KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniNegeri Penipu oleh : Mohammad Asaddin Nur
27-Mei-2015, 08:46 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Modus penipuan kembali menghebohkan khalayak. Masih hangat di benak kita penipuan melalui kartu ATM, penipuan biro perjalanan umroh dan air zam-zam palsu, kini modus terbaru dengan menggunakan akun palsu media sosial.

Kasus-kasus penipuan ini agaknya
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Mereka Terusir 27 Mei 2015 04:20 WIB

Jasad Tanah Bangsa 19 Mei 2015 06:01 WIB

 
Makanan Jadul Khas Bandung 29 Apr 2015 22:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
Reuni Tanpa Panitia 27 Mei 2015 08:39 WIB


 
 
PENDIDIKAN

Seleksi Guru Berprestasi Lebih Sulit dari Uji Sertifikasi Guru
Oleh : Chairoel Anwar | 07-Jul-2008, 11:58:37 WIB

KabarIndonesia - Berdasarkan buku pedoman pemilihan guru berprestasi tahun 2008, guru berprestasi didefinisikan sebagai guru yang memiliki kinerja melampaui standar kinerja yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Bila definisi itu disimak, maka guru yang terpilih sebagai guru berprestasi adalah guru yang jempolan. Karena itu, pemerintah memberi dispensasi bagi guru-guru berprestasi untuk lolos sertifikasi.

Walaupun demikian, tidak mudahg predikat itu disandang. Bila di seleksi dengan pedoman, perintang yang harus dilewati tidaklah mudah.

Ada tiga aspek yang menjadi penilaian, yakni kinerja guru yang menyangkut kompetensi, hasil karya kreatif/inovatif, dan hasil pembimbingan anak didik hingga berprestasi. Metode penilaian mencakup lima kategori yakni tes tertulis, unjuk kerja, wawancara, portofolio, dan observasi.

Dari sejumlah metode penilaian tersebut, portofolio memiliki poin penilaian yang tertinggi (mencapai 40 persen). Dari sekian peserta yang ikut ajang seleksi guru berprestasi, kepala sekolah dan pengawas berdedikasi se-Provinsi Kepri tahun 2008, hanya ada satu peserta yang punya nilai portofolio tertinggi, yakni Samsul Hadi. Portofolio guru SMA Negeri 1 Singkep Lingga ini menurut keterangan panitia mendekati angka 1.000.

Tumpukan dokumen yang dibawah Samsul dari seberang. Jumlah karya tulisnya (buku-red) pun konon mencapai 13 buah.
Untuk tes tertulis, bentuk dan aneka soal disiapkan dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Riau.

Tes berbentuk pilihan ganda yang berjumlah 100 soal ini mencakup pengetahuan dan wawasan guru tentang kurikulum dan standar penilaian pendidiikan, pedagogik dan manajemen, tes skolastik, serta bahasa Inggris.

Ditinjau dari aneka penilaian ini, tampaknya seleksi guru berprestasi lebih sulit dibanding “seleksi” untuk lulus sertifikasi. Toh, Ketua Ketua Panitia Abdul Latif mengakuinya.

“Memang, kalau kita lihat, seleksi guru beprestasi ini lebih susah dibanding uji sertifikasi yang hanya mengandalkan penilaian dokumen portofolio saja,” katanya.




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Calon Penumpang Tunggu Commuter Line!oleh : Dicky Ari Wibowo
22-Mei-2015, 22:59 WIB


 
  Calon Penumpang Tunggu Commuter Line! Sejumlah calon penumpang kereta "commuter line" Jabodetabek menunggu untuk memasuki gerbong kereta di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Minggu (15/2/2015). Kereta "commuter line" merupakan salah satu transportasi massal yang diminati oleh warga Jabodetabek.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Lagi-lagi Kekerasan Terhadap Anak 27 Mei 2015 09:09 WIB

 

 
 
Bantuan Permodalan UMKM Bumiayu 18 Mei 2015 08:37 WIB


 

 

 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia