KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahRandiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir oleh : Jenda Bangun
08-Feb-2016, 17:38 WIB


 
 
Randiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir
KabarIndonesia - Medan,Meski beberapa waktu belakangan ini Penjabat (Pj) Wali Kota Medan Drs H Randiman Tarigan MAP sering
memantau sarana dainase, namun tampaknya bukan solusi kebanjiran.Hujan yang mengguyur wilayah Sumatera Utara beberapa hari ini membuat sejumlah air sungai di
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Kasus RJ Lino Hukum atau Politik 17 Jan 2016 02:38 WIB

 
Nelayan 02 Feb 2016 18:04 WIB

Bunga 02 Feb 2016 17:59 WIB

 
Sister City Larantuka - Fatima 26 Jan 2016 09:14 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
 

Akibat Tidak Disiplin, Siswa Disebat Guru dengan Talipinggang

 
PENDIDIKAN

Akibat Tidak Disiplin, Siswa Disebat Guru dengan Talipinggang
Oleh : Suwarno | 07-Feb-2008, 07:52:15 WIB

KabarIndonesia - Tanjungpinang, Pola pendidikan di sekolah dengan menggunakan kekerasan kembali terjadi. Akibat siswa tidak disiplin seorang guru berinisial RAP yang mengajar disalah satu sekolah lanjutan atas swasta di Kijang Kecamatan Bintan Timur tega melakukan tindakan kekerasan terhadap siswanya.

Tidak tanggung-tanggung siswa yang menjadi korban tindakan kekerasan oknum guru ini berjumlah puluhan orang. Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru ini kepada siswanya berawal dari kekesalan sang guru kepada siswanya yang kerap tidak mentaati disiplin sekolah. Lantas oknum guru itu melampiaskan emosinya dengan menyebat siswa dengan talipinggang. Akibat sebatan talipinggang yang dilakukan oleh oknum guru itu menyebabkan memar merah pada bagian paha siswa perempuan.

Oknum guru RAP saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/2) di tempatnya mengajar tidak menepis perbuatannya tersebut, menyebatkan tali pinggang kepada siswa yang tidak hadir pada kegiatan perkemahan pramuka disekolah.

"Tindakan ini semata-mata hanya untuk menindak siswa yang melanggar disiplin. Namun mungkin yang saya lakukan ini salah. Saya tidak akan memberikan hukuman ini jika siswa ini tidak melakukan kesalahan, " ujarnya.

Rudy menuturkan, siswa ditempatnya mengajar ini kerap sekali melanggar disiplin sekolah. Bahkan siswa ini selalu membohongi guru jika tidak dapat hadir ke sekolah. salah satunya membuat surat izin yang ditandatangani sendiri tampa diketahui oleh orang tua.

Menurut dia, kenakalan siswanya ini sudah berualang kali disampaikan kepada orang tua dengan memberikan surat peringatan. Namun peringatan yang diberikan ini juga tidak diindahkan. Sehingga pada akhirnya memuncak, hukuman diberikan kepada siswa yang absen pada kegiatan pramuka pada perkemahan sabtu minggu (Persami) yang diadakan di sekolah pekan lalu.

Kepala sekolah Murdifah saat dikonfirmasi wartawan membenarkan atas perlakukan yang dilakukan oleh bawahanya itu kepada sejumlah siswa di sekolahnya." Namun persoalan ini sudah dapat diatasi. Guru tersebut sudah diberikan peringatan. Mungkin perbuatan guru ini dikarenakan kebablasan sehingga emosinya tidak terkendali. Akibatnya siswa ini disebat dengan talipinggang olehnya, " tuturnya.

Sementara itu dari pengakuan siswa salah seoarang korban Suhyali mengatakan, perbuatan guru RAP ini tidak hanya sekali. Guru RAP ini selalu menggunakan kekerasan jika lagi marah dengan siswa. Suhyali menuturkan, perbuatan guru RAP ini tidak hanya menyebat siswa dengan talipinggang. Dia juga sering menapar siswa dengan sepatu." Kami juga pernah dihukum siram dengan air comberan pada saat jam belajar dan setelah itu tidak dibenarkan pulang. Bahkan ada siswa yang diinjak oleh guru RAP.

Pokoknya kami semua siswa sepakat agar guru RAP ini diberikan sangsi tegas, dan guru ini tidak dibenarkan mengajar lagi di sekolah kami. Karena kesabaran kami sudah hilang, perlakuan kekerasan yang dilakukan oleh guru ini berlangsung sejak kami kelas satu sekitar satu setengah tahun hingga kami kelas dua, " tuturnya.

Bahkan perbuatan yang dilakukan oleh guru RAP menyebatkan tali pinggang terhadap siswa terekam di HP salah seorang korban. Dalam rekaman Hp tersebut tampak guru RAP menyebatkan tali pingang pada bagian paha dan pantat siswa. Adegan tersebut dilakukan pada saat jam belajar dan siswa berada di ruang belajar. Jamari, salah seorang orang tua siswa mengatakan, agar perbuatan ini tidak terulang lagi sebaiknya guru ini tidak diperkenankan lagi mengajar di sekolah tersebut.

Sementara itu menurut Ramzan Kepsek SMU Negeri I Bintan Timur menangapi prilaku guru yang mendidik dengan kekerasan tindakan itu merupakan pelanggaran, dan ini bukan mencerminkan prilaku pendidik yang baik.

"Sebaiknya untuk memberikan tindakan terhadap siswa yang melanggar disiplin agar diberikan peringatan dan dilakukan pendekatan secara baik oleh siswa tersebut, " ujarnya.(Suwarno)

Sumber foto ambig.fotopages.com




Ikutilah Lomba Menulis Surat Cinta!!!
Blog: 
http://www.lomba-suratcinta.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com

Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Banjiroleh : Jenda Bangun
09-Feb-2016, 19:24 WIB


 
  Banjir Meski air meluap namun warga tetap beraktivitas di pinggir Sungai Babura Padang Bulan Medan, Sumatera Utara, kemarin. Hujan deras yang terjadi menyebabkan sejumlah rumah di kota Medan terendam banjir luapan Sungai Deli, sungai Babura dan Sungai Sei Mencirim.(*)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
Desa Wure dan Wisata Tuan Senhor 02 Feb 2016 17:57 WIB

 

 

 

 
Yuk, Kita Jadi Penulis! 29 Jan 2016 14:28 WIB


 
 

 

 
Confreria Reinha Rosari Larantuka 26 Jan 2016 09:33 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia