KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

Merakyatlah 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 
 
BUDAYA

Orang-Orang Turki dan Budayanya di Indonesia
Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir | 09-Des-2012, 02:57:41 WIB

KabarIndonesia - Mari sejenak kita melupakan suasana panas di perbatasan Turki dan Suriah terkait perang perbatasan yang telah menelan beberapa orang di sana.

Turki adalah salah satu negara terbesar di dunia yang terletak di dua benua yaitu Asia dan Eropa dengan mayoritas penduduknya beragama Islam tetapi menganut sistem sekuler. Hal ini dipelopori oleh Kemal Ataturk yang terkenal sebagai Bapak Turki Modern.

Di Indonesia banyak orang Turki, baik yang bekerja di kedutaan Besar, anak sekolah, mahasiswa hingga para saudagar. Jejak-jejak orang Turki dapat kita lihat di BITAY, Banda Aceh. Di sana terdapat makam Teungku Di Bitay, ulama besar asal Palestina kesultanan Turki Usmani pada abad ke-16. Beliau bernama Muthalib Ghazi bin Mustafa Ghazi, juga terdapat mesjid Turki dan sebuah museum.

Kita juga dapat menyaksikan budaya Turki di Indonesia seperti yang ada pada JiFFest dan Festival Film Eropa. Mereka akhirnya membuat Festival Film Turki untuk yang pertama. Turkish Film Festival 2010 digelar tanggal 8-9 Mai 2010 di Blitz Grand Indonesia.

Perfilman Turki selama dua dekade ini mengalami kemajuan pesat. Bahkan sudah mencoba menyamai langkah kaki perfilman China, Jepang, India, Iran, dan Korea Selatan.

Pada Ramadhan 1433 H kemarin BBJ (bentara Budaya Jakarta juga memutar empat film Turki, yaitu UC Maymun (Three Monkeys), Sonbahar (Autumn), Tatil Kitabi (Summer Book), dan Gitmek: Denim Marlon ve Brando (Gitmek: My Marlon and Brando).

UC Maymun (Three Monkeys) adalah karya sutradara Turki, Nuri Bilge Ceylan, yang sempat meraih penghargaan di Festival Film Cannes 2008 untuk kategori Sutradara Terbaik. Film ini mengisahkan lima cerita berbeda yang kesemuanya tidak jauh dari kehidupan sebuah keluarga yang mengalami kehancuran komunikasi serius.

Tiga film terakhir, berturut-turut disutradarai oleh Ozcan Alper, Seyfi Teoman, dan Huseyin Karabey. Sonbahar (Autumn) menceritakan kehidupan seorang narapidana politik yang baru keluar dari penjara selama 10 tahun. Tatil Kitabi (Summer Book) mengisahkan sebuah kehidupan dari sudut pandang anak sepuluh tahun. Terakhir, Gitmek: Denim Marlon ve Brando (Gitmek: My Marlon and Brando) bercerita tentang kisah nyata perjalanan seorang perempuan Turki ke perbatasan Irak yang sedang digempur perang.

Pada Festifal Film Eropa 2012 ada juga film Turki yang diputar. Terakhir adalah Festival Film Turki 2012, diputar 4 buah film yang didatangkan langsung dari Turki, yaitu Film Fetih 1453, Norah (lupa judulnya), Propaganda, Incir Receli. Film ini berlangsung sejak 1-2 Desember 2012.

Film-filmnya bagus-bagus, sayang sekali persiapan panitia sangat kurang sosialisasinya, banyak orang yang tidak tahu festifal Film Turki ini. Tahun depan semoga hal ini diperhatikan dan diperbaiki bersama agar lebih sukses lagi. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/



 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia