KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PariwisataDari Gubuk Gedek Menjadi Hotel Bersejarah oleh : Mang Ucup
25-Apr-2015, 01:16 WIB


 
 
Dari Gubuk Gedek Menjadi Hotel Bersejarah
KabarIndonesia - Belanda, Hotel Homann adalah tempat penginapan bagi para delegasi Konferensi Asia Afrika adalah Hotel yang bersejarah yang sudah hampir 150 tahun usianya.

Sekitar tahun 1870an, di seluruh Kota Bandoeng hanya ada tujuh bangunan saja yang
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Tunggu Aku Sebentar 24 Apr 2015 08:38 WIB

Akik 24 Apr 2015 08:35 WIB

 
Tahura Sultan Adam 13 Apr 2015 02:01 WIB


 
BERITA LAINNYA
 
RESENSI NOVEL: Let Me Be With You 04 Apr 2015 10:55 WIB

 

 

LOMOJARI: Ajang Unjuk Prestasi Keterampilan dan Akademik Siswa SMP Terbuka

 
PENDIDIKAN

LOMOJARI: Ajang Unjuk Prestasi Keterampilan dan Akademik Siswa SMP Terbuka
Oleh : Ruslan Andy Chandra | 05-Aug-2008, 22:28:53 WIB

KabarIndonesia - Sedikitnya 40 sekolah menengah pertama (SMP) Terbuka unjuk prestasi keterampilan dan akademik pada Lomba Motivasi Belajar Mandiri atau LOMOJARI yang diselenggarakan di Gedung Depdknas, Jakarta pada 4-8 Agustus 2008. Kegiatan ini merupakan suatu bentuk pengakuan terhadap prestasi, baik dalam format akademis ataupun keterampilan yang telah dicapai oleh para siswa SMP Terbuka.
 
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Bambang Sudibyo dalam sambutan pada pembukaan lomba, Senin (4/08/2008) di Depdiknas, Jakarta, mengatakan, LOMOJARI yang diselenggarakan pada saat ini merupakan arena bagi para siswa SMP Terbuka seluruh Indonesia untuk unjuk keterampilan dan prestasi akademik. Hasil unjuk keterampilan yang dipamerkan, kata Mendiknas, merupakan produk yang mereka buat dengan memperhatikan kebutuhan lokal. "Keberhasilan hasil unjuk keterampilan tidak hanya pada keikutsertaan pada pameran LOMOJARI tingkat nasional, tetapi juga terutama pada keberhasilan untuk menjual hasil keterampilan tersebut. Tes yang lebih penting lagi adalah bahwa karya-karya tersebut itu diminati masyarakat, sehingga ada orang yang membeli," katanya.
 
Mendiknas berharap, penjualan hasil keterampilan ini tidak hanya pada pasar lokal saja, tetapi juga mencakup pasar tingkat kabupaten, kota, provinsi, bahkan mencapai pasar Internasional. Menurut Mendiknas, untuk dapat menjangkau pasar sampai dengan tingkat kabupaten kota diperlukan kemampuan untuk berkompetisi dengan produk sejenis yang sudah beredar di pasar. "Jadi ini betul-betul pembelajaran enterpreneurship atau kewirausahaan. Tidak sekedar menciptakan produk tapi produk yang laku di pasar. Hasil keterampilan adalah produk yang kompetitif, yakni produk yang dijual dengan harga relatif murah, tetapi dengan mutu yang relatif baik," ujarnya.
 
Lebih lanjut Mendiknas mengatakan, untuk dapat menghasilkan produk yang demikian diperlukan proses belajar dari usaha perbaikan terus-menerus. Kepada para guru bidang keterampilan para SMP Terbuka, Mendiknas berpesan, agar senantiasa mengidentifikasi kebutuhan pada tingkat lokal dan kemudian tingkat kabupaten kota agar produk yang dihasilkan siswa SMP terbuka dapat segera laku terjual. "Test akhir itu adalah laku di pasaran bukti bahwa memang membuat sesuatu yang berguna bagi masyarakat," katanya.
 
Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Mandikdasmen) Depdiknas, Suyanto melaporkan, LOMOJARI bidang keterampilan diselenggarakan pada 4-8 Agustus 2008, sedangkan LOMOJARI bidang akademis diselenggarakan pada 14-18 Agustus 2008. "Kegiatan lomba diikuti oleh peserta dari sebanyak 38 kabupaten kota dan 16 provinsi di Indonesia," katanya.
 
Adapun jenis ketrampilan yang dipamerkan melalui LOMOJARI ketrampilan meliputi tata busana dan kriya tekstil diikuti oleh sebanyak 23 sekolah, tata boga dan pastiseri diikuti oleh tiga sekolah, tata kecantikan diikuti oleh satu sekolah. Kemudian kriya kayu, kriya logam, dan aneka kerajinan diikuti oleh 11 sekolah.
 
Pada LOMOJARI keterampilan, para siwa akan melakukan pameran dan pameran tersebut akan dinilai oleh dewan juri untuk memilih stand terbaik pertama, kedua, dan ketiga, serta harapan satu, dua, dan tiga yang akan mendapat hadiah Tabanas dari Depdiknas dan BNI 1946 Cabang Senayan. "Selain itu para guru pendamping yang standnya terpilih sebagai stand terbaik akan mendapatkan hadiah dari Depdiknas," kata Suyanto. (mc/dpn/rac).

* Foto Mendiknas Bambang Sudibyo




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com/
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Bandung menjelang Konferensi Asia Afrikaoleh : Joseph Bangsawan
25-Apr-2015, 03:33 WIB


 
  Bandung menjelang Konferensi Asia Afrika Payung warna warni bergantungan di sepanjang jalan Oto Iskandardinata, mulai dari Jalan Suniaraja sampai Sudirman. Sesaat setelah jalan dibuka kembali untuk umum, masyarakat menyempatkan untuk berhenti dan berfoto dengan latar payung warna warni.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ada Apa dengan Kartini? 24 Apr 2015 08:21 WIB

 

 
 

 

 
Sejarah Maung Bandung - PERSIB 23 Apr 2015 10:30 WIB


 

 
Asal-Muasal Nama Bandoeng 23 Apr 2015 04:54 WIB

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia