KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PariwisataGaruda Indonesia, Penerbangan yang Sangat Diminati di Belanda oleh : Djoko Suryo
28-Okt-2014, 01:32 WIB


 
 
Garuda Indonesia, Penerbangan yang Sangat Diminati di Belanda
KabarIndonesia - Jakarta, Berdasarkan data yang dirilis oleh Kedutaan Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, jumlah kunjungan turis Belanda ke Indonesia pada 2013 meningkat hingga 6,69 persen dari sekitar 147 ribu orang per tahun menjadi 157 ribu. Angka tersebut adalah salah
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 
Kajati Kalteng Kunjungi Katingan 30 Okt 2014 19:41 WIB


 
Dia yang di Tepian Kali 30 Okt 2014 09:32 WIB

Tak Habis Pikir Dia 30 Okt 2014 09:29 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PENDIDIKAN

SMA Negeri 1 Tasikmalaya Meretas Jalan Menuju Sekolah Bertaraf
Oleh : Iwan R Jayasetiawan | 23-Nov-2008, 22:27:37 WIB

KabarIndonesia - Tasikmalaya, SMA Negeri 1 yang terletak di Jalan Rumah Sakit No.28, adalah sekolah negeri pertama dan tertua di Tasikmalaya. Dalam rentang usia lebih dari setengah abad, SMA Negeri 1 telah melahirnya sejumlah alumni antara lain Jenderal Polisi Banurusman (Mantan Kapolri), Jenderal Nana Permana (Mantan Wakapolri),Mayjen Pur.Darsup Yusuf, Prof..Dr.Yusuf Misbah AKB Polisi Anton Kapolwil Jawa Barat Yeng DS.Partawinata (Mantan Bupati Kuningan), Ir. Endang Suhendar MS (Sekda Kota Tasikmalaya), dr.Herman Sutrisno ( Wali Kota Banjar), dan sejumlah alumni lainnya menjadi kebanggaan SMA Negeri 1 Tasikmalaya.

Satu tahun setelah peryaan setengah abad, yakni mulai tahun ajaran 2007, SMA Negeri 1 Tasikmalaya memperoleh ijin operasional sebagai Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional. Perolehan legalitas operasional Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional, tentunya ditunjang oleh indikator yang obyektif. Indikator keungulan SMA Negeri 1 Tasikmalaya, adalah raihan sejumlah prestasi dari tahun ketahun mulai dari tinngkat regional dan nasional Hal tersebut secara langsung telah memposisinya sebgai sekolah favorit di Tasikmalaya.

Menutup kalender tahun 2008, empat siswa melengkapi deretan pretasi yang diraih tahun sebelumnya..Ke empat siswa tersebut adalah, Jessica Prissca Gestiani terpilih sebagai Duta Belia siswa berprettasi tingkat nasional, Sinta terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional di Istana Negara 17 Agustus 2008, Nurul Dela termasuk 10 siswa terbaik se Indonesia dalam Olimpiade Bahasa Jerman. Mendapat beasiswa ”Schulen-Partner der Zukunft ”, untuk mengikuti kursus bahasa Jerman musim panas di Berlin selama 3 minggu, berhasil meraih nilai 90 ( sehr gut). Arisneno. Terpilih untuk mengikuti acara Singapore Student Friendship Adventure Camp 2008.

Tersandangnya predikat sebagai Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional, membuka peluang untuk meretas jalan terswujudnya Sekolah Bertaraf Internasional. Terwujudnya harapan meraih predikak Sekolah Bertaraf Internasional yang memiliki kualitas proses dan hasil unggulan merupakan tuntutan kekinian selaras dengan napas zaman. Namun seiring dengan harapan yang melambung. Perlahan kecemasan akan eksistensi hal tersebut dipertanyakan. Berkutat dibalik harapan dan kecemasan merupakan satu kekeliruan besar. Usaha dan kerja keras yang sungguih-sungguh, mempertahankan dan meningkatkan disiplin, merupakan satu keharusan untuk mencapai tujuan tersebut.

Mari kita coba menjawab pertanyaan: ”Mampukah SMA Negeri 1 Memposisikan sebagai Sekolah Bertaraf Internasional Secara Permanen ?” Untuk mencari dan menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut kita coba dengan menggunakan analisis ”SWOT”.

S.Strenght (Kekuatan)
1. Sebagai sekolah negeri pertama dan tertua di Tasikmalaya
2. Sebagai sekolah Favorit
3. Siswa yang masuk memiliki grade tertinggi
4. Terdepan dalam prestasi
5. Memiliki visi dan misi yang jelas
6. Adanya seleksi khusus (P3S)

W.Weakness (Kelemahan)
1. Daya tampung siswa belum ideal
2. Terbatasnya lahan pengembangan sarana
3. Masih kurangnya kerjasma dengan lembaga lain
4. Belum lengkapnya fasilitas pendukung
5. Belum sinergis kerjasma dengan orang tua
6. Kesiapan guru belum oftimal

O. Opportunity (kesempatan)

1. Memiliki payung hukum yang jelas
2. Adanya dukungan dana dari pemerintah
3. Otonomi Daerah
4. Terbukanya peluang kerjasama dengan PTN/PTS di luar negeri

T. Treath (ancaman)

1. Munculnya sekolah lain dengan rancangan yang sama
2. Tersainginya raihan prestasi oleh sekolah lain
3. Pemutusan aliran dana dari pemerintah
4. Penolakan kerjasama dari PTN atau PTS luar negeri

Hasil analisis SWOT di atas menunjukan adanya sejumlah kendala (kelemahan dan dan ancaman) dalam upaya mengokohkan SMA Negeri 1 menjadi Sekolah Bertraf Internasional (SBI). Bertolak dari analisa tersebut, maka diperlukan langkah-langkah sebagai berikut: Meminimalisir atau menghilangkan weakness (kelemahan) melalui:
1. Mematok kuota penerimaan siswa baru sesuai dengan standar SBI
2. Menata keterbatasan lahan sesuai dengan kebutuhan obyektif
3. Meningkatkan kerjasama dengan pihak lain yang akan mendukung optimalisasi proses dan hasil belajar
4. Melengkapi sarana pendukung (hardware, software, brainware, netware, dataware) sesuai standar internasional.
5. Mensinergiskan kesepahaman antara sekolah dengan orang tua berkaitan dengan target yang hendak dicapai. sesuai dengan visi dan misi.
6. Meningkatkan etos kerja guru untuk menghadapi perubahan teknis dan strategis lima tahun mendatang.
Mengantisipasi Ancaman. Ancaman akan dapat diminimalisir melalui beberapa langkah teknis dan strategis baik di dalam maupun keluar, melalui :
1. Meningkatkan daya saing in put out put
2. Mengubah etos kerja guru dan oreintasi partisipasi dalam perolehan prestasi akademis dari regional ke nasional dan internasional
3. Meningkatkan kinerja seluruh komponen untuk meraih prestasi dan presite sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pemerintah.
4. Memperkokoh persekutuan teknis dan strategis dengan PTN dalam dan luar negeri sesuai dengan rancangan bangun standar yang dimiliki.
Seandainya sepuluh langkah untuk meminimalisir kelemahan dan ancaman dilaksanakan, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menciptakan kondisi obyektif yang meliputi ; pikiran terbuka (open mind), hati terbuka (open heart) dan kemauan yang terbuka (open will) Insya Allah bila ke tiga belas langkah ini ditempuh secara aktif, positif dan kontsruktif akan menempatkan posisi SMA Negeri 1 selaras dengan Visi dan Misi, yang akan mengokohkan posisinya sebagai Sekolah Bertaraf Internasional secara permanen. 

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Penjual Pisang Bertelanjang Kakioleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:21 WIB


 
  Penjual Pisang Bertelanjang Kaki Mencari nafkah adalah kewajiban seorang pria terhadap keluarganya. Selain bekerja di sektor formal seperti menjadi PNS dan pegawai swasta, bisa juga dilakukan dengan cara berdagang. Tampak seorang pria tengah membawa pisang yang baru diambil dari kebunnya (16/10/14). Dengan bertelanjang kaki, pria
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 

 
We Do What We Can Do 30 Okt 2014 09:35 WIB

 
Liga Mahasiswa Kian Bergengsi 29 Okt 2014 23:13 WIB


 

 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia