Perguruan Beksi Sejati Haji Hasbullah (PBSH) Ahmad Shaifullah mengungkapkan ke HOKI.  

"PBSH ini berdiri sudah cukup lama, namun baru kita legalkan untuk lebih mudah mengembangkan perguruan pada tahun 2005 lalu. Dan, alhamdulillah sejak memiliki payung hukum yang dilindungi Undang Undang telah memudahkan kita melebarkan sayap dalam menyiarkan silat Beksi kepada masyarakat luas," jelas Ahmad Shaifullah. 

Ditambahkannya, saat ini PBSH yang bersekretariat di Jl. Haji Najih Rt. 001 RW.06 No. 50, Kreo, Tangerang, memiliki tenaga pengajar/pelatih 24 orang. Sedangkan jumlah anak didik atau murid mencapai lebih dari 600 orang. Cabang PBSH antara lain berada di daerah Pondok Serut, Ceger, Kreo, Petukangan, Kebayoran Lama, Cikarang, dan masih banyak lagi.

Ahmad Shaifullah adalah cucu maestro silat Beksi yang dikenal dengan nama Kong Haji Hasbullah. Dia belajar beksi kepada sang kakek sejak kecil. Kecintaannya kepada Beksi serta pesan sang kakek agar dirinya aktif melestarikan dan mengembangkan Beksi mendorongnya untuk mendirikan PBSH.  

"Sebelum wafat kakek saya berpesan kepada saya untuk menjaga dan mengembangkan Beksi. Jangan sampai Beksi sebagai warisan leluhur hilang ditelan zaman. Artinya, jangan sampai seni bela diri tanah air kalah pamor dengan seni bela diri dari luar negeri. Pesan ini menjadi motivasi yang amat kuat bagi saya untuk membuka perguruan," beber Ahmad Shaifullah.  

Selanjutnya Ahmad Shaifullah mengharapkan PBSH ini bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk melakukan hal-hal yang positif. Berlatih silat itu kan menyehatkan lahir dan batin. Karena dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.  

"Sehingga kegiatan latihan silat yang mereka lakukan, selain menyehatkan jiwa dan raga juga menumbuhkan kesadaran kepada mereka untuk menjauhkan diri dari hal-hal negatif. Seperti halnya narkoba, minum-minuman keras, atau atas dasar iseng melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Baik itu hukum negara maupun hukum agama," imbuhnya.  

Hal lain yang mungkin jarang dilakukan perguruan lain, masih menurut Ahmad Shaifullah, adalah "acara pengajian". Setiap selesai latihan jurus-jurus silat beksi, murid-murid PBSH selalu menggelar acara pengajian. Gurunya adalah tokoh agama sekitar yang sengaja diundang PBSH untuk memberikan pelajaran agama. 

"Jadi selain ada pengembangan fisik melalui jurus kita juga melakukan pengemblengan mental melalui pengajian. Sehingga kelak bila mereka telah menguasai jurus-jurus silat mereka tidak menjadi sombong. Tidak memanfaatkan ilmu bela diri yang mereka punya untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum. Mereka akan tampil sebagai generasi muda yang kuat dan cerdas secara lahir mapun batin," jelas Ahmad Shaifullah. 

Ditambahkan Ahmad Shaifuallah, selain menitik beratkan pada pelestarian dan pengembangan silat Beksi, PBSH ini juga melakukan pelestarian dan pengembangan seni budaya yang lain. misalnya ada pelatihan palang pintu, hadroh, dan marawis. Dan setiap hari Jumat pagi PBSH rutin mengadakan latihan pembacaan maulid. Hal ini untuk menjaga tradisi kaum Betawi agar tidak dilupakan oleh generasi muda kita.  

"Dalam rangka menjaga dan melestarikan silat Betawi perguruan kita juga kerap melakukan silaturrahmi dengan perguaruan lain. Baik perguruan yang sealiran dari silat Beksi maupun yang tidak sealiran seperti Cingrik, Ronce, Sila Monyet, dan lain sebagainya," pungkas Ahmad Shaifullah. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Mengenang Hari Juang Kartika 13 Des 2017 11:39 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia