KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 
 
PENDIDIKAN

Aksi Kekerasan Guru SD
Oleh : Nasrullah | 22-Feb-2009, 21:49:45 WIB

KabarIndonesia - Seruyan Sampit. Kekerasan tak hanya terjadi dirumah tangga, namun kekerasan dapat terjadi dimana saja diantaranya aksi guru SDN di Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah. Dikisahkan, Watch Dog, "Dalam struktur organisasi salah satu sekolah SDN di Kabupaten Seruyan terdapat guru-guru dan kepala sekolah yang berebut kayu ulin di hadapan ratusan para murid dengan aksi kekerasan memecahkan kaca. 

Pada awalnya, bangunan milik negara yang masih layak berdiri di bongkar dan tentunya melalui kesepakatan terlebih dahulu antara guru-guru di SDN tersebut, usai melaksanakan rapat dan sepakat sepertinya ada salah satu guru yang tak menyetujui bangunan tersebut untuk di bongkar, namun guru-guru yang lain tetap sepakat untuk tetap di bongkar dan mulai melaksanakan pembongkaran. Usai melaksanakan pembongkaran para guru sepakat untuk membagi-bagi hasil bongkaran bangunan milik negara yang tak lain berupa kayu ulin yang cukup mahal, ditengah-tengah situasi pembagian kayu ulin bongkaran bangunan tersebut terdapat seorang guru yang tak lain adalah kepala sekolah merasa tak mendapatkan bagian dengan adil, tidak seperti guru-guru yang lain yang mendapatkan kayu ulin, namun tidak untuk dirinya. Kepsek diwakili istrinya bersikeras agar pembagian bangunan secara merata, tak terima pembagian seperti itu, mulailah salah seorang guru memecahkan kaca dihadapan ratusan murid tanpa melihat situasi dan kondisi dimana pada saat itu pada jam belajar mengajar. Sehingga secara tidak langsung sangat berdampak pada jiwa murid itu sendiri oleh aksi guru tersebut. 

'Prank' bak kaca pecah yang mengeluarkan suara keras membuat ratusan murid SD terdiam dan takut tentunya oleh aksi guru ini. Ekspresi ratusan murid, terhentak dan seolah terbangun dari traumatis sejarah tragedi sampit akibat guru ini. Padahal diantara guru tersebut terdapat guru agama yang tentunya dapat membedakan yang hak dan yang batil. Namun kondisi demikian tak menjadi bahan pertimbangan bagi dirinya seolah-olah iblis telah merasuki dirinya maupun guru-guru yang lain untuk merusak kondisi belajar mengajar demi suatu uang hasil bangunan ulin milik negara tersebut.

(Watch Dog)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia