KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
EkonomiMenjadi Milenial Produktif Masa Pandemi Covid-19 oleh : Setyo Sudirman
09-Sep-2020, 16:35 WIB


 
 
KabarIndonesia - Salah satu kepiawaian generasi milenial dibandingkan generasi sebelumnya adalah kemahiran dalam teknologi. Boleh dikata, generasi memang sudah terpapar teknologi sudah sejak lahir.

Kalau generasi sebelum milenial biasa menikmati teknologi dengan gegap gempita televisi, milenial sudah beda arahnya dengan
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Semangat Kepenyairan

 
BUDAYA

Semangat Kepenyairan
Oleh : Sumala Djaya | 25-Sep-2010, 18:56:54 WIB

KabarIndonesia - Di bawah timbunan tanah pasi Weimar//Kini engkau bersemayam//Namun kau tetap semerbak di tepian hati para penggubah
menyatu dalam denyut nadi.

Itulah satu bait puisi bertajuk "Senandung Kematian:Kepada Goethe" karya Sumala Djaya (SDj). Sebuah puisi yang sederhana dan menarik untuk dibaca yang ditulis penyair muda karena keterpukauannya terhadap sastrawan dan filsuf Jerman, Wolfgang von Goethe.

SDj dalam identitas dirinya kerapkali menuliskan (mengakui) dirinya sebagai anak petani yang mencintai sastra, yang kemudian dibuktikan dengan menulis puisi dan cerita pendek. "Saya memang suka menulis puisi dan cerpen. Saya sedang mendisiplinkan diri untuk itu," Katanya.

Disiplin adalah kata kunci yang sangat sakti, karena dengan mendisiplinkan diri, penyair-penyair muda akan sampai pada puncak estetikanya, setelah melakukan pencarian, penjelajahan, dan melakukan berbagai eksplorasi pengucapan dan tema-tema karya-karyanya.

SDj meski dengan kerendahan hatinya mengaku hanya seorang anak petani yang memiliki semangat yang tinggi dalam berkarya. Satu hal yang perlu dilakukan SDj adalah konsisten dengan prinsip hidupnya yakni tetap disiplin dan membaca.

SDj tidak perlu ragu seperti yang ia ungkapkan dalam lanjutan sajaknya, Memandang Goethe: Tak pernah kutahu pasti/ Apakah yang tengah kau lakukan kini;/ bercanda bersama para bidadari/ atau mendeklamasikan puisi, entahlah//.

Yakinlah suatu saat akan mengikuti jejak Goethe, seperti yang dituliskan SDj dalam bait sajak berikutnya, Sebagaimana engkau/ hanya mewarisi sajak-sajak mati/ Musim-musim terus berganti/ membimbing lahirnya generasimu//.

Yang kemudian ditutup dengan larik ini: Dan kau hidup kembali// dalam sajak-sajak mereka//. Nah, seperti larik terakhir itulah semangat SDj dalam kepenyairannya yang memang berdarah-darah. Semoga bisa bertahan.*)

*) Penulis adalah Wartawan, Redaktur Budaya Harian Umum Kabar Banten

Sumber: Kabar Banten, Senin, 14/06/2010



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com// 
 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia