KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiSang Penantang Takdir! oleh : Mang Ucup
16-Apr-2015, 08:55 WIB


 
 
Sang Penantang Takdir!
KabarIndonesia - Amsterdam, Begitu kita brol dilahirkan di dunia ini; setiap manusia tanpa perkecualian ditakdirkan TSM (Tua - Sakit - Mati), bahkan begitu Anda
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Dialog via SMS 16 Apr 2015 14:15 WIB

Keunikan di Bumi Dewata 15 Apr 2015 07:33 WIB

 
Tahura Sultan Adam 13 Apr 2015 02:01 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
RESENSI NOVEL: Let Me Be With You 04 Apr 2015 10:55 WIB


 
Krisis Kepercayaan Narasumber 15 Apr 2015 07:48 WIB


 

Akibat Tidak Disiplin, Siswa Disebat Guru dengan Talipinggang

 
PENDIDIKAN

Akibat Tidak Disiplin, Siswa Disebat Guru dengan Talipinggang
Oleh : Suwarno | 07-Feb-2008, 07:52:15 WIB

KabarIndonesia - Tanjungpinang, Pola pendidikan di sekolah dengan menggunakan kekerasan kembali terjadi. Akibat siswa tidak disiplin seorang guru berinisial RAP yang mengajar disalah satu sekolah lanjutan atas swasta di Kijang Kecamatan Bintan Timur tega melakukan tindakan kekerasan terhadap siswanya.

Tidak tanggung-tanggung siswa yang menjadi korban tindakan kekerasan oknum guru ini berjumlah puluhan orang. Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru ini kepada siswanya berawal dari kekesalan sang guru kepada siswanya yang kerap tidak mentaati disiplin sekolah. Lantas oknum guru itu melampiaskan emosinya dengan menyebat siswa dengan talipinggang. Akibat sebatan talipinggang yang dilakukan oleh oknum guru itu menyebabkan memar merah pada bagian paha siswa perempuan.

Oknum guru RAP saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/2) di tempatnya mengajar tidak menepis perbuatannya tersebut, menyebatkan tali pinggang kepada siswa yang tidak hadir pada kegiatan perkemahan pramuka disekolah.

"Tindakan ini semata-mata hanya untuk menindak siswa yang melanggar disiplin. Namun mungkin yang saya lakukan ini salah. Saya tidak akan memberikan hukuman ini jika siswa ini tidak melakukan kesalahan, " ujarnya.

Rudy menuturkan, siswa ditempatnya mengajar ini kerap sekali melanggar disiplin sekolah. Bahkan siswa ini selalu membohongi guru jika tidak dapat hadir ke sekolah. salah satunya membuat surat izin yang ditandatangani sendiri tampa diketahui oleh orang tua.

Menurut dia, kenakalan siswanya ini sudah berualang kali disampaikan kepada orang tua dengan memberikan surat peringatan. Namun peringatan yang diberikan ini juga tidak diindahkan. Sehingga pada akhirnya memuncak, hukuman diberikan kepada siswa yang absen pada kegiatan pramuka pada perkemahan sabtu minggu (Persami) yang diadakan di sekolah pekan lalu.

Kepala sekolah Murdifah saat dikonfirmasi wartawan membenarkan atas perlakukan yang dilakukan oleh bawahanya itu kepada sejumlah siswa di sekolahnya." Namun persoalan ini sudah dapat diatasi. Guru tersebut sudah diberikan peringatan. Mungkin perbuatan guru ini dikarenakan kebablasan sehingga emosinya tidak terkendali. Akibatnya siswa ini disebat dengan talipinggang olehnya, " tuturnya.

Sementara itu dari pengakuan siswa salah seoarang korban Suhyali mengatakan, perbuatan guru RAP ini tidak hanya sekali. Guru RAP ini selalu menggunakan kekerasan jika lagi marah dengan siswa. Suhyali menuturkan, perbuatan guru RAP ini tidak hanya menyebat siswa dengan talipinggang. Dia juga sering menapar siswa dengan sepatu." Kami juga pernah dihukum siram dengan air comberan pada saat jam belajar dan setelah itu tidak dibenarkan pulang. Bahkan ada siswa yang diinjak oleh guru RAP.

Pokoknya kami semua siswa sepakat agar guru RAP ini diberikan sangsi tegas, dan guru ini tidak dibenarkan mengajar lagi di sekolah kami. Karena kesabaran kami sudah hilang, perlakuan kekerasan yang dilakukan oleh guru ini berlangsung sejak kami kelas satu sekitar satu setengah tahun hingga kami kelas dua, " tuturnya.

Bahkan perbuatan yang dilakukan oleh guru RAP menyebatkan tali pinggang terhadap siswa terekam di HP salah seorang korban. Dalam rekaman Hp tersebut tampak guru RAP menyebatkan tali pingang pada bagian paha dan pantat siswa. Adegan tersebut dilakukan pada saat jam belajar dan siswa berada di ruang belajar. Jamari, salah seorang orang tua siswa mengatakan, agar perbuatan ini tidak terulang lagi sebaiknya guru ini tidak diperkenankan lagi mengajar di sekolah tersebut.

Sementara itu menurut Ramzan Kepsek SMU Negeri I Bintan Timur menangapi prilaku guru yang mendidik dengan kekerasan tindakan itu merupakan pelanggaran, dan ini bukan mencerminkan prilaku pendidik yang baik.

"Sebaiknya untuk memberikan tindakan terhadap siswa yang melanggar disiplin agar diberikan peringatan dan dilakukan pendekatan secara baik oleh siswa tersebut, " ujarnya.(Suwarno)

Sumber foto ambig.fotopages.com




Ikutilah Lomba Menulis Surat Cinta!!!
Blog: 
http://www.lomba-suratcinta.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com

Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosiroleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
13-Apr-2015, 16:25 WIB


 
  Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosir Debur ombak menerjang pantai dan suara hiruk-pikuk ribuan pengunjung, tua muda sampai anak-anak, menjadi pemandangan mengasyikkan di Pantai Parbaba, Samosir, seperti terlihat dalam foto (5/4). Pantai Parbaba dengan pasir putihnya kini salah satu obyek wisata yang ramai menyedot wisatawan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ironis di Negara Agraris 08 Apr 2015 11:24 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia