KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 

LOMOJARI: Ajang Unjuk Prestasi Keterampilan dan Akademik Siswa SMP Terbuka

 
PENDIDIKAN

LOMOJARI: Ajang Unjuk Prestasi Keterampilan dan Akademik Siswa SMP Terbuka
Oleh : Ruslan Andy Chandra | 05-Aug-2008, 22:28:53 WIB

KabarIndonesia - Sedikitnya 40 sekolah menengah pertama (SMP) Terbuka unjuk prestasi keterampilan dan akademik pada Lomba Motivasi Belajar Mandiri atau LOMOJARI yang diselenggarakan di Gedung Depdknas, Jakarta pada 4-8 Agustus 2008. Kegiatan ini merupakan suatu bentuk pengakuan terhadap prestasi, baik dalam format akademis ataupun keterampilan yang telah dicapai oleh para siswa SMP Terbuka.
 
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Bambang Sudibyo dalam sambutan pada pembukaan lomba, Senin (4/08/2008) di Depdiknas, Jakarta, mengatakan, LOMOJARI yang diselenggarakan pada saat ini merupakan arena bagi para siswa SMP Terbuka seluruh Indonesia untuk unjuk keterampilan dan prestasi akademik. Hasil unjuk keterampilan yang dipamerkan, kata Mendiknas, merupakan produk yang mereka buat dengan memperhatikan kebutuhan lokal. "Keberhasilan hasil unjuk keterampilan tidak hanya pada keikutsertaan pada pameran LOMOJARI tingkat nasional, tetapi juga terutama pada keberhasilan untuk menjual hasil keterampilan tersebut. Tes yang lebih penting lagi adalah bahwa karya-karya tersebut itu diminati masyarakat, sehingga ada orang yang membeli," katanya.
 
Mendiknas berharap, penjualan hasil keterampilan ini tidak hanya pada pasar lokal saja, tetapi juga mencakup pasar tingkat kabupaten, kota, provinsi, bahkan mencapai pasar Internasional. Menurut Mendiknas, untuk dapat menjangkau pasar sampai dengan tingkat kabupaten kota diperlukan kemampuan untuk berkompetisi dengan produk sejenis yang sudah beredar di pasar. "Jadi ini betul-betul pembelajaran enterpreneurship atau kewirausahaan. Tidak sekedar menciptakan produk tapi produk yang laku di pasar. Hasil keterampilan adalah produk yang kompetitif, yakni produk yang dijual dengan harga relatif murah, tetapi dengan mutu yang relatif baik," ujarnya.
 
Lebih lanjut Mendiknas mengatakan, untuk dapat menghasilkan produk yang demikian diperlukan proses belajar dari usaha perbaikan terus-menerus. Kepada para guru bidang keterampilan para SMP Terbuka, Mendiknas berpesan, agar senantiasa mengidentifikasi kebutuhan pada tingkat lokal dan kemudian tingkat kabupaten kota agar produk yang dihasilkan siswa SMP terbuka dapat segera laku terjual. "Test akhir itu adalah laku di pasaran bukti bahwa memang membuat sesuatu yang berguna bagi masyarakat," katanya.
 
Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Mandikdasmen) Depdiknas, Suyanto melaporkan, LOMOJARI bidang keterampilan diselenggarakan pada 4-8 Agustus 2008, sedangkan LOMOJARI bidang akademis diselenggarakan pada 14-18 Agustus 2008. "Kegiatan lomba diikuti oleh peserta dari sebanyak 38 kabupaten kota dan 16 provinsi di Indonesia," katanya.
 
Adapun jenis ketrampilan yang dipamerkan melalui LOMOJARI ketrampilan meliputi tata busana dan kriya tekstil diikuti oleh sebanyak 23 sekolah, tata boga dan pastiseri diikuti oleh tiga sekolah, tata kecantikan diikuti oleh satu sekolah. Kemudian kriya kayu, kriya logam, dan aneka kerajinan diikuti oleh 11 sekolah.
 
Pada LOMOJARI keterampilan, para siwa akan melakukan pameran dan pameran tersebut akan dinilai oleh dewan juri untuk memilih stand terbaik pertama, kedua, dan ketiga, serta harapan satu, dua, dan tiga yang akan mendapat hadiah Tabanas dari Depdiknas dan BNI 1946 Cabang Senayan. "Selain itu para guru pendamping yang standnya terpilih sebagai stand terbaik akan mendapatkan hadiah dari Depdiknas," kata Suyanto. (mc/dpn/rac).

* Foto Mendiknas Bambang Sudibyo




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com/
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia