KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniKita Butuh Eksplosif Kepedulian pada Anak oleh : Rohmah Sugiarti
16-Apr-2014, 17:13 WIB


 
 
Kita Butuh Eksplosif Kepedulian pada Anak
KabarIndonesia - Tanpa mengurangi simpati, empati dan keprihatinan saya terhadap korban, kita patut mengambil hikmah dari kasus yang terjadi di JIS. Setidaknya terbongkarnya kasus pelecehan anak di institusi ini mampu menjadi eksplosif yang meledakkan kepedulian kita pada masa depan dan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Tuhanku 1 20 Apr 2014 00:21 WIB

Tuhanku 2 20 Apr 2014 00:19 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PENDIDIKAN

SMA Negeri 1 Tasikmalaya Meretas Jalan Menuju Sekolah Bertaraf
Oleh : Iwan R Jayasetiawan | 23-Nov-2008, 22:27:37 WIB

KabarIndonesia - Tasikmalaya, SMA Negeri 1 yang terletak di Jalan Rumah Sakit No.28, adalah sekolah negeri pertama dan tertua di Tasikmalaya. Dalam rentang usia lebih dari setengah abad, SMA Negeri 1 telah melahirnya sejumlah alumni antara lain Jenderal Polisi Banurusman (Mantan Kapolri), Jenderal Nana Permana (Mantan Wakapolri),Mayjen Pur.Darsup Yusuf, Prof..Dr.Yusuf Misbah AKB Polisi Anton Kapolwil Jawa Barat Yeng DS.Partawinata (Mantan Bupati Kuningan), Ir. Endang Suhendar MS (Sekda Kota Tasikmalaya), dr.Herman Sutrisno ( Wali Kota Banjar), dan sejumlah alumni lainnya menjadi kebanggaan SMA Negeri 1 Tasikmalaya.

Satu tahun setelah peryaan setengah abad, yakni mulai tahun ajaran 2007, SMA Negeri 1 Tasikmalaya memperoleh ijin operasional sebagai Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional. Perolehan legalitas operasional Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional, tentunya ditunjang oleh indikator yang obyektif. Indikator keungulan SMA Negeri 1 Tasikmalaya, adalah raihan sejumlah prestasi dari tahun ketahun mulai dari tinngkat regional dan nasional Hal tersebut secara langsung telah memposisinya sebgai sekolah favorit di Tasikmalaya.

Menutup kalender tahun 2008, empat siswa melengkapi deretan pretasi yang diraih tahun sebelumnya..Ke empat siswa tersebut adalah, Jessica Prissca Gestiani terpilih sebagai Duta Belia siswa berprettasi tingkat nasional, Sinta terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional di Istana Negara 17 Agustus 2008, Nurul Dela termasuk 10 siswa terbaik se Indonesia dalam Olimpiade Bahasa Jerman. Mendapat beasiswa ”Schulen-Partner der Zukunft ”, untuk mengikuti kursus bahasa Jerman musim panas di Berlin selama 3 minggu, berhasil meraih nilai 90 ( sehr gut). Arisneno. Terpilih untuk mengikuti acara Singapore Student Friendship Adventure Camp 2008.

Tersandangnya predikat sebagai Sekolah Rintisan Bertaraf Internasional, membuka peluang untuk meretas jalan terswujudnya Sekolah Bertaraf Internasional. Terwujudnya harapan meraih predikak Sekolah Bertaraf Internasional yang memiliki kualitas proses dan hasil unggulan merupakan tuntutan kekinian selaras dengan napas zaman. Namun seiring dengan harapan yang melambung. Perlahan kecemasan akan eksistensi hal tersebut dipertanyakan. Berkutat dibalik harapan dan kecemasan merupakan satu kekeliruan besar. Usaha dan kerja keras yang sungguih-sungguh, mempertahankan dan meningkatkan disiplin, merupakan satu keharusan untuk mencapai tujuan tersebut.

Mari kita coba menjawab pertanyaan: ”Mampukah SMA Negeri 1 Memposisikan sebagai Sekolah Bertaraf Internasional Secara Permanen ?” Untuk mencari dan menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut kita coba dengan menggunakan analisis ”SWOT”.

S.Strenght (Kekuatan)
1. Sebagai sekolah negeri pertama dan tertua di Tasikmalaya
2. Sebagai sekolah Favorit
3. Siswa yang masuk memiliki grade tertinggi
4. Terdepan dalam prestasi
5. Memiliki visi dan misi yang jelas
6. Adanya seleksi khusus (P3S)

W.Weakness (Kelemahan)
1. Daya tampung siswa belum ideal
2. Terbatasnya lahan pengembangan sarana
3. Masih kurangnya kerjasma dengan lembaga lain
4. Belum lengkapnya fasilitas pendukung
5. Belum sinergis kerjasma dengan orang tua
6. Kesiapan guru belum oftimal

O. Opportunity (kesempatan)

1. Memiliki payung hukum yang jelas
2. Adanya dukungan dana dari pemerintah
3. Otonomi Daerah
4. Terbukanya peluang kerjasama dengan PTN/PTS di luar negeri

T. Treath (ancaman)

1. Munculnya sekolah lain dengan rancangan yang sama
2. Tersainginya raihan prestasi oleh sekolah lain
3. Pemutusan aliran dana dari pemerintah
4. Penolakan kerjasama dari PTN atau PTS luar negeri

Hasil analisis SWOT di atas menunjukan adanya sejumlah kendala (kelemahan dan dan ancaman) dalam upaya mengokohkan SMA Negeri 1 menjadi Sekolah Bertraf Internasional (SBI). Bertolak dari analisa tersebut, maka diperlukan langkah-langkah sebagai berikut: Meminimalisir atau menghilangkan weakness (kelemahan) melalui:
1. Mematok kuota penerimaan siswa baru sesuai dengan standar SBI
2. Menata keterbatasan lahan sesuai dengan kebutuhan obyektif
3. Meningkatkan kerjasama dengan pihak lain yang akan mendukung optimalisasi proses dan hasil belajar
4. Melengkapi sarana pendukung (hardware, software, brainware, netware, dataware) sesuai standar internasional.
5. Mensinergiskan kesepahaman antara sekolah dengan orang tua berkaitan dengan target yang hendak dicapai. sesuai dengan visi dan misi.
6. Meningkatkan etos kerja guru untuk menghadapi perubahan teknis dan strategis lima tahun mendatang.
Mengantisipasi Ancaman. Ancaman akan dapat diminimalisir melalui beberapa langkah teknis dan strategis baik di dalam maupun keluar, melalui :
1. Meningkatkan daya saing in put out put
2. Mengubah etos kerja guru dan oreintasi partisipasi dalam perolehan prestasi akademis dari regional ke nasional dan internasional
3. Meningkatkan kinerja seluruh komponen untuk meraih prestasi dan presite sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pemerintah.
4. Memperkokoh persekutuan teknis dan strategis dengan PTN dalam dan luar negeri sesuai dengan rancangan bangun standar yang dimiliki.
Seandainya sepuluh langkah untuk meminimalisir kelemahan dan ancaman dilaksanakan, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menciptakan kondisi obyektif yang meliputi ; pikiran terbuka (open mind), hati terbuka (open heart) dan kemauan yang terbuka (open will) Insya Allah bila ke tiga belas langkah ini ditempuh secara aktif, positif dan kontsruktif akan menempatkan posisi SMA Negeri 1 selaras dengan Visi dan Misi, yang akan mengokohkan posisinya sebagai Sekolah Bertaraf Internasional secara permanen. 

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Jumat Agung Umat Katolik St. Ignatius Cimahioleh : Johanes Krisnomo
18-Apr-2014, 19:43 WIB


 
  Jumat Agung Umat Katolik St. Ignatius Cimahi Umat Katolik St. Ignatius Cimahi merayakan Misa Jumat Agung, memperingati wafatnya Isa Almasih, Jumat (18/4/2014), yang merupakan rangkaian ritual jelang Hari Raya Paskah. Tidak kurang dari 2000 umat hadir, meski sebagian besar mengikuti acara di luar gedung karena keterbatasan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pemilu 2014 di Caledonia Baru 10 Apr 2014 11:57 WIB


 

 

 
Squad Merah Putih Hajar Andorra 31 Mar 2014 12:39 WIB

 

 
Pasar Terapung di Kalsel 06 Apr 2014 19:18 WIB


 
Zat Besi & Vitamin C 11 Apr 2014 21:57 WIB

Era Kualitas Kehidupan Perempuan 25 Mar 2014 21:45 WIB

 

 

 
Penyertaan Tuhan 20 Apr 2014 00:29 WIB

Satu Langkah Lagi 16 Apr 2014 16:47 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia