KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalBusa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan oleh : Dedi Sugiri
25-Jun-2016, 09:45 WIB


 
 
Busa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan
KabarIndonesia - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus diatasi secara cepat.  Karenanya, Korem 044/Gapo selalu melaksanakan pemantauan secara terus menerus di wilayah yang disinyalir rawan kebakaran. Dengan begitu, apabila terjadi kebakaran akan cepat diatasi.

Selain melaksanakan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

Akibat Tidak Disiplin, Siswa Disebat Guru dengan Talipinggang

 
PENDIDIKAN

Akibat Tidak Disiplin, Siswa Disebat Guru dengan Talipinggang
Oleh : Suwarno | 07-Feb-2008, 07:52:15 WIB

KabarIndonesia - Tanjungpinang, Pola pendidikan di sekolah dengan menggunakan kekerasan kembali terjadi. Akibat siswa tidak disiplin seorang guru berinisial RAP yang mengajar disalah satu sekolah lanjutan atas swasta di Kijang Kecamatan Bintan Timur tega melakukan tindakan kekerasan terhadap siswanya.

Tidak tanggung-tanggung siswa yang menjadi korban tindakan kekerasan oknum guru ini berjumlah puluhan orang. Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru ini kepada siswanya berawal dari kekesalan sang guru kepada siswanya yang kerap tidak mentaati disiplin sekolah. Lantas oknum guru itu melampiaskan emosinya dengan menyebat siswa dengan talipinggang. Akibat sebatan talipinggang yang dilakukan oleh oknum guru itu menyebabkan memar merah pada bagian paha siswa perempuan.

Oknum guru RAP saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/2) di tempatnya mengajar tidak menepis perbuatannya tersebut, menyebatkan tali pinggang kepada siswa yang tidak hadir pada kegiatan perkemahan pramuka disekolah.

"Tindakan ini semata-mata hanya untuk menindak siswa yang melanggar disiplin. Namun mungkin yang saya lakukan ini salah. Saya tidak akan memberikan hukuman ini jika siswa ini tidak melakukan kesalahan, " ujarnya.

Rudy menuturkan, siswa ditempatnya mengajar ini kerap sekali melanggar disiplin sekolah. Bahkan siswa ini selalu membohongi guru jika tidak dapat hadir ke sekolah. salah satunya membuat surat izin yang ditandatangani sendiri tampa diketahui oleh orang tua.

Menurut dia, kenakalan siswanya ini sudah berualang kali disampaikan kepada orang tua dengan memberikan surat peringatan. Namun peringatan yang diberikan ini juga tidak diindahkan. Sehingga pada akhirnya memuncak, hukuman diberikan kepada siswa yang absen pada kegiatan pramuka pada perkemahan sabtu minggu (Persami) yang diadakan di sekolah pekan lalu.

Kepala sekolah Murdifah saat dikonfirmasi wartawan membenarkan atas perlakukan yang dilakukan oleh bawahanya itu kepada sejumlah siswa di sekolahnya." Namun persoalan ini sudah dapat diatasi. Guru tersebut sudah diberikan peringatan. Mungkin perbuatan guru ini dikarenakan kebablasan sehingga emosinya tidak terkendali. Akibatnya siswa ini disebat dengan talipinggang olehnya, " tuturnya.

Sementara itu dari pengakuan siswa salah seoarang korban Suhyali mengatakan, perbuatan guru RAP ini tidak hanya sekali. Guru RAP ini selalu menggunakan kekerasan jika lagi marah dengan siswa. Suhyali menuturkan, perbuatan guru RAP ini tidak hanya menyebat siswa dengan talipinggang. Dia juga sering menapar siswa dengan sepatu." Kami juga pernah dihukum siram dengan air comberan pada saat jam belajar dan setelah itu tidak dibenarkan pulang. Bahkan ada siswa yang diinjak oleh guru RAP.

Pokoknya kami semua siswa sepakat agar guru RAP ini diberikan sangsi tegas, dan guru ini tidak dibenarkan mengajar lagi di sekolah kami. Karena kesabaran kami sudah hilang, perlakuan kekerasan yang dilakukan oleh guru ini berlangsung sejak kami kelas satu sekitar satu setengah tahun hingga kami kelas dua, " tuturnya.

Bahkan perbuatan yang dilakukan oleh guru RAP menyebatkan tali pinggang terhadap siswa terekam di HP salah seorang korban. Dalam rekaman Hp tersebut tampak guru RAP menyebatkan tali pingang pada bagian paha dan pantat siswa. Adegan tersebut dilakukan pada saat jam belajar dan siswa berada di ruang belajar. Jamari, salah seorang orang tua siswa mengatakan, agar perbuatan ini tidak terulang lagi sebaiknya guru ini tidak diperkenankan lagi mengajar di sekolah tersebut.

Sementara itu menurut Ramzan Kepsek SMU Negeri I Bintan Timur menangapi prilaku guru yang mendidik dengan kekerasan tindakan itu merupakan pelanggaran, dan ini bukan mencerminkan prilaku pendidik yang baik.

"Sebaiknya untuk memberikan tindakan terhadap siswa yang melanggar disiplin agar diberikan peringatan dan dilakukan pendekatan secara baik oleh siswa tersebut, " ujarnya.(Suwarno)

Sumber foto ambig.fotopages.com




Ikutilah Lomba Menulis Surat Cinta!!!
Blog: 
http://www.lomba-suratcinta.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com

Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB


 

 
 

 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia